- Beranda
- Inspirasi
Berdamai dengan Keterbatasan, AP Fotografer dan Atlet Paralimpiade Berbagi Arti Hidup
...
TS
johndearc
Berdamai dengan Keterbatasan, AP Fotografer dan Atlet Paralimpiade Berbagi Arti Hidup
Keterbatasan mungkin menjadi sebuah hambatan bagi beberapa orang. Namun tidak bagi orang-orang ini. Tak selamanya jatuh dalam lubang kesedihan dan penyesalan, orang-orang ini memilih untuk bangkit dan berjalan terus ke depan.Membagikan kisah hidupnya, fotografer, Emilio Morenatti yang memiliki disabilitas ini, berbicara banyak soal hidup bersama dengan para atlet paralimpiade yang ia wawancara.
Di awal tulisannya ia membuka bagaimana ia bertemu dengan sosok Freddie De Los Santos. Emilio bercerita terakhir kali dirinya bertemu dengan Freddie adalah di tahun 2019. Kala itu Emilio dan Freddie menjadi korban ledakan di Afganistan. Keduanya kala itu tengah di rawat di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed. Di saat menjalani perawatan itu keduanya saling berbagi cerita. Freddie yang sebelumnya adalah seorang tentara kerap berbagi soal kelelahan, rasa trauma dan mimpi buruk yang ia alami.
Siapa sangka belasan tahun berselang, Freddie kini memiliki kehidupan baru sebagai atlet paralimpiade. Ya, beberapa tentara Amerika yang pulih dari cedera parah usai bertugas di Irak dan Afgahnistan, memilih untuk melanjutkan kariernya sebagai atlet paralimpiade.
Emilio menuliskan adakalanya ia dirundung oleh rasa sesal. Ia yang tahun ini menerima hadiah Pulitzer mengungkap jika kadang ia rela memberikan segala yang miliki demi bisa berjalan dengan kedua kakinya. Namun, pikiran itu segera ia enyahkan, pasalnya disabilitas yang ia miliki inilah yang justru membawanya di posisinya kini.
Quote:
Refleksi tersebutlah yang kemudian mendorongnya untuk mewawancara para tentara yang kini berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020.
Atlet pertama yang ia ceritakan adalah Melissa Stockwell. Dalam wawancaranya dengan atlet triatlon ini, Emilio tak begitu bisa melakukan pembicaraan intim. Keduanya hanya berbincang soal kehilangan tubuh yang mereka alami dan bagaimana perjuangan mereka sebagai orang tua bagi anak-anaknya.
Lalu cerita beralih dengan wawancaranya dengan Luis Puertas. Sprinter ini mengungkap pada Emilio jika dia lebih suka mengubur masa lalunya. Ia kini lebih fokus untuk mengajar masa depan.
Quote:
Lalu ada juga kisah pengendara sepeda Tom Davis. Kemalangan hidup yang ia alami justru ia ubah menjadi hal yang positif. Ia mengungkap jika tiap luka dan disabilitas yang alami mampu mengubah hidup dan keluarganya menjadi lebih baik. Segala peristiwa penyergapan dan kehilangan kaki yang ia alami adalah sebuah pelajaran hidup yang penting baginya. Bahkan jika diberi kesempatan ia tak akan mengubah hal yang telah terjadi tersebut.
Freddie De Los Santos justru mengungkap hal yang berbeda. Mungkin kini ia dapat tersenyum dengan segala pencapaian yang ia miliki. Namun tanpa ragu dia bisa membakar semua yang dia miliki rumahnya, sepeda balapnya, lukisannya, Tesla baru yang baru dia beli untuk mendapatkan kakinya kembali dan meninggalkan trauma perang yang menghantuinya siang dan malam.

Tibalah dengan atlet terakhir yang diwawancarai oleh Emilio. Berbeda dari yang lain Brad Snyder tak kehilangan anggota badannya, namun ia kehilangan matanya. Dalam tulisannya Emilio menyebut jika ini kali pertama ia memotret cerita tentang orang buta. Demi memperlancar wawancaranya, Emilio memilih untuk menonaktifkan mode senyap kameranya agar Brad bisa tahu saat dirinya difoto.
Brad mengungkap jauh sebelum dia kehilangan penglihatannya, dia tak ingin menjadi apapun. Ia justru ingin tak dikenal oleh siapapun. Namun kenyataan berkata lain, pengalamannya di Afghanistan mengubah seluruh hidupnya.
Selama berbincang dengan Brad, Emilio sengaja mematikan lampu tempat mereka duduk bersama. Ia rupanya ingin merasakan kegelapan yang seperti dirasakan oleh Brad.
Di akhir tulisan, Emilio kembali merefleksikan hidup dan ketidakberuntungan yang ia alami.
Quote:
Tak dapat dipungkiri, kecelakaan yang ia dan kelima atlet alami itu benar-benar mengubah jalan takdir mereka. Mereka awalnya menjalani hidup tanpa nama, namun segala peristiwa yang terjadi di Negeri Orang itu memaksa mereka untuk menjalani kehidupan lain. Hidup dengan disabilitas.
Quote:
Sumber: 1
Foto: spainnews.com, teamusa.org
Diubah oleh johndearc 08-09-2021 23:59
lilsoakedkitten memberi reputasi
1
1.9K
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Inspirasi
10.6KThread•8.3KAnggota
Komentar yang asik ya