- Beranda
- The Lounge
Buas
...
TS
baikbaikan
Buas

Sebagaimana kita ketahui di Indonesia ada fenomena yang menarik. Fenomena tersebut berupa tahun politik. Jika ditinjau dari segi kebahasaan, maka bermakna persaingan elektoral dalam bentuk pemilihan umum.
Akibatnya, seluruh perbincangan hanya berkutat pada jumlah suara yang dapat diraup oleh sang kandidat. Sementara beragam program kerja yang dicanangkan lantas terlupakan.
Atas dasar itu kemudian tulisan ini lahir. Secara sederhana berupaya menggali sisi kebuasan manusia di tengah fenomena yang telah disebutkan.
1. Rakus
Manusia sepanjang hayat bergerak dari dorongan hasrat. Sebagai contoh makan, minum, dan seks. Namun, ia kemudian bercabang.
Salah satu dari cabang itu ialah kekuasaan dan kelemahan manusia di hadapannya ialah rakus. Sebut saja ketika satu hasrat sudah tersalurkan langsung berpindah haluan.
2. Egois
Orang yang berkuasa tidak jarang sulit melepaskan, karena titik buta kekuasaan ialah melenakan.
Potret ini tercermin melalui program kerja yang tidak terlaksana, terus-terusan berkubang harta, dan kebijakan publik yang berseberangan dengan kepentingan bersama.
3. Liar
Segala cara akan dilakukan demi tercapai jumlah suara yang memuaskan. Pada mulanya memberi angan-angan sampai dengan serangan subuh yang bergentayangan.
Pernyataan bahwa manusia ialah binatang yang berpikir. Kini tersisa sisi binatangnya. Mereka selain pandai bersilat lidah juga melepas tanggung jawab.
Akibatnya, seluruh perbincangan hanya berkutat pada jumlah suara yang dapat diraup oleh sang kandidat. Sementara beragam program kerja yang dicanangkan lantas terlupakan.
Atas dasar itu kemudian tulisan ini lahir. Secara sederhana berupaya menggali sisi kebuasan manusia di tengah fenomena yang telah disebutkan.
1. Rakus
Manusia sepanjang hayat bergerak dari dorongan hasrat. Sebagai contoh makan, minum, dan seks. Namun, ia kemudian bercabang.
Salah satu dari cabang itu ialah kekuasaan dan kelemahan manusia di hadapannya ialah rakus. Sebut saja ketika satu hasrat sudah tersalurkan langsung berpindah haluan.
2. Egois
Orang yang berkuasa tidak jarang sulit melepaskan, karena titik buta kekuasaan ialah melenakan.
Potret ini tercermin melalui program kerja yang tidak terlaksana, terus-terusan berkubang harta, dan kebijakan publik yang berseberangan dengan kepentingan bersama.
3. Liar
Segala cara akan dilakukan demi tercapai jumlah suara yang memuaskan. Pada mulanya memberi angan-angan sampai dengan serangan subuh yang bergentayangan.
Pernyataan bahwa manusia ialah binatang yang berpikir. Kini tersisa sisi binatangnya. Mereka selain pandai bersilat lidah juga melepas tanggung jawab.
Tahun Politik
© UIM - 2023
© UIM - 2023
bukhorigan memberi reputasi
1
452
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•109.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya