Kaskus

News

DheafrilianiAvatar border
TS
Dheafriliani
Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa

Hari Sabtu, 1 Oktober 2022, Indonesia mendapat beribu ungkapan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan, yang menewaskan ratusan orang.

Ini menjadi catatan kelam yang mengawali bulan Oktober tahun 2022. Semua orang berharap agar peristiwa mengerikan itu tidak pernah terjadi lagi.

Namun sayangnya, dipenghujung bulan Oktober, yakni hari Sabtu, 29 Oktober 2022, tragedi mengenaskan itu kembali terjadi. Ratusan nyawa manusia harus melayang seketika.

Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
afreecatv

Niat hati ingin merayakan pesta Halloween, mereka justru terhimpit, sesak nafas, hingga mengalami gagal jantung.

Kini, tragedi itu terjadi di Itaewon, Korea Selatan

Diperkirakan seratus ribu orang tumpah ruah memenuhi jalanan Itaewon, untuk memeriahkan pesta Halloween.

Perayaan Halloween di Itaewon ini, menjadi daya tarik bukan hanya bagi warga Korea, tetapi juga turis-turis mancanegara.

Ini merupakan perayaan Halloween pertama pasca era Covid. Antusiasme yang tak terbendung mengakibatkan membludaknya pengunjung.

Dikabarkan, suasana semakin chaosdan mencekam menjelang tengah malam.

Menurut kabar yang beredar, setidaknya ada 151 orang meninggal dunia.

Mayoritas korban adalah remaja dan dewasa usia 20 tahunan dan 19 orang diantaranya adalah warga asing. Sementara korban luka mencapai ±100 orang.

Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
twitter.com

Lokasi terparah berada di jalanan gang yang menurun. Orang-orang berdesakan memenuhi jalanan. Beberapa diantaranya naik keatas pembatas jalan dan ada juga yang jatuh terinjak-injak.

Akibatnya, ratusan orang mengalami sesak nafas hingga tak sadarkan diri.

Tim medis yang dikerahkan sempat kesulitan dalam melakukan evakuasi, ditengah-tengah lautan manusia.

Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
twitter/Hell Chosun

Sempat kewalahan, tim medis meminta bantuan pengunjung lain untuk melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau CPR. Mereka berteriak menanyakan adakah yang bisa melakukan CPR.

Korban-korban yang berhasil dievakuasi dari tengah keramaian, diberikan pertolongan pertama oleh tim medis di pinggir jalan. Masing-masing penolong berpacu dengan waktu untuk terus melakukan CPR.

Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
twitter/Chloe Park in Seoul

Beberapa diantaranya masih memakai kostum Halloween saat melakukan pertolongan pertama.

Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
twitter.com

Para korban yang tak dapat diselamatkan, tergeletak dipinggir jalan dengan ditutupi kain berwarna biru.

Setidaknya ada 140 ambulance yang dikerahkan untuk mengevakuasi seluruh korban.
Oktober Kelam: Setelah Kanjuruhan Kini Itaewon Telan Ratusan Nyawa
The Newyork Times

Korban yang selamat, segera dibawa ke rumah sakit terdekat. Sesuai instruksi Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, semua ranjang rumah sakit harus dipersiapkan, guna meminimalisir jumlah korban jiwa.

Selanjutnya, puluhan korban meninggal, dibawa ke Gymnasium Indoor Multipurpose di Wonhyo-ro, Seoul. Ini bertujuan memudahkan keluarga, untuk menemukan anggota keluarganya yang menjadi korban.

Sangat disesalkan, tragedi kematian masal dalam suatu perayaan atau acara ini kembali terjadi. Awal bulan dan akhir bulan Oktober yang mencekam.

Semoga peristiwa seperti ini tidak pernah terjadi lagi.
0
694
10
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.1KThread20.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.