TS
suhukicau
Langkah Gampang Ternak Burung Kacer
Burung kacer tentu sudah kedengar dekat dalam telinga beberapa pencinta burung. Selainnya memiaranya untuk koleksi dan diikutkan ke sebuah perlombaan, burung kacer kerap diternakkan atau diperbudidayakan sebagai usaha untuk dipasarkan kembali.
Tipe burung kacer yang tersering diternakkan ialah tipe burung kacer jawa dan kacer poci. Untuk kalian yang ingin berusaha untuk ternak burung kacer, berikut langkah ternak burung kacer yang perlu kamu tahu.
Mempersiapkan Sangkar atau Kandang Untuk Burung Kacer
Sangkar atau kandang yang bagus saat kamu lakukan ternak ialah kandang sama ukuran 1 m x 1 m x 2m. Kandang memiliki ukuran besar ini ditujukan agar memuat banyak burung di dalamnya. Ketika menentukan atau membuat kandang, dianjurkan pilih kayu balo sebagai bahan baku dasarnya.
Karena kayu balo sendiri mempunyai susunan yang kuat serta lebih bertahan lama dari gempuran rayap dan lebih dapat dijangkau daripada kayu jati. Janganlah lupa untuk menyiapkan tempat bercengger, tempat minum dan makan, glodok sarang sebagai langkah ternak burung kacer yang betul dan baik.
Pilih Indukan Ternak Kacer
Langkah ternak burung kacer dengan pilih indukan burung kacer yang berkualitas karena bisa tentukan hasil anakan kacer. Ciri-ciri dari indukan yang berkualitas ialah memiliki badan besar dan panjang dan tidak mempunyai cacat fiik di bagian badannya.
Disamping itu, pergerakan dari indukan burung kacer dinamis dan aktif. Upayakan pilih indukan yang berumur sekitaran 10 bulan. Tentu saja burung yang berkualitas ialah burung yang rajin berkicau.
Proses Penjodohan Kacer
Sesudah memperoleh indukan yang berkualitas, kamu bisa meneruskan ke tahapan penjodohan. Dalam menjodohannya benar-benar gampang, kamu perlu menyimpan indukan jantan dan betina yang telah masuk periode kimpoi pada sebuah sangkar.
Lalu simpan ke-2 burung terssebut di lokasi yang jauh dari keramaian. Saat yang diperlukan sesaat, cuman sekitaran smeinggu saja bergantung dari pas atau tidak umur dari burung kacer.
Langkah ternak burung kacer yang perlu jadi perhatian saat proses penjodohan dan perkimpoian burung kacer, pastikanlah kamu selalu memberinya tulang sotong. Pemberian tulang sotong itu mempunyai tujuan untuk perkuat cangkang terlur kacer dan supaya anakan kacer tidak lahir cacat. Gizi yang dikandung tulang sotong baik sekali untuk burung kacer
Periode Bertelur Burung Kacer
Indukan betina dari burung kcaer mulai akan keluarkan telur. Umumnya sekitaran 2 atau 3 telur.Lalu indukan betina akan mendekami telur itu lebih kurang sekitaran 2 mingguan. Umumnya dalam waktu dua minggu, telur dari burung kacer akan menetas. Sesudah anakan menetas, janganlah lupa untuk menambah kroto dan jangkrik supaya kacer betina bisa memberikan makan anakannya.
Indukan burung kacer harus menyuapi atau meloloh anakannya selama3 atau 4 minggu.
Sesudah melalui periode itu, anakan kacer bisa makan sendiri. Langkah ternak burung kacer setelah itu memsiahkan anakan dengan induknya saat indukan mulai mematuk anakan saat merapat ke induknya.
Hal tersebut karena si induk betna telah siao untuk bertelur kembali dan kamu dapat memasangkannya kembali sesudah kamu kasih waktu istirahat sepanjang lebih kurang satu minggu.
Bila kamu ikuti ketentuan itu secara benar, kemungkinan ternak yang kamu kerjakan akan berhasil.
Tapi harus dikenang, kesuksesan datang dari pengalaman. Maka janganlah patah semangat saat ternak burung kacer yang kamu kerjakan alami bahkan juga tidak berhasil atau permasalahan. Tetaplah coba lagi.
sumber : https://suhukicau.com/cara-ternak-burung-kacer/
rulyfarul memberi reputasi
1
245
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Burung
2.2KThread•653Anggota
Komentar yang asik ya