- Beranda
- Kesehatan dan Kecantikan
Penyebab Aritmia yang Harus Dihindari
...
TS
alvin.maxx99314
Penyebab Aritmia yang Harus Dihindari
1. Penyakit jantung
Arteri jantung yang menyumbat, riwayat serangan jantung, katup jantung abnormal, riwayat operasi jantung, gagal jantung, kardiomiopati, dan kerusakan jantung yang lain adalah faktor risiko untuk hampir semua jenis aritmia.
2. Tekanan darah tinggi
Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terkena penyakit arteri koroner. Tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan dinding bilik jantung kiri bawah menjadi kaku dan tebal sehingga akan mengubah cara sinyal listrik melewati jantung.
3. Penyakit jantung bawaan bisa penyebab aritmia
Jika Anda terlahir dengan kondisi jantung tertentu, maka hal ini bisa mempengaruhi ritme detak jantung.
4. Penyakit tiroid
Mempunyai kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif bisa meningkatkan risiko detak jantung yang tidak teratur.
5. Mengorok atau sleep apnea
Kondisi ini bisa menyebabkan adanya jeda dalam bernapas ketika tidur dan membuat detak jantung yang lambat (bradikardia) dan fibrilasi atrium.
6. Elektrolit tidak seimbang
Zat dalam darah yang disebut elektrolit membantu untuk memicu dan mengirim impuls listrik di jantung. Ketidakseimbangan elektrolit, baik itu terlalu rendah atau terlalu tinggi, bisa mengganggu sinyal jantung.
7. Obat
Beberapa obat, baik yang dapat dibeli dengan adanya resep atau secara bebas juga bisa menyebabkan aritmia.
Sumber : Heartology
Arteri jantung yang menyumbat, riwayat serangan jantung, katup jantung abnormal, riwayat operasi jantung, gagal jantung, kardiomiopati, dan kerusakan jantung yang lain adalah faktor risiko untuk hampir semua jenis aritmia.
2. Tekanan darah tinggi
Kondisi ini bisa meningkatkan risiko terkena penyakit arteri koroner. Tekanan darah tinggi juga bisa menyebabkan dinding bilik jantung kiri bawah menjadi kaku dan tebal sehingga akan mengubah cara sinyal listrik melewati jantung.
3. Penyakit jantung bawaan bisa penyebab aritmia
Jika Anda terlahir dengan kondisi jantung tertentu, maka hal ini bisa mempengaruhi ritme detak jantung.
4. Penyakit tiroid
Mempunyai kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kurang aktif bisa meningkatkan risiko detak jantung yang tidak teratur.
5. Mengorok atau sleep apnea
Kondisi ini bisa menyebabkan adanya jeda dalam bernapas ketika tidur dan membuat detak jantung yang lambat (bradikardia) dan fibrilasi atrium.
6. Elektrolit tidak seimbang
Zat dalam darah yang disebut elektrolit membantu untuk memicu dan mengirim impuls listrik di jantung. Ketidakseimbangan elektrolit, baik itu terlalu rendah atau terlalu tinggi, bisa mengganggu sinyal jantung.
7. Obat
Beberapa obat, baik yang dapat dibeli dengan adanya resep atau secara bebas juga bisa menyebabkan aritmia.
Sumber : Heartology
0
23
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Kesehatan dan Kecantikan
5.8KThread•831Anggota
Komentar yang asik ya