- Beranda
- Stories from the Heart
Mbah Joggo Sang Penunggu Makam Keramat Yang Menarik.....
...
TS
fiksyau
Mbah Joggo Sang Penunggu Makam Keramat Yang Menarik.....

ilustrasi gambar mbah joggo
Disclaimer!!!
Disini aku hanya bercerita! Izinkan ku berbagi cerita. Tanpa ada niatan menyindir pihak manapun.
Diantara kuncen-kuncen didaerah selatan, Mbah Joggo lah yang menarit perhatian.
Uniknya dari beliau ialah fasionnya yang seperti anak milenial warga +62, tampilan sehari harinya memakai celana jeans, jaket kulit kekinian, serta rokok kecil dan selalu membawa cangklong tulang disetiap pertemuan. Menurutku, jauh dari kata "Mbah kuncen" pada umumnya yang identik dengan asesoris sepiritual.
Awalnya aku berfikir ketika salah satu teman menyebut kata "Mbah kuncen," bayang ku. Visualnya itu seram dan menakutkan tak lazim pula pakain serba hitam. Namun usai mendapatkesempatan bisa ketemu dan ngobrol bareng, lamunan dalam benakpun sirnah!
Mbah Kuncen. Tubuhnya tegak, wajah nya berseri, bicara nya jelas dan teratur, hampir semua yang keluar dari lisan nya bermuatan kata-kata hikmah.
Kagumku diawal ia selalu menyebut "Kuasa Tuhan" tanpa berbangga diri sedikitpun "Cah angon dogeng" guyon Mbah usai bercerita. Seakan ngobrol santai bahas agama dan tak sedikit yang berbau nasehat.
Frame beliau adalah ketika bercerita serius selalu ada saja yang ia sisipkan lucu didalamnya, seakan kita santai!
Ciri khas Mbah Kuncen selain pipa rokok, ia sering mengalungi tasbih coklak dan kopyah hitam dengan pin bendera indonesia. Dan mungkin ini sangat jarang, hanya pertemuan tertentu mbah memakai belangkon hitam dikepalanya.
Menurutku, tak ada asesoris yang menonjol seperti mbah-mbah diluar sana, hanya cincin kecil di jari kelingking. Pandangan ku, apabila mbah sowan hanya untuk ngobrol dan ngopi tanpa ada ibadah, tampak tampilan nya seperti anak muda malam mingguan. Bedanya beliau bermuka tirus dan berambut putih!
Ia berilmu tinggi terlihat dari atitude dan ucapanya yang sesekali aku peratikan disetiap pertemuan, contoh kecil: seperti berdiri ketika kami datang untuk bersalaman, sopan santun nya walau ia lebih tua sangat diacungkan jempol dan sangat tawadhu Mbah Joggo.
Mbah Kuncen seorang guru dan spiritualis yang waro. Salutku, murid yang belajar pada beliau sudah dipanggil guru didaerahnya masing-masing dan rata-rata kebanyakan pria berkepala 4.
Kami sangat sulit bertemu pada beliau, walau ia memakai WhatsApp. Namun ketika bertemu seakan perkataan nya "dalam" bak orang makhrifat yang selalu belajar arti tuhan dalam hidup, unik nya dari Mbah tak pernah memanggil nama selalu ada kata panggilam tersendiri seperti : memanggil murid-murid nya itu Teman, ia memanggil orang baru bukan (bang) melainkan (dek, dhen aji, dhen) itu yang kuamati.
Positifnya ia bercerita tak kurang dari edukasi dan intropeksi tanpa kami merasa tersindir.
"Apakah ia wali??? Atau aku yang baru tahu sirkel ini?" lamunan dalam benak yang menjadi misteri!!!
Hanya tuhan lah yang tahu.
sumber gambar: google
69banditos dan Araka memberi reputasi
3
659
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.2KAnggota
Komentar yang asik ya