- Beranda
- The Lounge
Menabung itu bukan soal besar kecilnya jumlah uang, tetapi tentang kebiasaan
...
TS
gpianus
Menabung itu bukan soal besar kecilnya jumlah uang, tetapi tentang kebiasaan
Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang anak bernama Bimo. Bimo adalah anak yang rajin dan cerdas, tetapi ia memiliki satu kebiasaan yang sering membuat ibunya khawatir: ia selalu menghabiskan uang yang diberikan tanpa rencana. Setiap kali mendapat uang dari orangtuanya, Bimo langsung membeli permen, mainan, atau makanan yang ingin dimakan, tanpa memikirkan hal lain.
Suatu hari, ibu Bimo mengajaknya berbicara.
"Bimo, ibu tahu kamu senang sekali membeli hal-hal yang kamu inginkan, tapi ibu ingin kamu belajar cara menabung yang benar. Agar suatu saat nanti, kamu bisa membeli sesuatu yang lebih besar dan lebih berarti," kata ibu Bimo dengan lembut.
Bimo menatap ibunya dengan penasaran. "Tapi, Bu, aku kan nggak tahu caranya. Aku cuma bisa beli barang yang aku mau sekarang."
Ibu Bimo tersenyum dan memberi Bimo sebuah celengan berbentuk babi lucu. "Ini, Bimo. Coba kamu mulai menabung di sini. Setiap kali mendapat uang, kamu bagi uang itu menjadi tiga bagian: satu bagian untuk ditabung, satu bagian untuk kebutuhan sehari-hari, dan satu bagian untuk disedekahkan."
Bimo sedikit bingung, "Tapi, Bu, kenapa harus dibagi-bagi?"
Ibu Bimo menjelaskan, "Menabung itu bukan berarti kamu harus menunggu sampai banyak uangmu. Menabung itu tentang kebiasaan. Jika kamu bisa membagi uangmu dengan bijak, suatu saat kamu akan tahu bagaimana cara mengatur keuangan. Ini juga mengajarkan kamu tentang rasa syukur dan berbagi."
Bimo pun mulai mencoba cara itu. Setiap kali mendapat uang jajan, ia mulai menyisihkan satu bagian untuk celengan. Tak lama kemudian, ia merasa senang karena celengannya mulai terisi. Kadang, ia juga menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli buku yang lebih berguna, daripada hanya sekedar mainan atau permen.
Namun, yang paling mengejutkan adalah ketika Bimo menyadari bahwa ia bisa menabung lebih banyak untuk membeli sepeda impiannya. Setelah beberapa bulan menabung, Bimo akhirnya berhasil membeli sepeda baru tanpa harus berhutang atau meminta uang lebih kepada orangtuanya.
"Bimo, kamu sudah belajar dengan baik. Menabung itu bukan hanya soal uang, tapi tentang kesabaran dan tekad untuk mencapai impianmu," kata ibu Bimo dengan bangga.
Bimo tersenyum lebar. Ia merasa bangga karena telah belajar menabung dengan cara yang benar. Kini, Bimo tidak hanya memiliki sepeda impian, tetapi juga kebiasaan menabung yang akan terus ia bawa hingga dewasa.
Suatu hari, ibu Bimo mengajaknya berbicara.
"Bimo, ibu tahu kamu senang sekali membeli hal-hal yang kamu inginkan, tapi ibu ingin kamu belajar cara menabung yang benar. Agar suatu saat nanti, kamu bisa membeli sesuatu yang lebih besar dan lebih berarti," kata ibu Bimo dengan lembut.
Bimo menatap ibunya dengan penasaran. "Tapi, Bu, aku kan nggak tahu caranya. Aku cuma bisa beli barang yang aku mau sekarang."
Ibu Bimo tersenyum dan memberi Bimo sebuah celengan berbentuk babi lucu. "Ini, Bimo. Coba kamu mulai menabung di sini. Setiap kali mendapat uang, kamu bagi uang itu menjadi tiga bagian: satu bagian untuk ditabung, satu bagian untuk kebutuhan sehari-hari, dan satu bagian untuk disedekahkan."
Bimo sedikit bingung, "Tapi, Bu, kenapa harus dibagi-bagi?"
Ibu Bimo menjelaskan, "Menabung itu bukan berarti kamu harus menunggu sampai banyak uangmu. Menabung itu tentang kebiasaan. Jika kamu bisa membagi uangmu dengan bijak, suatu saat kamu akan tahu bagaimana cara mengatur keuangan. Ini juga mengajarkan kamu tentang rasa syukur dan berbagi."
Bimo pun mulai mencoba cara itu. Setiap kali mendapat uang jajan, ia mulai menyisihkan satu bagian untuk celengan. Tak lama kemudian, ia merasa senang karena celengannya mulai terisi. Kadang, ia juga menyisihkan sebagian uangnya untuk membeli buku yang lebih berguna, daripada hanya sekedar mainan atau permen.
Namun, yang paling mengejutkan adalah ketika Bimo menyadari bahwa ia bisa menabung lebih banyak untuk membeli sepeda impiannya. Setelah beberapa bulan menabung, Bimo akhirnya berhasil membeli sepeda baru tanpa harus berhutang atau meminta uang lebih kepada orangtuanya.
"Bimo, kamu sudah belajar dengan baik. Menabung itu bukan hanya soal uang, tapi tentang kesabaran dan tekad untuk mencapai impianmu," kata ibu Bimo dengan bangga.
Bimo tersenyum lebar. Ia merasa bangga karena telah belajar menabung dengan cara yang benar. Kini, Bimo tidak hanya memiliki sepeda impian, tetapi juga kebiasaan menabung yang akan terus ia bawa hingga dewasa.
0
52
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.8KAnggota
Komentar yang asik ya