Hobby
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
1
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62ab0b943726a63d4e49ad86/art-review-lukisan-lee-man-fong---satay-seller-1967
Lee Man Fong merupakan seorang pelukis Indonesia yang lahir di Tiongkok dan diakui sebagai salah satu pelukis yang membawa nama seni Indonesia ke mancanegara. Lee Man Fong pernah tinggal di Belanda karena mendapat beasiswa Malino Pada tahun 1946-1952 dan ia adalah satu-satunya orang non-Belanda yang mendapatkan beasiswa tersebut. Hingga akhirnya Lee Man Fong menjadi warga negara Indonesia dan menj
Lapor Hansip
16-06-2022 17:53

Art Review Lukisan Lee Man Fong - Satay Seller, 1967

Art Review Lukisan Lee Man Fong - Satay Seller, 1967

Lee Man Fong merupakan seorang pelukis Indonesia yang lahir di Tiongkok dan diakui sebagai salah satu pelukis yang membawa nama seni Indonesia ke mancanegara. Lee Man Fong pernah tinggal di Belanda karena mendapat beasiswa Malino Pada tahun 1946-1952 dan ia adalah satu-satunya orang non-Belanda yang mendapatkan beasiswa tersebut.

Hingga akhirnya Lee Man Fong menjadi warga negara Indonesia dan menjadi pelukis yang ditunjuk oleh Presiden Soekarno untuk membuat buku yang berisi seluruh karya seni yang dimiliki Presiden Soekarno.

Quote:Art Review Lukisan Lee Man Fong - Satay Seller, 1967

Lukisan ini berjudul Satay Seller atau Penjual Sate yang dibuat pada tahun 1967 di atas papan masonite berukuran 122 x 61 cm dengan cat minyak.

Sesuai dengan judulnya objek dari lukisan ini adalah penjual sate yang sedang duduk membakar sate yang dijualnya.

Terlihat seorang bapak penjual sate berkumis yang sedang fokus membakar sate dengan kipas di tangan kanan dan sate di tangan kirinya, detail dengan alat bakar dan arang yang menyala berwarna merah.

Terdapat juga perlengkapan dagangan seperti botol, panci, mangkok dan sate yang terpajang di gerobak gendongnya yang terbuat dari kayu. Semua objek tersebut terlihat jelas dengan latar belakang pohon dan dedaunan yang digambarkan dengan Chinese Art Style yang merupakan ciri khas dari Lee Man Fong.

Pada umumnya Lee Man Fong membuat out line berwarna hitam dengan tarikan spontan dan menerus pada lukisannya, ditambah dengan warna coklat kekuningan pada latar belakang yang menjadi ciri khas Chinese Art Style. Lee Man Fong memadukan ciri khas tersebut dengan pemandangan yang ditemukan sehari-hari di Indonesia yaitu penjual sate. Teknik dan gayanya merupakan gabungan dari Chinese Classical, Eropa dan Indonesia karena kekagumannya pada Rembrandt, sehingga gaya-gayanya dipengaruhi oleh Rembrandt.

Satay Seller, 1967 ini menggambarkan pemandangan kehidupan sehari-hari dan merupakan kegiatan ekonomi masyarakat pada saat itu. Pemilihan objek pedagang sate dengan gerobak gendong yang dilukis oleh Lee Man Fong ini menunjukan bahwa Lee Man Fong adalah seorang pelukis yang sederhana dan gemar menggambarkan sketsa kehidupan lokal Indonesia.

Sejak dari Belanda Lee Man Fong semakin terinspirasi untuk menggambarkan keindahan dari kesederhanaan kehidupan sehari-hari. Dengan objek bertema kegiatan masyarakat lukisan ini sangat menarik untuk dikoleksi. Lukisan dengan objek pedagang sate memiliki unsur nilai kepedulian sosial yang kuat serta kejujuran dalam menggambar objeknya. Bahkan dengan keahlian yang dimiliki Lee Man Fong bisa menggambar pedagang sate menjadi objek yang istimewa.



Masterpiece: Southeast Asian, Chinese & Modern Contemporary Art

Online Auction 16 June - 5 July 2022

Register and Bidding
https://auctions.masterpiece-auction.com/

Website
https://masterpiece.auction

Art Review Lukisan Lee Man Fong - Satay Seller, 1967

Diubah oleh masterpieceauct
0
Masuk untuk memberikan balasan
koleksi-lukisan-tua
Koleksi Lukisan Tua
534 Anggota • 29 Threads
Art Review Lukisan Lee Man Fong - Satay Seller, 1967
10-09-2022 21:20
Realisme sejati... pelukisnya telah melalui perjalanan panjang
0 0
0
icon-hot-thread
Hot Threads
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia