- Beranda
- Zona Gamer
5 Game Rilisan Tahun 2025 yang Paling Mengecewakan: Hype Besar, Realita Pahit
...
TS
sadelihasann21
5 Game Rilisan Tahun 2025 yang Paling Mengecewakan: Hype Besar, Realita Pahit

Game Rilisan Tahun 2025 yang Paling Mengecewakan
Tahun 2025sudah separuh jalan, dan dunia game dipenuhi banyak kejutan—sayangnya, tidak semuanya menyenangkan. Di balik beberapa rilisan sukses dan inovatif, ada juga game-game yang gagal memenuhi ekspektasi. Entah karena bug parah, gameplay membosankan, atau janji manis yang tak ditepati, inilah 5 game rilisan 2025 yang paling mengecewakan sejauh ini!
1. Chrono Reborn

Chrono Reborn
Hype: Digadang-gadang sebagai kelahiran kembali dari seri klasik Chrono Trigger, lengkap dengan visual HD-2D dan sistem waktu dinamis yang menjanjikan petualangan lintas era.
Realita: Sayangnya, Chrono Rebornmalah jadi contoh nyata bagaimana nostalgia bisa dijual tanpa perhitungan matang. Game ini dibanjiri bug, pacing lambat, dan keputusan cerita yang malah merusak esensi aslinya. Sistem pertarungan baru yang dijanjikan terasa dangkal dan tidak menantang.
"Game ini terasa seperti fan project yang gagal, bukan mahakarya dari studio besar." – Komentar salah satu reviewer di Metacritic.
2. Cyber Assault: Neon Uprising

Cyber Assault: Neon Uprising
Hype: Dijual sebagai Cyberpunk 2077 versi 2.0, game FPS-RPG ini menjanjikan dunia neon futuristik dengan kebebasan total dan narasi bercabang.
Realita: Dunia memang tampak keren... sampai kamu menyadari NPC-nya beku, AI musuh seperti robot zaman 2005, dan misi utama hanya daur ulang dari open-world generik. Bahkan fans garis keras genre cyberpunk pun menyerah di tengah jalan.
Masalah utama: Rilis tergesa-gesa dan fitur yang dipotong diam-diam dari janji awal.
3. Legends of Aetheria

Legends of Aetheria
Hype: Digadang jadi penerus spiritual Zelda: Breath of the Wild, game ini menjanjikan petualangan dunia terbuka dengan fisika realistis dan sistem crafting mendalam.
Realita: Dunia luasnya ternyata kosong, hambar, dan penuh asset copy-paste.Kontrol terasa clunky, dan alih-alih kebebasan eksplorasi, pemain malah terus dipaksa mengikuti quest linear.
Salah satu reviewer menulis, "Setelah 10 jam, aku hanya menjelajahi dataran gersang dan hutan yang semua terlihat sama."
4. Overdrive Racing X

Overdrive Racing X
Hype: Game balap arcade ini menjanjikan pengalaman seperti Need for Speed Underground, lengkap dengan modifikasi ekstrem dan atmosfer malam penuh neon.
Realita: Visualnya memang cukup menarik, tapi gameplay-nya terasa usang dan tidak responsif.Fitur online rusak sejak hari pertama, dan sistem progression-nya terlalu grindy, bahkan untuk standar game balap.
Kekecewaan terbesar? Tidak ada mode free roam seperti yang dijanjikan.
5. Titan Wars: Fall Protocol

Titan Wars: Fall Protocol
Hype: Sebagai game strategi real-time berbasis mecha, Titan Warssempat bikin heboh dengan trailer sinematik bombastis dan janji PvP skala besar.
Realita: Ketika rilis, ternyata PvP belum tersedia (masih dalam "coming soon"). Mode campaign-nya singkat, AI bodoh, dan balancing antar unit mecha kacau. Banyak pemain merasa game ini hanya cash-grab dengan skin keren tapi gameplay biasa saja.
Banyak pemain Steam memberi tag: "Early Access yang menyamar jadi full release."
Hype Boleh, Tapi Ekspektasi Harus Realistis
Tahun 2025 membuktikan satu hal: marketing bisa bohong, tapi gamer nggak bisa dibohongi selamanya. Dari proyek ambisius yang tak tuntas hingga konsep menjanjikan yang jatuh di eksekusi, lima game ini jadi pengingat bahwa kualitas jauh lebih penting dari sekadar janji.
Kalau kamu nggak mau kecewa seperti ribuan gamer lain, teliti dulu sebelum beli! Jangan cuma tergoda trailernya.
Kalau kamu ingin tahu game yang justru melampaui ekspektasi di tahun ini, stay tuned di artikel berikutnya! Atau kamu punya daftar kecewa sendiri? Yuk, cerita di kolom komentar (atau DM kami kalau rahasia, hehe).
Baca Artikel Bola Voli Terlengkap disini
Spoortzoomid
0
8
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Zona Gamer
408Thread•1.8KAnggota
Komentar yang asik ya