Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

  • Beranda
  • ...
  • Militer
  • Info Tanah Kosong Gan ? Lockheed Kehabisan Tempat Parkir Untuk Menampung F-35

si.matamalaikatAvatar border
TS
si.matamalaikat
Info Tanah Kosong Gan ? Lockheed Kehabisan Tempat Parkir Untuk Menampung F-35
Quote:


Lockheed Martin selaku produsen seluruh varian F-35 tampaknya harus segera mencari tanah kosong, pasalnya mereka sudah kehabisan tempat parkir alias tempat penyimpanan F-35. Menurut hasil laporan US Governtment Accountability Officeatau Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS pada Kamis (16/05/2024), akibat belum dikirimnya F-35 ke negara pembeli, membuat tempat penyimpanan pesawat penuh sesak.

Belum dikirimnya pesanan F-35 itu salah satunya akibat penundaan pengujian Technology Referesh 3 (TR-3) oleh Lockheed, selain itu yang lebih parah adalah perangkat lunak serta komponen penting lainnya untuk program TR-3 belum dibuat. Artinya, jet tempur yang saat ini berada di gudang penyimpanan tidak akan dikirim sebelum uji coba selesai dan komponen TR-3 sudah tersedia.

Sementara itu, proses produksi F-35 baru terus berjalan. Setiap pesawat yang keluar dari jalur produksi akan diparkir di tempat penyimpanan, pesawat akan tetap berada disana sampai perangkat lunak TR-3 tersedia. Tapi, masalahnya adalah tempat penyimpanan itu sudah hampir penuh, sehingga tidak memungkinkan pesawat yang keluar dari jalur produksi disimpan disana. Kebanyakan F-35 saat ini dibuat di pabrik Lockheed di Fort Worth, Texas.

Sebagai pengingat bagi Agan, teknologi TR-3 menghadirkan serangkaian perbaikan pada pesawat F-35, seperti tampilan kokpit baru, memori komputer yang lebih baik, dan kekuatan pemrosesan yang lebih besar. TR-3 diperlukan sebagai batu lompatan sebelum upgrade lain yang lebih mendalam dilakukan untuk F-35, yang dikenal sebagai Block 4, dapat diinstal pada F-35. Block 4 akan memungkinkan jet tersebut membawa lebih banyak senjata dan memberikan peningkatan pada kemampuan peperangan elektroniknya.

Quote:


Pejabat penguji mengatakan kepada Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS (GAO) bahwa perangkat lunak TR-3 masih “tidak stabil”, hampir setahun setelah jadwal pengiriman seharusnya dimulai. Akibat masalah tersebut, sejak Juli 2023, Pentagon telah menolak menerima pengiriman F-35 terbaru yang memakai teknologi TR-3.

Hasil investigasi pihak GAO mengatakan bahwa, F-35 yang terlalu lama disimpan berpotensi mengalami kerusakan. GAO mengatakan fasilitas tempat parkir milik Lockheed terus berkurang, pabrikan tersebut harus segera menyiapkan rencana cadangan jika benar-benar kehabisan tempat.

Semantara dalam sebuah pernyataan kepada Defense News, Lockheed mengatakan pihaknya memiliki infrastruktur dan kapasitas yang cukup aman untuk memarkir semua F-35 hingga fase pengiriman dimulai, namun mereka tidak akan menjelaskan secara rinci, dengan alasan masalah keamanan.

Kantor Program Gabungan (Joint Program Office) F-35 mengatakan melalui email kepada Defense Newsbahwa, perangkat lunak untuk TR-3 akan memulai uji penerbangan akhir bulan Mei 2024, dan pihak militer dapat mulai menerima pesawat segera pada akhir Juli 2024.

Quote:


Selain komponen yang belum selesai dibuat, GAO mengatakan jika Lockheed kekurangan F-35 untuk keperluan uji coba. Saat ini Lockheed hanya memiliki 4 F-35 untuk uji coba. Dengan usia lebih dari 10 tahun, 4 pesawat uji tersebut sering mengalami kerusakan dan kekurangan suku cadang yang diperlukan untuk membuat mereka kembali mengudara. Masalah yang dialami jet uji sangat parah sehingga ada kalanya tiga jet diterbangkan dan dilakukan pemeliharaan secara bersamaan.

Saat ini sedang dibuat 4 unit pesawat F-35 untuk keperluan uji coba, tapi pesawat itu baru bisa selesai pada 2026. Pesawat uji itu hanya bisa melakukan uji coba pengembangan senjata dasar. Hal ini akan mempengaruhi pada program uji coba F-35B, di mana varian ini punya kebutuhan khusus untuk uji coba senjata eksternal yang dipasang dibawah sayap.

Sebagai solusinya, Pentagon berencana memesan 9 unit F-35 yang khusus dibuat untuk keperluan uji coba dari awal untuk menggantikan pesawat uji yang ada saat ini. Pentagon baru berkomitmen memesan 6 pesawat uji tersebut, kabar buruknya pesawat-pesawat yang dipesan itu tidak akan siap uji terbang sampai tahun 2029. Untuk enam pesawat uji baru tersebut, bisa memulai operasional penuh pada 2034. GAO mengatakan jika Pentagon berencana mengganti jet uji yang ada saat ini, kemungkinan pada 2028 sampai 2029, tidak akan ada pesawat uji untuk program F-35.

Quote:


Pada 15 April lalu, anggota Kongres AS telah menyetujui pengurangan pesanan F-35 untuk tahun fiskal 2025, dari awalnya 68 unit menjadi 58 unit. Pemotongan pesanan 10 unit F-35 ini bisa menghemat anggaran US$1 miliar. Anggaran tersebut kemudian akan digunakan membiayai program pendanaan untuk pengembangan program TR-3 agar berjalan dengan baik.

Rumitnya pengembangan F-35 ini menjadi gambaran bagi kita betapa susahnya dalam membuat sebuah pesawat tempur yang dikenal punya kemampuan siluman (stealth), banyak aspek yang ternyata harus dibenahi dalam perjalanannya, terutama setelah pesawat berhasil diproduksi. Itu sebabnya, tidak banyak negara yang mau bersusah payah dan punya komitmen membuat pesawat tempur sendiri, karena begitu banyaknya upgrade(peningkatan) dan perbaikan yang harus selalu dilakukan setiap saat.



---------------




Referensi Tulisan: US Governtment Accountability Office& Defense News
Sumber Foto: sudah tertera
krukovAvatar border
itkgidAvatar border
dodolajeAvatar border
dodolaje dan 10 lainnya memberi reputasi
11
835
35
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Militer
MiliterKASKUS Official
20KThread7.3KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.