Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

xXxGGxXxAvatar border
TS
xXxGGxXx
[Curhat] Kenangan Terakhir Bersama Rina
[Curhat] Kenangan Terakhir Bersama Rina

Halo Gansist!

Gue mau share cerita paling sedih yang pernah gue alami, dan gue harap kalian bisa ngambil pelajaran dari sini.

Gue dan Rina pacaran selama 3 tahun. Kita ketemu di kampus, dan awalnya cuma temenan biasa. Lama-lama, karena sering bareng, kita jadi makin deket dan akhirnya jadian. Awal pacaran, semuanya indah banget. Rina itu selalu bisa bikin gue ketawa, bahkan di hari-hari terburuk gue.

Tapi makin lama, Rina mulai sering sakit-sakitan. Awalnya cuma sakit biasa, tapi lama-lama sering ngeluh sakit perut parah. Gue udah sering minta dia buat periksa ke dokter, tapi dia selalu bilang nggak apa-apa.

Sampai suatu hari, Rina pingsan di kampus. Gue langsung bawa dia ke rumah sakit. Ternyata, setelah diperiksa, Rina kena penyakit serius, kanker. Dunia gue serasa runtuh dengar kabar itu.

Gue coba kuat buat Rina. Setiap hari, gue selalu datang ke rumah sakit. Gue bawain makanan kesukaannya, cerita hal-hal lucu biar dia tetap semangat. Tapi, Rina makin hari makin lemah. Senyumnya yang dulu ceria, perlahan mulai hilang.

Ada satu malam yang nggak bakal gue lupain. Rina manggil gue ke kamarnya, pegang tangan gue erat-erat sambil matanya berkaca-kaca. Dia bilang, "Aku sayang banget sama kamu. Maafin aku ya kalau selama ini banyak nyusahin kamu. Makasih udah selalu ada buat aku." Gue nggak bisa nahan nangis. Gue cuma bisa bilang kalau gue sayang dia, dan gue bakal selalu ada buat dia, apapun yang terjadi.

Malam itu, gue tidur di sebelah tempat tidurnya, pegang tangannya sambil berharap semua ini cuma mimpi buruk. Keesokan paginya, saat gue bangun, Rina udah nggak ada. Dia pergi dengan tenang, tapi meninggalkan luka yang begitu dalam di hati gue.

Gue hancur. Dunia gue serasa berhenti. Gue kehilangan orang yang paling gue sayang. Seminggu setelah kepergiannya, gue nemuin sebuah surat yang ditulis Rina buat gue. Di surat itu dia bilang, "Jangan pernah berhenti tersenyum, sayang. Hidup kamu masih panjang. Jangan biarkan kesedihan ini menghancurkan kamu. Aku selalu ada di hati kamu."

Gue baca surat itu sambil nangis, tapi gue tau, gue harus bangkit. Gue inget pesan terakhirnya, dan meski berat, gue coba jalani hari-hari tanpa dia.

Sekarang, setiap kali gue merasa down, gue selalu ingat senyuman Rina dan kata-kata terakhirnya. Gue yakin dia nggak mau lihat gue sedih terus. Gue belajar bahwa setiap momen itu berharga, dan kita harus selalu menghargai orang-orang di sekitar kita selagi mereka masih ada.

Makasih udah baca cerita gue. Gue harap kita semua bisa lebih menghargai waktu dan orang-orang yang kita sayang, karena kita nggak pernah tau kapan mereka akan pergi.


Salam,
[xXxGGxXx]
riodgarpAvatar border
SexbombAvatar border
bukhoriganAvatar border
bukhorigan dan 10 lainnya memberi reputasi
11
883
15
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the HeartKASKUS Official
31.8KThread43.5KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.