- Beranda
- Berita Luar Negeri
Sekutu Donald Trump Perusuh Capitol Mulai Diadili Bulan Depan
...
TS
harbisindo
Sekutu Donald Trump Perusuh Capitol Mulai Diadili Bulan Depan

Bisnis, JAKARTA– Komite yang menyelidiki kerusuhan gedung parlemen Amerika Serikat Capitol pada Januari lalu telah mengeluarkan panggilan pengadilan pertamanya kepada sekutu mantan Presiden Donald Trump, termasuk Mark Meadows dan Steve Bannon. Komite yang dipimpin Demokrat menuntut dokumen dan memanggil mereka untuk bersaksi pada pertengahan bulan depan. Di sisi lain, anggota parlemen mencari informasi tentang tindakan Trump yang mengarah ke kerusuhan.
Satu surat yang ditulis oleh ketua panitia menunjukkan mereka terlibat dalam upaya untuk membatalkan pemilihan 2020 yang menyebabkan kerusuhan mematikan. Empat panggilan pengadilan pertama komite diberikan kepada Meadows, mantan kepala staf Gedung Putih; Bannon, mantan penasihat Trump; mantan wakil kepala staf Dan Scavino; serta Kashyap Patel, mantan kepala staf Pentagon.
"Komite sedang menyelidiki fakta, keadaan, dan penyebab serangan 6 Januari dan masalah yang berkaitan dengan transfer kekuasaan secara damai," kata komite dalam surat itu pada Jumat (24/9/2021) pagi WIB sebagaimana dilansir BBC.
Dalam empat surat individu, panitia menguraikan alasan memanggil setiap saksi ke depan. Bannon akan ditanya tentang komunikasinya dengan Trump pada akhir Desember dan keterlibatannya dalam membahas rencana untuk membatalkan pemilihan, kata komite tersebut. Mereka mengutip dia mengatakan "semua neraka akan pecah besok" pada malam kerusuhan.
Baca : Amerika Gandakan Pembelian Vaksin Pfizer, Sumbang Negara Miskin
Meadows akan ditanya tentang komunikasinya dengan penyelenggara rapat umum yang mendahului serangan di Capitol. Scavino dilaporkan mengatakan kepada anggota DPR untuk tidak mengesahkan pemilihan Joe Biden, dan Patel terlibat dalam diskusi tentang keamanan di Capitol saat kerusuhan berlangsung.
Dalam sebuah pernyataan, Patel mengatakan dia "kecewa, tetapi tidak terkejut" komite telah mengeluarkan panggilan pengadilan sebelum meminta kerja sama sukarelanya. Sementara itu, Ketua DPR Demokrat Nancy Pelosi mengumumkan pembentukan komite untuk menyelidiki kerusuhan Capitol Hill pada Januari tahun ini.
Pelosi mengatakan komite yang dipimpin Demokrat bertujuan "membangun kebenaran hari itu dan memastikan bahwa serangan semacam itu tidak dapat terjadi lagi". Langkah itu dilakukan setelah Partai Republik di Senat memblokir RUU untuk membentuk komisi bipartisan dalam serangan itu. Sekutu mantan Presiden Donald Trump mengatakan komisi tidak diperlukan.
Pendukung Trump menyerbu Kongres di Washington DC pada 6 Januari dalam upaya yang gagal untuk membatalkan sertifikasi kemenangan pemilihan Presiden AS Joe Biden pada November 2020.
Sumber : Bisnisindonesia.id
Diubah oleh harbisindo 24-09-2021 15:35
0
312
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•20.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya