TS
nathadcc
5 Tips Mudah Untuk Clean Eating yang Bikin Badan Lebih Sehat
Haloo gan n sis, kembali lagi nih ane mau membahas seputar masalah tentang seputar kesehatan dan lifestyle *yang pasti bukan masalah cinta ya hehehehehe 








*
Ternyata pola makan juga sangat mendukung banget dalam gaya hidup sehat, tetapi kita juga harus pintar melihat gizi dan nutrisi yang ada di dalam kandungan makanan tersebut.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat soal gaya hidup sehat, pilihan pola makan clean eating juga semakin diminati. Clean eating bukan berarti memilih makanan dari tingkat kebersihannya, tapi membuat pilihan makanan yang lebih bergizi untuk tubuh dan menghilangkan makanan yang memberi efek buruk untuk kesehatan.
Sebetulnya, gak ada aturan ketat soal clean eating. Kamu hanya perlu memilih makanan yang segar, alami, utuh, dan mendekati bentuk alaminya. Contohnya, daripada makan bakso atau patty burger, lebih baik memilih ikan atau daging utuh yang hanya sedikit mengalami pemrosesan. Alih-alih memilih makanan dalam kaleng atau kemasan, lebih baik pilih yang masih segar dan alami.
Nah, untuk kamu yang ingin memulai pola clean eating, bisa mengikuti tips berikut ini:
1. Perbanyak makan buah dan sayur
Konsep utama clean eating adalah memilih makanan yang alami, utuh, dan sedikit mengalami pemrosesan. Dengan kata lain, sayuran dan buah adalah pilihan utama saat menerapkan konsep ini.
Selalu masukkan buah dan sayur dalam menu makan besar dan camilan kamu. Perhatikan pula cara mempersiapkannya. Misalnya, daripada es buah, buah lebih baik dimakan langsung begitu saja. Es buah biasanya mengandung gula berlebih yang justru membahayakan kesehatan.
Begitu pula dalam menyiapkan sayuran. Sayuran lebih baik dimakan dalam bentuk utuh dan alami, seperti disajikan dalam bentuk salad segar, dibanding sayuran yang ditumis. Setelah ditumis, sayuran akan kehilangan banyak nutrisi karena terkena panas. Belum lagi soal minyak yang digunakan untuk menumis yang bisa merugikan bagi kesehatan.
2. Berhenti makan makanan olahan
Makanan olahan mudah dikenali karena biasanya dijumpai dalam kemasan plastik, kaleng, atau toples. Selama makanan tersebut diolah di pabrik, biasanya akan kehilangan banyak kandungan nutrisinya.
Selain itu, makanan olahan juga tinggi kandungan gula dan garam tambahan, penguat rasa, bahan pengawet, serta rendah serat. Bahan-bahan tambahan tadi sulit dicerna oleh tubuh dan bisa berisiko menimbulkan penyakit seperti gangguan kesehatan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
Sosis, nugget, roti, mi instan, dan makanan ringan seperti keripik, permen, dan kue-kue adalah beberapa makanan olahan yang mudah didapat dan sering ditemui di tempat belanja.
.
.
Penasaran dengan kelanjutannya? Langsung baca Disini Aja. Website yang membahas seputar kesehatan, lifestyle, food, event, dan lainnya, semua bisa kamu dapatkan di Goodlife. Dan jangan lupa follow Instagram kita di @_Goodlife.id_ untuk fakta unik lainnya. Stay Healthy Stay Safe and Stay Awesome









*Ternyata pola makan juga sangat mendukung banget dalam gaya hidup sehat, tetapi kita juga harus pintar melihat gizi dan nutrisi yang ada di dalam kandungan makanan tersebut.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat soal gaya hidup sehat, pilihan pola makan clean eating juga semakin diminati. Clean eating bukan berarti memilih makanan dari tingkat kebersihannya, tapi membuat pilihan makanan yang lebih bergizi untuk tubuh dan menghilangkan makanan yang memberi efek buruk untuk kesehatan.
Sebetulnya, gak ada aturan ketat soal clean eating. Kamu hanya perlu memilih makanan yang segar, alami, utuh, dan mendekati bentuk alaminya. Contohnya, daripada makan bakso atau patty burger, lebih baik memilih ikan atau daging utuh yang hanya sedikit mengalami pemrosesan. Alih-alih memilih makanan dalam kaleng atau kemasan, lebih baik pilih yang masih segar dan alami.
Nah, untuk kamu yang ingin memulai pola clean eating, bisa mengikuti tips berikut ini:
1. Perbanyak makan buah dan sayur
Konsep utama clean eating adalah memilih makanan yang alami, utuh, dan sedikit mengalami pemrosesan. Dengan kata lain, sayuran dan buah adalah pilihan utama saat menerapkan konsep ini.
Selalu masukkan buah dan sayur dalam menu makan besar dan camilan kamu. Perhatikan pula cara mempersiapkannya. Misalnya, daripada es buah, buah lebih baik dimakan langsung begitu saja. Es buah biasanya mengandung gula berlebih yang justru membahayakan kesehatan.
Begitu pula dalam menyiapkan sayuran. Sayuran lebih baik dimakan dalam bentuk utuh dan alami, seperti disajikan dalam bentuk salad segar, dibanding sayuran yang ditumis. Setelah ditumis, sayuran akan kehilangan banyak nutrisi karena terkena panas. Belum lagi soal minyak yang digunakan untuk menumis yang bisa merugikan bagi kesehatan.
2. Berhenti makan makanan olahan
Makanan olahan mudah dikenali karena biasanya dijumpai dalam kemasan plastik, kaleng, atau toples. Selama makanan tersebut diolah di pabrik, biasanya akan kehilangan banyak kandungan nutrisinya.
Selain itu, makanan olahan juga tinggi kandungan gula dan garam tambahan, penguat rasa, bahan pengawet, serta rendah serat. Bahan-bahan tambahan tadi sulit dicerna oleh tubuh dan bisa berisiko menimbulkan penyakit seperti gangguan kesehatan jantung, tekanan darah tinggi, dan diabetes.
Sosis, nugget, roti, mi instan, dan makanan ringan seperti keripik, permen, dan kue-kue adalah beberapa makanan olahan yang mudah didapat dan sering ditemui di tempat belanja.
.
.
Penasaran dengan kelanjutannya? Langsung baca Disini Aja. Website yang membahas seputar kesehatan, lifestyle, food, event, dan lainnya, semua bisa kamu dapatkan di Goodlife. Dan jangan lupa follow Instagram kita di @_Goodlife.id_ untuk fakta unik lainnya. Stay Healthy Stay Safe and Stay Awesome
0
294
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Health
25.2KThread•13KAnggota
Komentar yang asik ya