- Beranda
- Berita Luar Negeri
Mayoritas Bursa Asia Melemah, Yield Treasury AS Naik
...
TS
everest.card
Mayoritas Bursa Asia Melemah, Yield Treasury AS Naik

Singapura, Beritasatu.com — Mayoritas bursa Asia-Pasifik ditutup melemah pada perdagangan Rabu (5/1/2021). Saham-saham teknologi berada di bawah tekanan meningkatnya imbal hasil obligasi AS.
Nikkei 225 Tokyo naik 0,1%, indeks komposit Shanghai turun 1,02%, Hang Seng Hong Kong turun 1,86%, S&P/ASX 200 turun 0,32%, Kospi Korsel turun 1,18%, Straits Times Singapura turun 0,73%.
Saham Tencent yang terdaftar di Hong Kong turun 4,36% pada perdagangan sore ini. Raksasa teknologi itu pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka akan melepaskan 2,6% sahamnya di Sea Limited.
BACA JUGA
Bursa Asia Mixed, Saham Teknologi Tertekan Imbal Hasil Obligasi
Saham perusahaan teknologi Tiongkok lainnya yang terdaftar di Hang Seng juga turun, dengan Meituan turun 9,93%, sementara Kuaishou jatuh 6,64%. Indeks teknologi Hang Seng anjlok 4,24%.
Regulator Tiongkok mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah mendenda unit Alibaba, Bilibili dan Tencent karena pelaporan aksi korporasi yang tidak tepat. Regulator dunia maya negara itu juga mengumumkan RUU aplikasi seluler, termasuk persyaratan tinjauan keamanan bagi aplikasi yang dapat mempengaruhi opini publik.
Samsung Electronics Korea Selatan turun 1,65%, sementara Kakao turun 5,38%. Di Australia, saham Afterpay tergelincir 4,01%.
Koreksi terjadi ketika investor memantau suku bunga di pasar obligasi, dengan imbal hasil Treasury AS naik tercepat dalam dua dekade. Benchmark hasil Treasury AS 10-tahun naik setinggi 1,71% pada hari Selasa, dan terakhir ada di 1,6438%. Saham teknologi cenderung terpukul saat suku bunga obligasi naik.
Dalam perkembangan perusahaan lainnya, saham China Mobile yang terdaftar di Hong Kong melonjak 3,54%. Perusahaan melakukan debut perdagangan di Shanghai pada hari Rabu dalam penawaran saham publik terbesar di Tiongkok dalam satu dekade.
Sementara itu, saham China Huarong Asset Management anjlok hampir 50% setelah melanjutkan perdagangan dari suspensi sembilan bulan.
link
0
437
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.2KThread•21.1KAnggota
Komentar yang asik ya