Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

mnotorious19150Avatar border
TS
mnotorious19150
Seperti Apa Bau Alam Semesta? Ini Jawabannya


Jakarta-

Hidung adalah salah satu panca indra dengan fungsi mencium bau. Kita telah mengenal berbagai jenis bau, sebutlah aroma kopi yang diseduh di pagi hari, wangi toko roti yang kita lewati, hingga bau hujan yang unik dan menenangkan. Ada juga bau yang tidak menyenangkan misalnya bau ketiak, kentut, sampai bau mulut.

Tapi, seperti apa bau alam semesta kita? Bagaimana aroma yang tercium ketika kita berada di luar angkasa? Jawabannya bisa beragam, tergantung di mana kamu berada dan apa yang kamu coba identifikasi baunya.

Melansir IFLScience, para  astronaut  melaporkan bahwa International Space Station (ISS) tidak memiliki bau yang enak. Samantha Cristoforetti astronaut Italia menggambarkannya sebagai 'bau aneh' yang persisten sehingga perlu waktu beberapa hari untuk membiasakan diri.

Nah, ketika ada celah yang dibuka atau baru pulang dari space walk, akan ada bau aneh yang tercium di udara ISS. Astronaut mendeskripsikan berbeda-beda, ada yang mengatakan baunya metalik, mirip asap las, seperti bubuk mesiu, bahkan seperti bau steak yang gosong.

Testimoni datang pula dari astronaut Apollo 17 Harrison Schmitt yang berjalan di Bulan pada Desember 1972. Dia tak hanya mengatakan bau apa yang dia cium tapi juga menceritakan bahwa dia mengalami reaksi debu bulan. Hidung Schmitt bahkan mengalami pembengkakan pada kontak pertama dengan debu di Bulan. Sampai di Bumi, alerginya masih berlanjut.


"Yang bisa saya katakan adalah bahwa kesan instan semua orang terhadap bau tersebut adalah bau mesiu bekas, bukan 'logam' atau 'tajam'. Bau mesiu bekas mungkin lebih melekat dalam ingatan kami dibandingkan bau serupa lainnya," Harrison Schmitt kepada Space.com.

Bau di planet lain
Ada berbagai jenis gas yang ditemukan di atmosfer planet dan kebanyakan tidak berbau. Gas itu seperti hidrogen, helium, karbon dioksida, dan metana. Tapi, molekul utama yang umum ditemukan adalah amonia, baik Jupiter atau Uranus memilikinya di atmosfernya. Amonia terkenal berbau seperti urin atau keringat, jadi baunya tidak sedap.

Sementara itu, Venus, Mars, dan Uranus memiliki kesamaan dengan adanya hidrogen sulfida, yang juga dikenal sebagai gas di saluran pembuangan, bau lembab, dan gas kotoran. Ini adalah bau yang mirip telur busuk dan bau kentut.

Karena itu, bisa dibilang Bumi bukan hanya planet yang paling layak huni di Tata Surya, tapi juga planet yang paling wangi di antara planet lainnya.

detik.com
brucebanner23Avatar border
tepsuzotAvatar border
kingmambaAvatar border
kingmamba dan 9 lainnya memberi reputasi
10
1.1K
34
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar NegeriKASKUS Official
79.2KThread10.9KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.