Kaskus

News

rakitpcmendingAvatar border
TS
rakitpcmending
Sri Mulyani: Perusahaan Jual Rokok di Bawah Harga Bandrolnya
 Sri Mulyani: Perusahaan Jual Rokok di Bawah Harga Bandrolnya

Jakarta, CNBC Indonesia - Penerimaan cukai hasil tembakau alias rokok hingga Juli 2021 tumbuh sebesar 18,4% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 12,7 triliun. Dibandingkan bulan sebelumnya, tumbuh tipis sebesar 0,7%.

Hanya saja produksi dari rokok justru rendah, yaitu tumbuh 2,8% yoy menjadi 26,47 miliar batang.

"Produksi hasil tembakau tumbuh 2,8%, dari produksi gak setinggi penerimaan cukainya," ungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers APBN KITA secara virtual, Rabu (25/8/2021)

"Tarif rata-rata tertimbang tumbuh 10,4% lebih rendah dari 12,5%. Artinya perusahaan rokok menjual di bawah dari harga bandrolnya. Terutama pabrik rokok gol 1 yang tarif tinggi dan produksi belum optimal," jelasnya.

Pemerintah memang menaikkan cukai rokok pada tahun ini. Di mana rata-rata tertimbang meningkat 10,4% menjadi 618 rupiah per batang.

Di sisi lain, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJB) terus meningkatkan pengawasan atas peredaran rokok ilegal. Semakin tinggi harga rokok memicu peningkatan rokok ilegal.

"Dari pengawasan DJBC, 41% dari total kita lakukan penindakan di bidang rokok ilegal," pungkasnya.

https://www.cnbcindonesia.com/news/2...rga-bandrolnya
jerrystreamer1Avatar border
nomoreliesAvatar border
nomorelies dan jerrystreamer1 memberi reputasi
2
1.2K
10
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
694.3KThread58.4KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.