Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

  • Beranda
  • ...
  • The Lounge
  • Silaturahmi 3 Presiden, Gebrakan Kedua Gerakan Solidaritas Nasional

iqbalballeAvatar border
TS
iqbalballe
Silaturahmi 3 Presiden, Gebrakan Kedua Gerakan Solidaritas Nasional



Sumber : Era


Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah telah terjadi pada Rabu, 10 April 2024 lalu. Idul Fitri atau lebaran menjadi momen saling memaafkan dan silaturahmi, mulai dari antar keluarga, tetangga, hingga sesama politisi.

Salah satunya yang dilakukan oleh Ketua Gerakan Solidaritas Nasional (dulu TKN) Rosan Roeslani. Tidak tanggung-tanggung Rosan melakukan silaturahmi kepada 3 presiden.

Silaturahmi pertama Rosan yakni dengan Presiden Jokowi, disusul kunjungan singkat ke Teuku Umar namun belum bertemu Megawati, kemudian dilanjutkan dengan silaturahmi dengan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Kemudian Rosan kembali lagi ke Teuku Umar pada sore harinya dan diterima Megawati dengan silaturahmi Tea Time selama 2 jam didampingi Ketua DPR Puan Maharani.

Sumber : https://kabar24.bisnis.com/read/2024...engan-teh-sore

Rangkaian silaturahmi 3 presiden ini, merupakan kelanjutan dari silaturahmi di Kemang Timur yang digelar dua pekan sebelumnya, dimana Rosan dan istrinya Heni Ayu Rosan menggelar acara buka puasa bersama anak yatim yang turut dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPR Puan Maharani, serta diwarnai bergaungnya slogan “kita harus bersatu kembali.”

Sumber: https://www.merdeka.com/politik/puan....html?screen=1

Hal ini menjadi penanda besarnya peluang Rekonsiliasi Merah terwujud yang menjadi prioritas Prabowo – Gibran.

Peristiwa silaturahmi Rosan Roeslani dengan Megawati Soekarnoputri pada 10 April 2024 pun memberi banyak sekali sinyal positif terwujudnya Rekonsiliasi Merah, seperti terlihat pada beberapa poin berikut ini:

1. Kunjungan pertama Rosan ke Teuku Umar, belum bertemu langsung dengan Megawati, sehingga kunjungan dilakukan kembali pada sore harinya.

Rupanya, selang waktu tersebut digunakan Megawati untuk mengajak Puan dan Hasto mendampinginya.

Hal ini terungkap dari pernyataan Hasto sendiri yang mengatakan Megawati menghubungi dirinya untuk memberi informasi mengenai acara silaturahmi Rosan pada sore hari.

Langkah Megawati menyiapkan khusus kedatangan utusan istana – Hambalang – Solo, agar menghadirkan Puan dan Hasto (perwakilan faksi Prananda), menandai itikad baik Teuku Umar menerima kunjungan diplomatik tersebut.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/40...rosan-hari-ini

2. Bagi yang tidak mengetahui, Megawati sangat jarang mengizinkan tamu hadir dengan memarkir kendaraannya di halaman rumah MegawatI.

Biasanya, tamu turun di depan pagar, lalu masuk ke dalam sembari berjalan kaki, dan ini terjadi pada kunjungan pertama Rosan yang hanya berlangsung 5 menit.

Namun, pada kunjungan kedua Rosan pada sore hari, Megawati mengizinkan Rosan dan kendaraannya parkir di lobi rumah Megawati, yang menunjukkan keterbukaan dan prioritas Megawati menerima kunjungan diplomatik Istana – Hambalang – Solo ini.

3. Tak hanya itu, berdasarkan penuturan Rosan Roeslani kepada ane, suasana pertemuan berlangsung sangat hangat dan jauh dari nuansa permusuhan politik.

Kedua belah pihak saling berbagi kisah tanpa adanya upaya saling intrik berbau politis, yang menunjukkan betul bahwa sikap Megawati yang selama Pilpres 2024 jarang bersuara, apalagi bersuara keras terhadap Prabowo, tidak pernah terlihat, memang menggambarkan Megawati dan Prabowo saling menghargai persahabatan antar keduanya.

Sikap permusuhan PDIP terhadap Jokowi dan Gibran, tidak mempengaruhi sedikit pun persahabatan erat Megawati dan Prabowo.

Tandanya besar kemungkinan komunikasi langsung Prabowo kepada Megawti, nantinya, akan menemukan titik temu untuk mendamaikan Megawati dan Jokowi – Gibran.

4. Usai pertemuan, sejumlah pernyataan Hasto di media massa pun tampak melunak, jauh dari nuansa kebencian seperti yang kerap dia lontarkan.

Agaknya, langkah Megawati menghubungi Hasto soal rencana kunjungan Rosan pada sore hari, dimana kemudian putri Soekarno tersebut menghadirkan Puan dan Hasto (perwakilan Prananda) secara bersamaan, menyulitkan Hasto lempar klaim sana – sini bahwa sikap ketusnya selama ini merupakan sikap Megawati.

Selama ini, kita sering menganggap seolah seluruh sikap kebencian Hasto dan PDIP terhadap Prabowo – Gibran adalah sikap Megawati, karena Sekjen PDIP itu kerap mengatakan apa yang disampaikannya atas perintah Megawati.

Namun silaturahmi Rosan menemui Megawati secara tatap muka, menggugurkan klaim-klaim Hasto selama ini.

Dengan kata lain, langkah Megawati menyambut kunjungan diplomatik Rosan dengan menghadirkan Puan dan Hasto perlu dibaca sebagai sikap Megawati yang condong ikut arah Puan ketimbang Hasto.

Sikap melunak Hasto menunjukkan itu, bahwa dia kini lebih sukar mencatut nama Megawati dalam ragam sikap permusuhannya kepada Prabowo – Gibran.

Oleh karena itu, TS (Thread Starter/ Penulis) menilai keinginan Prabowo merealisasi Rekonsiliasi Merah, baik berupa pertemuan Prabowo – Megawati, perdamaian Megawati – Jokowi, hingga PDIP bergabung dengan Koalisi Gemoy hanya persoalan waktu.

Apalagi, Megawati pun sudah memberi sinyal Puan Maharani akan menjabat Ketum Baru PDIP pada bursa Ketum PDIP (Juli – Agustus 2024) mendatang.

Hal ini disampaikan melalui Hasto pada 7 April 2024 lalu yang mengatakan bahwa PDIP memastikan bakal menempatkan Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI periode 2024 – 2029.

Hasto juga menyinggung soal kepemimpinan Puan yang dinilai lengkap. Sehingga menjadi sinyal bahwa Puan pun akan menjadi Ketum PDIP selanjutnya.

Sumber : https://nasional.kompas.com/read/202...rahan-megawati

Pelantikan Puan Maharani sebagai Ketum baru PDIP akan menjadi momentum pembalikan total haluan PDIP dari TPN Ganjar – Mahfud untuk mengarah pada mendukung penuh Koalisi Gemoy Prabowo – Gibran.

Kembali lagi berbicara soal aspek waktu, akan sangat baik jika pertemuan Megawati – Prabowo mengambil mementum Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2024, kemudian perdamaian Megawati – Jokowi maupun Teuku Umar (Merah) bergabung mendukung Hambalang (Putih) terjadi pada momentum Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2024.
galihjoshuaAvatar border
ayuritmalinaAvatar border
imustakim17Avatar border
imustakim17 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
30.9K
27
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923KThread83.1KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.