harrywjyyAvatar border
TS
harrywjyy
Beras Langka dan Mahal Disebut Gara-gara Bansos Ugal-ugalan! Benarkah Begitu?

Sumber Gambar

Beras Langka dan Mahal karena Kebijakan Bansos Ugal-ugalan

Beras, sebagai bahan pokok yang tak tergantikan, memiliki peran vital dalam kehidupan sehari-hari. Namun, belakangan ini, kita menyaksikan fenomena yang mengkhawatirkan: beras menjadi langka dan harganya melambung tinggi. Apa yang menyebabkan situasi ini? Mari kita telaah lebih lanjut.

Kebijakan Bansos yang Kontroversial

Anggota DPR RI Netty Prasetiyani Aher menyoroti bahwa kelangkaan dan mahalnya beras di pasaran selama beberapa bulan terakhir bisa jadi akibat dari kebijakan Bansos yang salah penerapan¹. Kita perlu memahami bahwa bantuan sosial (Bansos) seharusnya membantu masyarakat, terutama yang membutuhkan, untuk memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Namun, apa yang terjadi?

Faktor-Faktor yang Berperan

1. Kebijakan Bansos yang Ugal-ugalan: Netty menegaskan bahwa kebijakan Bansos yang ugal-ugalan tanpa memikirkan ketersediaan pasokan juga menjadi faktor penyebab beras langka. Bantuan sosial yang keluar di masa kampanye bahkan lebih banyak dibanding saat pandemi COVID-19. Ini tentu saja tidak sebanding dengan urgensi kebutuhan masyarakat¹.

2. Perubahan Cuaca dan Hasil Panen: Pemerintah sebelumnya menyebut kelangkaan dan mahalnya beras di pasaran karena perubahan cuaca, yang mengakibatkan hasil panen turun. Namun, Netty berpendapat bahwa alasan El Nino dan gagal panen bukanlah faktor tunggal. Kebijakan Bansos yang tidak terukur juga berperan dalam situasi ini¹.

Dampak pada Daya Beli Masyarakat

Kondisi ini mengkhawatirkan, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri, di mana kebutuhan bahan pokok meningkat. Masyarakat harus membeli beras dengan harga yang lebih tinggi, yang berdampak pada daya beli mereka. Oleh karena itu, pemerintah perlu bertindak lebih efektif dalam mengatasi masalah ini.

Langkah Penanggulangan yang Diperlukan

Netty menyarankan agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah penanggulangan, seperti operasi pasar dan kontrol distribusi. Pastikan tidak ada kelompok yang bermain di air keruh, misalnya dengan penimbunan demi mengeruk keuntungan. Menyediakan bahan pangan murah dan terjangkau bagi masyarakat adalah tanggung jawab negara¹.

Kita berharap agar situasi ini segera membaik dan masyarakat dapat memperoleh beras dengan harga yang wajar. Semoga kebijakan yang lebih bijaksana dapat mengatasi permasalahan ini dan menjaga stabilitas pangan di negara kita.


Sumber: Link Referensi
suksesinambo008Avatar border
nadnosAvatar border
nadnos dan suksesinambo008 memberi reputasi
2
980
17
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Perencanaan Keuangan
Perencanaan Keuangan
icon
9.1KThread5.6KAnggota
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.