Kaskus

News

harbisindoAvatar border
TS
harbisindo
Tekan Emisi, Singapura Gabung Powering Past Coal Alliance
Tekan Emisi, Singapura Gabung Powering Past Coal Alliance

Bisnis, JAKARTA – Singapura akan menghapus secara bertahap penggunaan batu bara yang tidak berkurang dalam bauran listriknya pada 2050 dan membatasi pembiayaan langsung pemerintah untuk pembangkit listrik tenaga batu bara yang tidak berkurang secara internasional.

Negara kota itu adalah salah satu dari 28 anggota baru yang pada Kamis (4/11/2021) mendaftar ke aliansi terbesar di dunia untuk menghapus batu bara, Powering Past Coal Alliance. Anggota kelompok termasuk pemerintah daerah, bisnis, dan organisasi lainnya.

Keanggotaan Singapura diumumkan pada Konferensi Perubahan Iklim PBB di Glasgow, juga dikenal sebagai COP26. Ini adalah salah satu pemerintah nasional Asia pertama yang bergabung dengan aliansi tersebut, tulis The Business Times.

Baca : Gawat! Pandemi Covid Menyusut, Emisi Karbon Naik Lagi

Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura, Grace Fu, mengatakan: "Pembakaran batu bara menempatkan miliaran orang dalam risiko langsung. Inilah sebabnya mengapa Singapura memutuskan untuk bergabung dengan Powering Past Coal Alliance, salah satu negara pertama di Asia yang melakukannya. Singapura berkomitmen penuh mempercepat transisi ke masa depan rendah karbon."

Singapura juga telah menandatangani Global Coal to Clean Power Transition Statement, yang mengikat para penandatangannya pada upaya dan kolaborasi internasional untuk beralih dari pembangkit listrik tenaga batu bara tanpa henti pada 2040-an, atau sesegera mungkin setelahnya.

Ini termasuk menghentikan penerbitan izin baru, dan mengakhiri dukungan langsung pemerintah untuk proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru di seluruh dunia. Pernyataan tersebut diprakarsai oleh Kepresidenan COP26 Inggris untuk mempercepat momentum internasional untuk transisi energi global.

Ketergantungan Singapura pada batu bara sangat kecil, dan mencapai kurang dari 2% dari kapasitas pembangkit listriknya saat ini. Namun, untuk wilayah Asia Tenggara yang lebih besar, batu bara terus menjadi sumber bahan bakar yang dominan untuk pembangkit listrik.

Sumber : https://bisnisindonesia.id/article/t...-coal-alliance





Diubah oleh harbisindo 05-11-2021 15:31
0
362
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.1KThread21KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.