Kaskus

Tech

bajer.dinar212Avatar border
TS
bajer.dinar212
Ada Pencucian Uang di NFT, Nilainya Rp 20 Miliar

Ada Pencucian Uang di NFT, Nilainya Rp 20 Miliar

Jakarta - Non-fungible token (NFT) sudah sering diperingatkan dapat menjadi tempat pencucian uang. Perusahaan analitik blockchain, Chainalysis pun mengendus hal tersebut.

Menyadur CNBC, Kamis (3/2/2022), data dari Chainalysis menunjukkan pada 2021, uang kripto senilai kurang lebih US$ 44,2 miliar dikirim ke dua jenis smart contract Ethereum terkait dengan pasar dan koleksi NFT.

Smart contract adalah kumpulan kode yang mendukung aplikasi dan NFT yang terdesentralisasi.

Chainalysis menemukan aktivitas pencucian uang di NFT. Pada kuartal ketiga 2021, dana yang dikirim ke pasar NFT melalui alamat terlarang melonjak secara signifikan, melampaui kripto senilai US$ 1 juta. Pada kuartal keempat, jumlah itu mencapai tepat di bawah US$ 1,4 juta atau setara Rp 20 miliar (asumsi kurs: Rp 14.300).

Untuk menghitung temuannya, Chainalysis melacak alamat terlarang, atau yang terkait dengan penjahat seperti scammers untuk melihat apakah penjahat dunia maya menggunakan dana ilegal untuk membeli NFT.

Chainalysis menolak untuk mengungkapkan platform NFT spesifik mana yang dianalisis, tetapi mengatakan bahwa temuannya hanya mencakup NFT yang dibeli dengan ether (ETH) dan wrapped ether (WETH), bukan fiat.

Meskipun jumlah potensi pencucian uang berbasis NFT pada tahun 2021 sangat kecil dibandingkan dengan pencucian uang berbasis kripto secara keseluruhan, kata Chainalysis hal itu perlu ditunjukkan.

"Pencucian uang, dan khususnya transfer dari bisnis kripto yang dikenai sanksi, mewakili risiko besar untuk membangun kepercayaan pada NFT, dan harus dipantau lebih dekat oleh pasar, regulator, dan penegak hukum," tulis perusahaan itu.

Direktur penelitian di Chainalysis, Kim Grauer mengingatkan para investor harus mempertimbangkan untuk memilih pasar NFT yang memiliki perlindungan untuk pencucian uang dan aktivitas penipuan lainnya. Memilih pasar yang memiliki reputasi baik dapat membantu memperkuat pasar NFT secara keseluruhan.

"Laporan kami menunjukkan bahwa berkat transparansi yang melekat pada blockchain, platform NFT dengan data dan alat yang tepat dapat secara efektif memantau platform mereka untuk ditutup dan mencegah penyalahgunaan seperti pencucian uang," kata Grauer.

"Platform NFT harus mempertimbangkan aturan yang melarang perdagangan pencucian di platform mereka untuk membangun lebih banyak kepercayaan di kelas aset ini," tambahnya.


Sumber : https://finance.detik.com/moneter/d-...iliar?single=1
amdar07Avatar border
amdar07 memberi reputasi
1
282
1
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Komunitas NFT Indonesia
Komunitas NFT Indonesia
860Thread2.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.