Kaskus

News

god.romushaAvatar border
TS
god.romusha
Eks PM: Kesepakatan Kapal Selam Bukan untuk Melindungi Australia, Tapi AS
Kesepakatan Australia untuk memperoleh kapal selam yang didukung oleh teknologi nuklir Amerika Serika (AS) bertujuan untuk melindungi negara adidaya itu dari serangan nuklir China . Kesepakatan itu juga telah mengubah hubungan Australia-China.

Demikian pernyataan mantan Perdana Menteri Australia Paul Keating dalam National Press Club.

Menurut Keating pemerintah konservatif Australia saat ini memperlakukan Prancis dengan "mengerikan" dengan membatalkan kontrak senilai USD66 miliar untuk membangun 12 kapal selam diesel-listrik pada September lalu.

Sebaliknya, Australia akan memperoleh delapan kapal selam bertenaga nuklir yang memanfaatkan teknologi AS di bawah aliansi baru dengan Amerika Serikat dan Inggris.

Keating mengharapkan kapal selam Australia akan didasarkan pada desain kelas Virginia AS daripada versi kelas Astute Inggris yang lebih kecil.

“Delapan kapal selam melawan China, ketika kita mendapatkan kapal selam dalam waktu 20 tahun, itu akan seperti melempar segenggam tusuk gigi ke gunung,” kata Keating seperti dikutip dari AP, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: Macron: PM Australia Berbohong soal Kesepakatan Kapal Selam

Menurut Keating Prancis bisa menyediakan kapal selam bertenaga nuklir yang lebih modern daripada kelas Virginia, yang didasarkan pada teknologi 1990-an.

“Jika kami tidak senang dengan fakta bahwa kami mengalami kesulitan mencoba memasukkan mesin diesel ke dalam lambung kapal selam nuklir Prancis, mengapa kami tidak menanyakan tentang kapal selam nuklir paling modern mereka?” tanya Keating.
0
394
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.1KThread21KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.