Kaskus

News

  • Beranda
  • ...
  • Education
  • Menghadapi Nataru Pemerintah Menerapkan PPKM Level 3 Sudah Tepat

wawanadalah21Avatar border
TS
wawanadalah21
Menghadapi Nataru Pemerintah Menerapkan PPKM Level 3 Sudah Tepat
Mewaspadai gelombang ketiga kita harus siap menghadapi. Namun dengan harapan besar gelombang tidak ada.

Kita sekarang ini sering mendengar kasus Covid-19 di luar negeri seperti di wilayah  Eropa mulai naik.

Ditambah lagi soal varian Covid-19 baru bisa lebih cepat menularkan.

Kita sebagai masyarakat tentu ada rasa waswas dengan adanya varian baru ini yang cepat menularkan.

Namun perlu kita sadari bahwa kasus Covid-19 di Indonesia mulai menurun jangan sampai ada gelombang ketiga.

Penurunan kasus covid di Indonesia berkat kerjasama Pemerintah dan masyarakat menangulangi pandemi secara bersama-sama.

Tak lama lagi masyarakat Indonesia akan merayakan Natal dan Tahun Baru.

Untuk mengantisisipasi lonjakan kasus di Indonesia. Pemerintah mengambil keputusan cepat. Yaitu dengan menerapkan PPKM level 3 di seluruh daerah di Indonesia.

Keputusan  menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 untuk mengatasi peningkatan kasus Covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Berbagai kebijakan dan peraturan dikeluarkan daerah salah satunya peniadaan cuti dan peraturan libur Nataru.

Menurut penulis kebijakan itu adalah pilihan yang tepat.

Lewat (PPKM level 3) menurunkan mobilitas masyarakat angka kasus positif covid 19 dapat dikendalikan.

Apalagi mengingat tren peningkatan mobilitas masyarakat di bulan November yang menujukan pola peningkatakan bila dilihat dari data google mobility index.

Selama ini mobilitas masyarakat untuk aktivitas rekreasi seperti pusat perbelanjaan, restaurant, café, meningkat 7 persen dan kunjungan masyarakat ke tempat umum terbuka meningkat 3 persen  per 25 November kemarin.

Tentunya tanpa penerapan kebijakan PPKM Level 3 dan cuti serta libur Nataru tidak ditiadakan maka mobilitas masyarakat akan terus meningkat.

Hal ini dikhwatirkan dapat berdampak terhadap peningkatan kasus positif.

Dengan itu adanya penerapan PPKM level 3 ini tentunya terbaik untuk masyarakat.


Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa kebijakan PPKM level 3 tersebut masih akan ditambah dengan beberapa pengetatan lain, terutama untuk menghindari timbulnya kerumunan massa.

“Pada libur Nataru ini kita berlakukan pengetatan dan pengetatannya mengadopsi pedoman yang selama ini berlaku untuk PPKM Level 3 plus ada beberapa pengetatan,” ujarnya saat menjadi narasumber Kompas TV live bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Sabtu (20/11) malam.

Muhadjir menyebut beberapa tambahan pengetatan terutama yang berkaitan dengan potensi kerumunan besar-besaran, mulai dari pesta tahun baru, pelaksanaan peribadatan, hingga kemungkinan menutup tempat wisata yang sulit dikendalikan oleh pemerintah daerah setempat.

“Semuanya nanti akan kita tertibkan. Kalau perlu nanti kalau ada tempat wisata yang pemerintah daerahnya tidak bisa mengendalikan ya ditutup,” pungkas mantan Mendikbud tersebut.

Di samping itu, Menko PMK kembali menjelaskan alasan pemerintah menetapkan kebijakan PPKM level 3 selama Nataru.

Selain untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 karena imbas dari pergerakan masyarakat yang begitu masif selama momentum libur panjang tersebut, juga untuk mempertahankan capaian penanganan Covid-19 di Indonesia.

Kondisi kita yang sudah sangat baik saat ini mungkin terbaik di dunia.

"Tapi berkaca dari negara-negara Eropa termasuk negara-negara tetangga kita yang sudah mengalami gelombang ketiga Covid-19, ini juga yang perlu kita antisipasi,"
Diubah oleh wawanadalah21 05-12-2021 18:44
0
1K
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Education
Education
KASKUS Official
23.4KThread17KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.