- Beranda
- Kesehatan dan Kecantikan
Perbedaan GERD dan Penyakit Jantung, Simak Yuk!
...
TS
alvin.maxx99314
Perbedaan GERD dan Penyakit Jantung, Simak Yuk!
GERD merupakan kondisi yang terjadi ketika asam lambung dan konten lambung lainnya naik ke kerongkongan secara berulang. Hal ini bisa menyebabkan gejala seperti nyeri dada, sensasi terbakar di dada (heartburn), regurgitasi (mengeluarkan isi lambung ke dalam mulut), dan kesulitan menelan.
Di sisi lain, penyakit jantung merupakan kondisi yang melibatkan masalah dengan sirkulasi darah ke jantung. Gejala yang terkait dengan penyakit jantung meliputi nyeri dada, sesak napas, nyeri atau ketidaknyamanan di lengan, leher, rahang, atau punggung.
Perbedaan Penting Keduanya
Perbedaan penting antara keduanya yaitu lokasi dan karakteristik nyeri dada. Pada GERD, nyeri dada cenderung terasa di daerah belakang tulang dada atau di bagian tengah dada dan dapat dipicu oleh makan berlebihan, makanan pedas, atau posisi tidur yang buruk.
Sedangkan, nyeri dada yang terkait dengan penyakit jantung biasanya terlokalisasi di bagian tengah atau sebelah kiri dada, dan seringkali disertai dengan sensasi tekanan atau rasa berat.
Faktor Risiko Terkait
Faktor risiko yang berbeda juga terkait dengan kedua penyakit ini. Beberapa faktor risiko untuk GERD termasuk obesitas, kehamilan, konsumsi makanan pedas atau berlemak, merokok, serta kebiasaan makan yang buruk.
Di sisi lain, faktor risiko penyakit jantung yaitu riwayat keluarga dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, tingkat kolesterol tinggi, merokok, serta gaya hidup tidak sehat.
Metode Diagnosa
Metode diagnosa yang digunakan untuk mengidentifikasi kedua penyakit ini juga berbeda. Untuk GERD, dokter seringkali akan mengandalkan riwayat medis dan gejala pasien. Pemeriksaan fisik bisa membantu mengesampingkan penyebab lain dari nyeri dada.
Jika dibutuhkan, dokter bisamerujuk pasien untuk menjalani tes penunjang seperti endoskopi atau pH metri esofagus. Sedangkan, untuk diagnosa penyakit jantung sering melibatkan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) , tes darah untuk melihat tingkat enzim jantung, dan tes pencitraan seperti angiografi koroner.
Sumber : Heartology
Di sisi lain, penyakit jantung merupakan kondisi yang melibatkan masalah dengan sirkulasi darah ke jantung. Gejala yang terkait dengan penyakit jantung meliputi nyeri dada, sesak napas, nyeri atau ketidaknyamanan di lengan, leher, rahang, atau punggung.
Perbedaan Penting Keduanya
Perbedaan penting antara keduanya yaitu lokasi dan karakteristik nyeri dada. Pada GERD, nyeri dada cenderung terasa di daerah belakang tulang dada atau di bagian tengah dada dan dapat dipicu oleh makan berlebihan, makanan pedas, atau posisi tidur yang buruk.
Sedangkan, nyeri dada yang terkait dengan penyakit jantung biasanya terlokalisasi di bagian tengah atau sebelah kiri dada, dan seringkali disertai dengan sensasi tekanan atau rasa berat.
Faktor Risiko Terkait
Faktor risiko yang berbeda juga terkait dengan kedua penyakit ini. Beberapa faktor risiko untuk GERD termasuk obesitas, kehamilan, konsumsi makanan pedas atau berlemak, merokok, serta kebiasaan makan yang buruk.
Di sisi lain, faktor risiko penyakit jantung yaitu riwayat keluarga dengan penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, tingkat kolesterol tinggi, merokok, serta gaya hidup tidak sehat.
Metode Diagnosa
Metode diagnosa yang digunakan untuk mengidentifikasi kedua penyakit ini juga berbeda. Untuk GERD, dokter seringkali akan mengandalkan riwayat medis dan gejala pasien. Pemeriksaan fisik bisa membantu mengesampingkan penyebab lain dari nyeri dada.
Jika dibutuhkan, dokter bisamerujuk pasien untuk menjalani tes penunjang seperti endoskopi atau pH metri esofagus. Sedangkan, untuk diagnosa penyakit jantung sering melibatkan pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) , tes darah untuk melihat tingkat enzim jantung, dan tes pencitraan seperti angiografi koroner.
Sumber : Heartology
0
41
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Kesehatan dan Kecantikan
5.8KThread•831Anggota
Komentar yang asik ya