News
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
0
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62f370326db6082e413b8454/jika-anak-ingin-menjadi-atlet
Tidak hanya kebutuhan, setiap orang pasti memiliki keinginan yang diharapkan dapat tercapai. Bagi anak, keinginan yang diharapkan dalam jangka waktu panjang atau menjadi angan di masa depan disebut cita-cita. Menurut KBBI, cita-cita merupakan keinginan (kehendak)  selalu ada di dalam pikiran, dapat diartikan juga sebagai tujuan sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan). Berbeda dengan impian
Lapor Hansip
10-08-2022 15:45

Jika Anak Ingin Menjadi Atlet

Jika Anak Ingin Menjadi Atlet
Tidak hanya kebutuhan, setiap orang pasti memiliki keinginan yang diharapkan dapat tercapai. Bagi anak, keinginan yang diharapkan dalam jangka waktu panjang atau menjadi angan di masa depan disebut cita-cita. Menurut KBBI, cita-cita merupakan keinginan (kehendak)  selalu ada di dalam pikiran, dapat diartikan juga sebagai tujuan sempurna (yang akan dicapai atau dilaksanakan).

Berbeda dengan impian, yang sering dianggap sebagai angan-angan belaka atau keinginan sesaat. Cita-cita bisa berlangsung dalam waktu sangat lama. Bisa dimulai dari masa kecil. Tak salah diartikan, bila cita-cita bagi anak sangat penting. Dengan memiliki cita-cita, anak bisa memiliki semangat untuk belajar, berusaha atau mencari cara mewujudkannya.

Menurut Mutaningtyas (2007), cita-cita adalah keinginan yang selalu ada di dalam pikiran atau tujuan yang ditetapkan oleh seseorang untuk diri sendiri dan hendak dicapai. Adanya cita-cita, bukan hanya didukung oleh impian, namun tergantung pula pada pengaruh lingkungan sekitar, inspirasi  yang didapatkan anak, terutama peran orang tua juga akan berpengaruh besar. Secara tidak langsung, cita-cita dapat menjadi tujuan atau pedoman hidup si anak.

Di masyarakat kita, umumnya anak tidak memiliki banyak cita-cita  yang bervariasi. Berkutat pada guru, dokter, pilot atau mungkin di era saat ini ada pula yang bercita-cita sebagai pepengaruh (influencer). Penyebabnya karena pandangan sebagian besar masyarakat, bahwa profesi yang paling menjanjikan ialah PNS. Maka banyak anak yang didorong untuk bekerja pada profesi yang memungkinkan diangkat menjadi PNS.

Lalu, bagaimana  jika  anak ingin bercita-cita lainnya? Semisal anak bercita-cita ingin menjadi atlet. Mungkin tidak sedikit orang tua yang kurang mendukung atau bingung bagaimana mengarahkan anaknya?

Untuk mewujudkan cita-cita bukan hanya dengan belajar di buku atau rajin membaca blog pendidikan saja, tapi juga dengan berlatih, berani mencoba dan meningkatkan softskill.

Tidak heran, karena di Indonesia profesi sebagai atlit membutuhkan proses dan perjuangan tidak mudah. Selain biaya pelatihan yang cukup tinggi, juga jenjang karier lebih terbatas daripada profesi lain. Tapi bukan tidak mungkin, menjadi atlit juga bisa berhasil. Lantas, bagaimana sikap orang tua apabila anak bercita-cita ingin menjadi atlet? Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua:

1. Yakin pada Anak
Pada dasarnya saat masih kecil anak memiliki banyak kesukaan dan menemui berbagai hal baru yang membuat dia tertarik. Di masa belajar dan tumbuh kembangnya itu, hal-hal yang membuatnya terinspirasi akan mendorongnya menuju segala sesuatu yang baik atau sebaliknya pada hal buruk.

Sebagai orang tua, kita memiliki peran dan tanggung jawab besar untuk memberikan dukungan terbaik melalui arahan, dorongan maupun nasihat, agar anak tidak salah melangkah. Maka, di posisi orang tua harus yakin dan percaya pada anak. Orang tua boleh melakukan pengawasan atau memberi batasan, namun tidak berlebihan yang membuat anak jadi merasa kurang percaya diri.

Dengan kepercayaan orang tua pada anak, dia juga bisa tumbuh sebagai  pribadi yang percaya diri dan yakin akan kemampuannya. Anak juga pasti akan mengetahui saatnya dia berusaha, atau saatnya dia berhenti mencoba sesuatu.

2. Memfasilitasi Anak sesuai dengan Kemampuan
Jika sudah memberikan kepercayaannya, selanjutnya orang tua bisa memfasilitasi minat dan potensi yang dimiliki anaknya. Orang tua harus melihat dari sudut pandang positif terlebih dahulu pada ketertarikan anaknya terhadap sesuatu. Jika anak ingin menjadi atlet, orang tua bisa melihatnya sebagai cara agar anak semangat olahraga, menjaga kesehatan hingga memiliki jiwa kompetitif. Pada akhirnya anak mau berusaha melakukan yang terbaik untuk mewujudkan keinginannya.

Itulah manfaat dan pentingnya dukungan orang tua bagi anak yang ingin menjadi atlet. Untuk mendukung proses  belajar mandiri anak, bisa dengan memanfaatkan platform belajar digital seperti kejarcita.id. Terdapat berbagai fitur lengkap seperti contoh rpp merdeka belajar, contoh soal akm, video pembelajaran, dan lainnya. Yuk manfaatkan kejarcita.id sebagai  sumber belajar anak!
0
Masuk untuk memberikan balasan
education
Education
3.8K Anggota • 16.9K Threads
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia