Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
KNPB Desak Pemerintah dan Dunia Internasional Usut Tragedi Intan Jaya Papua Tengah
KNPB Desak Pemerintah dan Dunia Internasional Usut Tragedi Intan Jaya Papua Tengah
KNPB Desak Pemerintah dan Dunia Internasional Usut Tragedi Intan Jaya Papua Tengah
Tayang: Rabu, 29 Oktober 2025 15:17 WIT
Penulis: Yulianus Magai | Editor: Paul Manahara Tambunan
zoom-inlihat fotoKNPB Desak Pemerintah dan Dunia Internasional Usut Tragedi Intan Jaya Papua Tengah
Tribun-Papua.com/Istimewa
KONFLIK PAPUA - Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (BPP-KNPB) saat menggelar Jumpa pers di Perumnas III Waena, Kota Jayapura, Papua.
A-
A+
Laporan Wartawan Tribun Papua, Yulianus Magai

TRIBUNPAPUA.COM, JAYAPURA - Badan Pengurus Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) mendesak Pemerintah Indonesia dan lembaga internasional segera mengusut tragedi kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Pegunungan, pada 15 Oktober 2025.

Peristiwa yang disebut “Tragedi Soanggama Berdarah” itu menewaskan 12 warga sipil, termasuk seorang ibu dan satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), di Kampung Soanggama, Distrik Hitadipa.

KNPB menyebut insiden tersebut sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat.

Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, mengatakan situasi di Intan Jaya saat ini berada dalam kondisi darurat militer dan kemanusiaan akibat operasi bersenjata antara TPNPB dan aparat TNI-Polri.

Konflik itu telah memicu pengungsian besar-besaran warga sipil ke sejumlah kampung yang kini sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan dan perlindungan.

“KNPB mendesak pemerintah Indonesia dan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional untuk melakukan investigasi atas tragedi Soanggama Berdarah, serta memberikan perlindungan kepada para pengungsi di Intan Jaya,” ujar Ogram Wanimbo dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun Papua, Rabu (29/10/2025).

Berikut desakan dan tuntutan KNPB menyikapi situasi darurat militer dan kemanusiaan di Intan Jaya, silahkan ikuti:

1. KNPB mengutuk Keras Pembantain 12 Warga sipil di Soanggama , Intan Jaya dan menyatakan bahwa 15 Oktober sebagai hari peringati pembantaian massal 12 warga sipil di Intan Jaya

2. KNPB menuntut kepada pemerintah Indonesia untuk segera tarik militer Indonesia dari Intan Jaya dan mencabut seluruh pos-pos militer yang dibangun di Intan Jaya karena mengganggu keamanan masyarakat

3. KNPB mendesak kepada semua Lembaga advokasi independen internasional untuk melakukan investigasi kasus “Soanggama Berdarah ”

4. Mendesak kepada palang merah Internasional dan lembaga-lembaga kemanusiaan / HAM Internasional untuk dapat turun melihat situasi pengungsi akibat konflik berenjata antara TPNPB dan TNI – POLRI di Intan Jaya

5. KNPB menyatakan bahwa pembunuhan 12 warga sipl di Intan Jaya dan pembunuhan lainnya yang pernah terjadi sebagai tindak pelanggaran HAM berat Pemerintah Indonesia di atas Tanah Papua

6. Pemerintah Daerah harus mendirikan kamp-kamp pengungsian wwarga sipil di Intan Jaya dan memperhatikan nasib pengungsi

7. KNPB bersama rakyat Intan Jaya dan seluruh Rakyat Papua menolak kepentingan Negara melalui Investasi dalam bentuk apapun terutama eksploitasi Sumber Daya Alam di Intan Jaya dan Ekspoitasi lainnya di seluruh tanah Papua .

8. Segera berikan Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Rakyat Bangsa Papua melalui Referendum di Papua Barat. (*)


https://papua.tribunnews.com/news/12...-papua-tengah.
desakan penarikan TNI dan referendum


0
160
12
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
695.6KThread59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.