- Beranda
- Supranatural
(Edisi Lanjutan) Legenda Desa pesugihan (Bagian 2)
...
TS
fran209
(Edisi Lanjutan) Legenda Desa pesugihan (Bagian 2)
(Dokumen Pribadi)Sementara itu di rumah Yanto, Kekeknya mulai gelisah karena cucu semata wayangnya itu belum juga pulang padahal cahaya matahari mulai menghilang.
“Kemana saja sih bocah itu, sudah ku bilangin jangan keluar rumah waktu surup-surup,” grutu kakek yanto yang kerap kali di panggil mbah kung.
Mbah kung sangat gelisa dan mulai mondar-mandir di depan rumahnya sendiri.
“Ada apa kang kok mondar-mandir di situ,” Tanya sarti nenek Yanto yang melihat suaminya begitu gelisa.
“Itu tu si Yanto, sudah kubilang harus kembali kerumah sebelum petang. Masih saja sampai sekarang belum balek,” ujar mbah Kung sedikit kesel.
“Sudah lah kang yang sabar sebentar lagi yanto pasti pulang,” ucap Sarti menenangkan mbah Kung.
“Bukan masalah sabar neng, kamu inget insiden tahun lalu anak tetangga sebelah yang kesurupan karena jalan-jalan waktu surup? Sampai saat ini masih belum di ketahui penyebabnya dan efek setelah kesurupan itu masih membekas sampai sekarang,” jelas mbah kung kepada sarti.
Memang betul satu tahun yang lalu terjadi kesurupan pada anak tetangga lantaran keluar rumah waktu surup-surup. Sampai sekarang pun masih belum di temukan cara menyembuhkan anak tersebut. Kondisi si anak sangat memprihatinkan pasalnya anak tersebut tidak bisa ngomong layaknya manusia pada wajarnya. Anak yang kesurupan tahun lalu itu hanya bisa mengeluarkan suara seperti suara serigala.
“Iya ya kang, aku jadi takut kakang bicara begitu, sana dah kakang cari ke lapangan bola disana, mungkin Yanto masih main bola sama teman-teman sebayanya,” ujar serti sambil meminta mbah kung untuk melihat yanto di lapangan bola.
Kakek yanto pun berangkat menuruti saran dari isrtinya itu, jarak antara rumahnya dengan lapangan bola lumayan jauh. Mbah kung harus melewati deretan pohon kelapa yang berjejeran dipinggir jalan menuju lapangan bola.
Sering kali terlintas dibenaknya akan wajah Yanto, membuat dirinya semakin khawatir. Di tengah deretan pohon kelapa yang berjejer rapi itu, matanya jauh memandang kedepan. Berbekal senter dari korek api ia menerangi jalan di depannya untuk melangkah. Sesekali ia mengarahkan cahaya senternya kesamping kanan dan kirinya.
Ayunan langkah kaki mbah kung sedikit dipercepat ketika hendak melewati barisan pohon kelapa itu. Karena rumor yang beredar di kampung tersebut, pohon kelapa di paling ujung sana adalah tempat ritual pesugihan.
Maka tidak wajar jika melewati pohon terakhir tersebut muncul aurah-aurah mistis. Sedikit tenang hati mbah kung melewati pohon kelapa terakhir itu.
Perasaan tenang tidaklah berlangsung lama, setelah beberapa langkah kemudian ketenangan tersebut kembali terusik dengan alunan musik yang di sebabkan oleh suara hewan malam.
Jauh didepan sana terlihat sesuatu yang bergerak-gerak, mbah kung sangat berharap itu adalah gerak yang di hasilkan oleh cucunya. Harapan mbah kung pun tercapai ketika terlihat dengan jelasnya bahwa cucunya sedang berlari menghampirinya.
“Yanto, dari mana saja kamu kok baru pulang, kakek dan nenek sangat mencemaskanmu,” kata mbah kung dengan suara sedikit tinggi. Yanto pun sedikit ketakutan mendengar suara kakeknya yang sedikit tinggi.
“Kek… Agus tak sadarkan diri !!” dengan suara bergetar ketakutan yanto memberi tahu sang kakek.
“Lha kenapa agus, yanto?” Tanya mbah kung terkejut terhadap kabar yang di sampaikan Yanto.
“Tidak tau kek, tiba-tiba dia terjatuh dan tidak sadarkan diri,” kata Yanto
“Dimana dia sekarang?” Tanya mbah kung menanyakan tempat Agus yang tidak sadarkan diri.
“Itu kek di dekat lapangan bola” jawab yanto
Tanpa banyak cakep lagi mbah kung langsung mempercepat langkahnya untuk segera tiba ke tempat di mana Agus dan temannya berada.
Yanto dan kakeknya pun sedikit berlari-lari ingin segera sampai, namun langkahnya seakan berat sehingga tempat Agus tak sadarkan diri terasa sangat jauh.
0
831
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Supranatural
15.9KThread•14.8KAnggota
Komentar yang asik ya