News
Batal
KATEGORI
link has been copied
45
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/61028560af41fe655b35da04/ukraina-mendapat-kontrak-senilai-us-200-juta-untuk-ekspor-rudal-r-27
Beberapa hari terakhir ini, industri pertahanan Ukraina banyak memuat berita yang mengejutkan. Setelah kemarin (21/7/2021) mengumumkan adanya negosiasi lanjutan dari Indonesia terhadap pengadaan sistem pertahanan pantai RK-360MC Neptune, kini Ukraina mengumumkan bahwa mereka sukses meraih kontrak penjualan rudal R-27 dari sebuah negara di Asia.
Lapor Hansip
29-07-2021 17:39

Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27

Past Hot Thread
Beberapa hari terakhir ini, industri pertahanan Ukraina banyak memuat berita yang mengejutkan. Setelah kemarin (21/7/2021) mengumumkan adanya negosiasi lanjutan dari Indonesia terhadap pengadaan sistem pertahanan pantai RK-360MC Neptune, kini Ukraina mengumumkan bahwa mereka sukses meraih kontrak penjualan rudal R-27 dari sebuah negara di Asia.

Dikutip dari defence-blog.com (28/07/2021), Vladimir Zimin yang menjabat sebagai direktur dari "Artem", mengatakam bahwa perusahaannya mendapat kontrak senilai US$ 200 juta untuk pengadaan rudal R-27. Pihak Artem sebagai manufaktur rudal juga sudah menerima uang muka. Nilai kontrak tersebut merupakan yang terbesar dalam kurun waktu 10-15 tahun terakhir.


Quote:
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27

Rudal R-27.

Ilustrasi: artem.ua



Yang menarik dari kabar terbaru ini, defence-blog.com menyebut ada kemungkinan Indonesia atau India yang akan membeli R-27. Namun, kabar ini masih simpang siur, pasalnya Artem tidak menyebut negara yang membeli rudal ini. Hanya memberi petunjuk, jika pembelinya berasal dari Asia.

Bicara soal R-27, rudal ini memang dirancang khusus untuk digunakan pada pesawat buatan Rusia, mulai dari Sukhoi dan MiG. Maka tak heran, jika negara yang memiliki pesawat Sukhoi atau MiG menjadi pasar yang strategis bagi Ukraina. Sebagai negara yang sempat menjadi bagian Uni Soviet, Ukraina mendapat keuntungan besar di bidang pertahanan. Di mana basis sistem dan standar senjata mereka relatif sama dengan Rusia. Bahkan, beberapa mesin kapal ada di tangan Ukraina.

Pada masa Uni Soviet, produksi R-27 dipasrahkan kepada salah satu manufaktur asal Ukraina, yakni Artem. Sementara di Uni Soviet diproduksi oleh Vympel. Dengan memanfaatkan sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA), sejak beberapa tahun belakangan, Ukraina memang gencar menawarkan rudal ini kepada negara-negara pengguna jet tempur produksi Rusia. Rudal ini termasuk rudal handal yang laris bagi negara-negara pengguna MiG dan Sukhoi. Boleh dikata R-27 bisa disebut rudal udara ke udara yang battle proven.


Quote:
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27

Menurut defence-blog.com, spekulasi pembeli rudal R-27 antara India dan Indonesia ?

Ilustrasi: Tangkapan Layar defence-blog.com



Sebagai pengguna jet tempur Sukhoi Su-27 dan Su-30, Indonesia juga sudah melengkapi jet tempur tersebut dengan rudal R-27. Rudal R-27 yang digunakan TNI AU adalah buatan Vympel NPO, biro perancang dan industri persenjataan Rusia. Rudal yang memliki enam varian ini punya maksimum jarak tembak mulai dari 50-110 km, tergantung sistem pemandu yang digunakan.

Dikutip dari indomiliter.com (29/07/2021), pada gelaran Indo Defence tahun 2018, Ukraina juga sempat menawarkan R-27 kepada Indonesia. Melalui UkrOboronProm, badan ekspor dan industri pertahanan Ukraina, mereka sudah menyiapkan paket kerja sama kepada industri pertahanan Indonesia. Pada waktu itu, dari salah satu booth diperlihatkan full mockup rudal udara ke udara jarak menengah-jauh, R-27.


Quote:
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27

Sosok R-27 pada gelaran Indo Defence 2018.

Foto: indomiliter.com



Terkait rudal R-27 yang dibuat oleh Artem, rudal udara ke udara ini dibuat dalam beberapa varian yang berbeda. Varian tersebut terdiri dari pilihan pemandu semi active radar seeker with command updates, infra red seeker dan passive guidance on radar and jammer. Pihak Artem sendiri memiliki 6 tipe berbeda yang ditawarkan, mulai dari R-27ER1 dan R-27R1 (berpemandu radar semi aktif), R-27ET1 dan R-27T1 (berpemandu infra red), serta R-27EP1 dan R-27P1 (berpemandu radar pasif).

Kontrak yang didapatkan oleh Ukraina tersebut, kedepannya bisa mereka gunakan untuk mengembangkan proyek alutsista yang lain, yakni drone Sokil-300 dan rudal R-360. Keberhasilan Ukraina dalam menjual R-27 merupakan kabar yang menggembirakan bagi industri pertahanan mereka. Dengan memanfaatkan aturan "CAATSA" yang dikeluarkan Amerika, negara ini bisa jadi alternatif pilihan bagi "mereka" yang membutuhkan pasokan senjata buatan Rusia, tapi terhalang aturan "CAATSA".

Lalu bagaimana menurut pendapat agan sekalian tentang proses pengadaan rudal R-27 ini ? Benarkah negara di benua Asia yang memesan rudal ini kemungkinannya India atau Indonesia ? Jika bicara Asia, sebenarnya masih ada nama Vietnam dan Malaysia yang juga memakai produk pesawat tempur Rusia.

Sekian sedikit update berita "lagi" dari Ukraina, semoga pembahasan kali ini bida menambah wawasan dan referensi baru untuk agan sekalian. Sampai jumpa emoticon-Angkat Beer






Referensi Tulisan: 1.2.3
Ilustrasi Gambar: indomiliter.com, artem.ua, Google Image
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
varokahh dan 25 lainnya memberi reputasi
26
Masuk untuk memberikan balasan
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 17:56
200juta USD dapet berapa biji..??

kalo dapet banyak kayaknya pesenan India (punya banyak Su-30 sama Mig-29)
kalo kita kan cuma punya 16 biji Su-27/30..emoticon-Big Grin
Diubah oleh jagotorpedo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kubelti3 dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 17:39
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27


Lagi-lagi dari Ukraina gan, antara India atau Indonesia yang akan membeli rudal ini ?

Petunjuknya sebuah negara di Asia emoticon-Ngacir
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 22:34
Yah memang perlu juga sih beli...

Masa punya Sukhoi kosongan doang.. andaikata kita beli harapan ane pake R-27ER kali yak.. kayaknya mantap.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
frxundftd dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 10 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 10 balasan
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 20:01
Quote:Original Posted By jagotorpedo
200juta USD dapet berapa biji..??

kalo dapet banyak kayaknya pesenan India (punya banyak Su-30 sama Mig-29)
kalo kita kan cuma punya 16 biji Su-27/30..emoticon-Big Grin


sayangnya gak disebutkan jumlahnya gan, India 2 tahun lalu baru saja memesan R-27. apakah mereka mau nambah lagi ? Vietnam mungkin, cmiiw



Quote:Original Posted By pannotia.server
Harganya brrapaan tuh sebiji?...bdw produk produk militer dari ukraina ga di embargo USA dan sekutunya kah?


gak disebutkan harganya gan.


Ukraina sekarang pro barat, jadi gak masalah emoticon-Big Grin



Quote:Original Posted By redemption878
Agk gmn gtu, bsa d pasang d sukhoi/mig

Trus klo yg buatan rusiany gmn??


agak gimama maksudnya gan ? rudal ini memang dari dulu dibuat untuk kedua jet tempur tersebut emoticon-Bingung (S)

yang buatan Rusia tentu marketingnya harus berpikir keras agar produknya laku, karena negara netral pengguna jet tempur Rusia dilarang beli senjata buatan mereka akibat adanya CAATSA



Quote:Original Posted By gonugraha76
Antara Indonesia dan Vietnam.
India baru thn 2019 lalu borong 300 unit R 27 dari Russia untuk armada Sukhoi miliknya.
Indonesia punya R 27 terbatas karena dulu thn 2013 lebih berat pengadaan R 73 dan R 77 jadi ada kemungkinan ditambahkan.
Vietnam mirip dengan Indonesia juga karena hanya punya sedikit stok R 27 dibandingkan dengan R 73 atau R 77 untuk mempersenjatai armada Sukhoinya yang lumayan banyak.


benar om, barusam search berita lagi di internet, India dua tahun lalu baru pesan R-27. kayaknya antara Vietnam atau Indonesia, cmiiw emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 19:50
Antara Indonesia dan Vietnam.
India baru thn 2019 lalu borong 300 unit R 27 dari Russia untuk armada Sukhoi miliknya.
Indonesia punya R 27 terbatas karena dulu thn 2013 lebih berat pengadaan R 73 dan R 77 jadi ada kemungkinan ditambahkan.
Vietnam mirip dengan Indonesia juga karena hanya punya sedikit stok R 27 dibandingkan dengan R 73 atau R 77 untuk mempersenjatai armada Sukhoinya yang lumayan banyak.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
EriksaRizkiM dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 18:42
Agk gmn gtu, bsa d pasang d sukhoi/mig

Trus klo yg buatan rusiany gmn??
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 20:36
Mehong juga yaakemoticon-Hammer2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagotorpedo dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
29-07-2021 17:57
Harganya brrapaan tuh sebiji?...bdw produk produk militer dari ukraina ga di embargo USA dan sekutunya kah?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jlamp dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
01-08-2021 12:07
ini sama kayak sidewinder atau amraam yah? emoticon-Matabelo

yg penting jangan beli torpedo. di indo abis kurban. supply melimpah. emoticon-Peace emoticon-Peace
profile-picture
profile-picture
jlamp dan Gailham memberi reputasi
2 0
2
Ukraina Mendapat Kontrak Senilai US$ 200 Juta Untuk Ekspor Rudal R-27
01-08-2021 08:22
sebisa mungkin kurangi ketergantungan dan keterikatan dengan USA.

kita negara berdaulat tidak mesti tunduk dan patuh kepada kehendak negara lain mana pun.

negara kita punya hak prerogatif sendiri untuk mengadakan sistem pertahanan sesuai kebutuhan. bukan atas instruksi negara lain. terlebih dari USA

USA sudah lama memantau gelagat indonesia tidak tunduk patuh lagi kepada kehendak mereka pasca reformasi 1998.

sehingga sekarang berusaha lagi untuk menekan agar tunduk dan patuh kepada mereka.

emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-2 Jempol emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
profile-picture
profile-picture
jlamp dan judogal memberi reputasi
2 0
2
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia