Quote:
Hidup sebagai manusia tidak bisa lepas dengan tantangan. Kata tersebut merupakan istilah lain dari masalah. Ada alasan tersendiri di balik diksi itu.
Pertama, masalah lahir dari keinginan yang tidak kesampaian. Dengan kata lain, ekspektasi bergelayut di sana.
Cara mengada manusia yang didapat melalui jalan pengetahuan kemudian amat menentukan wujud keinginan.
Sebagai contoh servis motor. Seseorang yang terbiasa menggunakan ini lantas tebersit mau melakukan itu ketika performa si kuda besi menurun.
Keinginan untuk menyervis motor lalu berbenturan dengan keinginan lain. Artinya, manusia yang memiliki aneka keinginan mesti menentukan satu keinginan yang didahulukan.
Kedua, berbekal tantangan-tantangan yang ada manusia dilatih bersikap dewasa. Kata dewasa (devasya) berasal dari kosa kata bahasa Sansekerta yang berarti memiliki sifat-sifat dewa atau kedewataan (daivisampat).
Hal tersebut tercermin dari menyayangi orang lain sebagaimana menyayangi diri sendiri. Pada posisi ini manusia kemudian dapat merasakan berat dan ringan dalam kehidupan.
Ketiga, nilai rasa (konotasi) yang timbul antara masalah dan tantangan cukup berbeda. Jika masalah memiliki korelasi dengan penyelesaian segera, maka tantangan memiliki tautan pada peningkatan diri.