- Beranda
- Berita dan Politik
ICW Desak Kapolri Berhentikan Firli dari Keanggotaan Kepolisian
...
TS
mbia
ICW Desak Kapolri Berhentikan Firli dari Keanggotaan Kepolisian
TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Corruption Watch mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjatuhkan sanksi ke Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri. ICW menilai Firli layak diberikan sanksi karena melakukan hal keliru dalam tes wawasan kebangsaan KPK.
Rasanya pantas jika Firli segera diberhentikan dari keanggotaan Korps Bhayangkara," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, lewat keterangan tertulis, Kamis, 30 September 2021.
Sigit sebelumnya menyatakan ingin merekrut 56 pegawai KPK yang dipecat karena TWK. Kurnia menilai pernyataan Sigit itu menunjukkan bahwa Kapolri memandang terjadi kesalahan dalam pelaksanaan TWK. Maka itu, Kapolri mau menarik para pegawai ke institusinya.
Dengan tindakannya dalam penyelenggaraan TWK, secara langsung Firli telah mencoreng lembaga kepolisian," kata Kurnia.
Firli menyandang pangkat Komisaris Jenderal sejak 21 November 2019 tak lama setelah terpilih menjadi Ketua KPK. Jabatan terakhir Firli sebelum menjadi Ketua KPK adalah Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (Kabaharkam).
Dengan tindakannya dalam penyelenggaraan TWK, secara langsung Firli telah mencoreng lembaga kepolisian," kata Kurnia.
Firli menyandang pangkat Komisaris Jenderal sejak 21 November 2019 tak lama setelah terpilih menjadi Ketua KPK. Jabatan terakhir Firli sebelum menjadi Ketua KPK adalah Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (Kabaharkam).
https://nasional.tempo.co/read/15122...aan-kepolisian
Sebelum ada KPK yg mengurusi masalah korupsi emang polisi kan
Rasanya pantas jika Firli segera diberhentikan dari keanggotaan Korps Bhayangkara," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, lewat keterangan tertulis, Kamis, 30 September 2021.
Sigit sebelumnya menyatakan ingin merekrut 56 pegawai KPK yang dipecat karena TWK. Kurnia menilai pernyataan Sigit itu menunjukkan bahwa Kapolri memandang terjadi kesalahan dalam pelaksanaan TWK. Maka itu, Kapolri mau menarik para pegawai ke institusinya.
Dengan tindakannya dalam penyelenggaraan TWK, secara langsung Firli telah mencoreng lembaga kepolisian," kata Kurnia.
Firli menyandang pangkat Komisaris Jenderal sejak 21 November 2019 tak lama setelah terpilih menjadi Ketua KPK. Jabatan terakhir Firli sebelum menjadi Ketua KPK adalah Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (Kabaharkam).
Dengan tindakannya dalam penyelenggaraan TWK, secara langsung Firli telah mencoreng lembaga kepolisian," kata Kurnia.
Firli menyandang pangkat Komisaris Jenderal sejak 21 November 2019 tak lama setelah terpilih menjadi Ketua KPK. Jabatan terakhir Firli sebelum menjadi Ketua KPK adalah Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (Kabaharkam).
https://nasional.tempo.co/read/15122...aan-kepolisian
Sebelum ada KPK yg mengurusi masalah korupsi emang polisi kan
khususfilm dan 2 lainnya memberi reputasi
1
1.4K
13
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
695.7KThread•59.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya