wawanadalah21Avatar border
TS
wawanadalah21
Apakah Rapor Pendidikan Indonesia sebagai Data Siswa Semata?
Apakah Rapor Pendidikan Indonesia sebagai Data Siswa Semata?

Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Sumber: Kemdikbud


Pendidikan di Indonesia sebagai ujung tombak peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Tanpa pendidikan, Indonesia tidak mampu dan tidak akan bisa menjadi negara yang besar. Mulai sebelum didirikan negara ini pendidikan diutamakan para pendiri bangsa ini mereka adalah orang-orang yang berpendidikan. Tanpa mendapatkan pendidikan pendiri bangsa tidak bisa mendirikan Indonesia sebagai negara yang besar.

Berkat para pendiri, pendidikan di Indonesia semakin berkembang dan maju. Bahkan setiap warga negaranya wajib mengenyam pendidikan mulai SD hingga Perguruan tinggi. Kebijakan dikeluarkan oleh pemerintah. Satu diantaranya tentang rapor. Lalu apa kegunaan Rapor ini, apakah hanya laporan semata?

Ya, rapor ini dimiliki setiap siswa pada jenjang pendidikan dasar menengah akan memiliki buku rapor. Data yang tertera pada buku rapor siswa meliputi informasi biodata peserta didik, nilai pencapaian kompetensi peserta didik serta informasi lain pendukung dokumen laporan hasil belajar. Kegiatan penilaian dilakukan oleh pihak sekolah. Didelegasikan kepada guru secara langsung.

Membahas tentang rapor, tahun 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN). Hal itu sebagai salah satu bentuk evaluasi sistem pendidikan yang berfokus pada kompetensi literasi, numerasi, dan karakter, serta penilaian kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif.  Kini, Kemendikbudristek berinovasi dengan menghadirkan platform Rapor Pendidikan yang berisi laporan hasil Asesmen Nasional dan analisis data lintas sektor untuk masing-masing satuan pendidikan dan daerah.

Rapor Pendidikan diluncurkan untuk membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan mempelajari kondisi masing - masing dan melakukan perbaikan. Platform ini menyajikan hasil asesmen nasional dan data lain mengenai capaian hasil belajar satuan pendidikan ke dalam suatu tampilan terintegrasi. Platform ini menyajikan informasi mengenai kualitas dan jangkauan secara sederhana dan mudah dijangkau.

Perbedaan evaluasi pendidikan dahulu dengan sekarang. Berbagai sumber dan melakukan pengisian borang berkali-kali - kali. Hasil evaluasi yang beragam Mengukur berbagai hal Hanya AN dan Dapodik serta tidak ada pengisian borang – boring tambahan evaluasi hanya satu Mengukur hal yang kunci, yaitu mutu dan pemerataan hasil belajar. Selain itu, Rapor Pendidikan mengintegrasikan berbagai data pendidikan untuk membantu satuan pendidikan dan dinas pendidikan mengidentifikasi capaian dan akar masalah, melakukan refleksi, serta merancang langkah-langkah pembenahan yang efektif berbasis data.

Isi Rapor Pendidikan Rapor Pendidikan terdiri dari indikator - indikator yang mencerminkan 8 Standar Nasional. Pendidikan dan mencakup bidang - bidang yang berkaitan dengan input, proses, dan output pembelajaran, sebagai berikut:

a.  Input: Standar GTK, Standar Sarpras, Standar Pembiayaan

b.  Proses: Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pengelolaan

c.  Output: Standar Kompetensi Lulusan

Cara Mengakses Rapor Pendidikan:

a. Sekolah dan Dinas Pendidikan, dengan mengaktivasi akun pembelajaran di belajar.id

b.  Masyarakat, dengan mengakses dan mempelajari capaian satuan pendidikan dan daerah di raporpendidikan.kemdikbud.go.id/app.

Untuk lebih jelas pemaparan tentang Rapor Pendidikan Indonesia. Mas Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menjelaskan bahwa Rapor Pendidikan Indonesia adalah Platform Rapor Pendidikan dirancang untuk memudahkan kepala satuan pendidikan dan dinas pendidikan dalam memetakan kondisi pendidikan di satuan atau daerahnya.

Di sini bisa kita pahami bahwa hal itu untuk mempermudah. Mendikbudristek, Rapor Pendidikan Indonesia juga ditujukan untuk satuan pendidikan dan pemerintah daerah agar bisa mengidentifikasi tantangan pendidikan di satuan pendidikan dan menjadi bahan untuk refleksi. Sehingga bisa menyusun rencana perbaikan pendidikan secara lebih tepat dan berbasis data.

Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan Platform Rapor Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan kementerian lembaga lainnya sejak bulan Oktober 2021 dan membuahkan kesepakatan untuk menggunakan data Rapor Pendidikan dalam mengukur pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Data Rapor Pendidikan digunakan sebagai indikator kinerja pemda di bidang pendidikan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 59 tahun 2021 tentang SPM.

“Satuan pendidikan dapat melihat secara detail elemen-elemen per dimensi, sehingga dapat menggali kondisi capaian dan proses pembelajaran di tempat masing-masing. Selain itu, Dinas Pendidikan dapat melihat secara makro isu yang terjadi di daerah masing-masing dan juga dapat melihat capaian per jenjang yang menjadi fokus,” jelas Mendikbudristek.

Selanjutnya, Mendikbudristek menekankan bahwa Rapor Pendidikan tahun pertama ini hanya menjadi garis dasar (baseline) untuk memetakan kondisi awal indikator utama. Keberhasilan satuan pendidikan dan pemda merupakan kemajuan dari tahun ke tahun, bukan rangking antar pemda atau antar satuan pendidikan.

“Yang penting adalah pemda dan satuan pendidikan bisa memanfaatkan Rapor Pendidikan untuk melakukan identifikasi masalah, refleksi, dan terus melakukan pembenahan layanan pendidikan,” ujarnya.

Data-data di dalam Rapor Pendidikan membuat pemerintah, pemerintah daerah, satuan pendidikan, pendidik, dan orang tua mengerti masalah riil yang dihadapi anak-anak dalam proses pembelajaran, sehingga setiap bagian dari sistem ini bisa merumuskan kebijakan-kebijakan yang lebih fokus dan terarah.

 

Penulis: M. Irwan S




Diubah oleh wawanadalah21 21-06-2022 16:37
0
187
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Terkini
Berita Terkini
8.6KThread2.5KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.