Kaskus

Sports

  • Beranda
  • ...
  • Sports
  • Peringatan Antonio Conte di Final Euro 2020: Awas One on One dari Inggris!

BolabastisAvatar border
TS
Bolabastis
Peringatan Antonio Conte di Final Euro 2020: Awas One on One dari Inggris!
Antonio Conte, pria Italia, yang pernah melatih Chelsea di Inggris. Wajar, kalau pelatih yang membawa Internazionale meraih scudetto 2020-2021 ini memberikan masukan ke timnas Italia di final Euro 2020 melawan Inggris.

Peringatan Antonio Conte di Final Euro 2020: Awas One on One dari Inggris!
Giorgio Chiellini vs Harry Kane (UEFA)

Saat melatih di Inggris, Antonio Conte memimpin Chelsea meraih gelar juara Premier League 2016-2017 dan Piala FA 2017-2018 walau kemudian dilengserkan dari kursi kepelatihan The Blues pada Juli 2018 akibat finis di posisi 5 musim keduanya di London dan gagal membawa Chelsea ke Liga Champions.

Peringatan Antonio Conte di Final Euro 2020: Awas One on One dari Inggris!
Conte juara Premier League (Bleacer Report)


Apa kata Conte? Kepada Gazzetto dello Sport, Conte berharap bek-bek Italia waspada terhadap situasi one on one dengan pemain Inggris. Wajar, ada Raheem Sterling, Bukayo Saka, Jadon Sancho, hingga Phil Foden yang bakal menantang bek-bek Italia duel satu lawan satu di pertahanan lawan.

Plus, Conte menilai Harry Kane adalah tipe sniper di kotak penalti. Mendapat peluang, Kane membungkam lawan. Jangan lupa, semua pemain depan Inggris belum ada yang mencapai usia 30 tahun.

Kata Conte, gaya bermain Inggris selalu memancing lawan dalam situasi one on one. Pemain Inggris jago mendribel bola, memotong masuk ke pertahanan lawan.

Peringatan Antonio Conte di Final Euro 2020: Awas One on One dari Inggris!
Federico Chiesa and Luke Shaw (UEFA) 


Di sinilah Italia harus memperlihatkan kematangan bermain dan membaca variasi permainan lawan.

Masuk akal sih. Mengikuti gaya bermain Inggris yang mengajak lawannya main cepat akan berisiko bagi Italia. Apalagi, barisan pertahanan Italia tergolong "veteran" bila dibandingkan dengan penyerang-penyerang Inggris.

Lihat saja, kapten Italia, Giorgio Chiellini, sudah berusia 36 tahun. Pemimpin kedua di belakang, Leonardo Bonucci, berusia 34 tahun. Di kiri, bek Emerson sudah 33 tahun. Hanya Giovanni Di Lorenzo bek kanan yang masih di bawah 30 tahun, dia berusia 27 tahun.

Apakah nasihat Antonio Conte menjadi kunci sukses Roberto Mancini meracik strategi Italia di final Euro 2020? Kita tunggu, Senin, 12 Juli 2021, pukul 02.00 WIB.
0
776
2
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sports
Sports
KASKUS Official
24.4KThread17.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.