- Beranda
- Citizen Journalism
Malam Mencekam di Karobelah Jombang: Nenek 75 Tahun Jadi Korban Perampokan
...
TS
moh.yasin22
Malam Mencekam di Karobelah Jombang: Nenek 75 Tahun Jadi Korban Perampokan

Malam yang seharusnya tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi Sumarlin (75), seorang nenek asal Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Ia menjadi korban perampokan disertai kekerasan yang terjadi pada Jumat malam, 11 Juli 2025, tepat ketika dirinya hendak mengambil air wudu.
Sumarlin yang hidup seorang diri di rumahnya, tak menyangka akan disergap oleh pelaku yang tiba-tiba masuk tanpa permisi. Pelaku langsung membekap dari belakang dan membanting tubuh rentanya ke lantai. Kekerasan itu terjadi begitu cepat dan membekas secara fisik maupun psikologis.
“Ibu saya hendak wudu, lalu disergap pelaku. Ibu saya dibungkam dari belakang,” kata Pramuhaji (52), anak bungsu korban, saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/7/2025). Wajahnya tampak murung saat menceritakan insiden tersebut.
Dalam kondisi terpojok dan tak berdaya, Sumarlin tidak bisa melawan. Pelaku bahkan mengancam akan membunuhnya jika ia berteriak. Dalam sekejap, perhiasan emas berupa gelang dan kalung milik Sumarlin dirampas paksa. Total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp11 juta.
Usai menggasak perhiasan, pelaku langsung melarikan diri melalui pintu belakang rumah, meninggalkan Sumarlin dalam kondisi luka dan syok berat. Mulut korban mengalami luka akibat aksi kekerasan tersebut. Ia segera dibawa ke rumah sakit untuk menjalani visum dan mendapatkan perawatan medis.
Saat ditemui, Sumarlin masih terlihat trauma dan suaranya lemah. “Saya tidak hapal wajahnya. Karena saya disekap dari belakang,” ucapnya pelan. Namun, ia sempat melihat ciri-ciri pelaku yang disebutnya bertubuh tinggi, memakai baju berwarna hijau, dan tidak mengenakan penutup wajah.
Kapolsek Mojoagung dan jajarannya telah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku. Sejumlah bukti dan keterangan saksi tengah dikumpulkan guna mempercepat proses pengungkapan kasus ini.
“Kami sudah turun ke lokasi dan meminta keterangan dari korban serta keluarga. Kasus ini dalam penanganan,” ujar salah satu petugas Polsek Mojoagung.
Warga sekitar pun merasa prihatin dan berharap agar pelaku segera ditangkap. Mereka khawatir kejadian serupa dapat terulang kembali di lingkungan mereka yang selama ini dikenal aman.
Bagi Sumarlin, rumah yang mestinya menjadi tempat paling aman justru menjadi lokasi tragedi yang membekas dalam hidupnya. Di usia senjanya, ia hanya berharap bisa menjalani hari-hari dengan tenang dan damai, tanpa lagi dihantui ketakutan akan kejahatan.
INFO LENGKAPNYA DI SINI
0
63
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Citizen Journalism
16.8KThread•15.4KAnggota
Komentar yang asik ya