- Beranda
- Sports
Kabar Terkini 14 Penendang Pinalti Final UCL 2008, Banyak Yang Terjun Ke Kepelatihan
...
TS
fizu22
Kabar Terkini 14 Penendang Pinalti Final UCL 2008, Banyak Yang Terjun Ke Kepelatihan

John Terry terpeleset dan membuat tendangannya meleset pada babak adu pinalti final UCL 2008.
Final UEFA Champions League 2008 yang mempertemukan dua klub asal Inggris, Manchester United dan Chelsea menjadi final yang cukup dikenang oleh para penyuka sepakbola.
Walaupun sudah 13 tahun berlalu, pertandingan yang akhirnya menjadikan Manchester United sebagai juara ini tetap dikenang dan selalu diingat apalagi momen terpelesetnya kapten Chelsea, John Terry saat babak adu pinalti yang membuat kesempatan Manchester United untuk juara terbuka kembali setelah tertinggal akibat sepakan titik putih Cristiano Ronaldo yang mampu dibaca oleh Petr Cech sebelumnya.
Pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Luzhniki, Moskow dengan suhu 14°c pada 21 Mei 2008 dengan dihadiri 67.310 penonton ini dipimpin oleh wasit asal Slovakia, Ľuboš Micheľ.
Seperti disinggung di awal, pertandingan final ini berlangsung hingga babak adu pinalti setelah 120 menit kedua kesebelasan hanya bermain imbang 1-1 setelah Ronaldo mencetak gol pada menit ke-26, dan Lampard mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-45.
Pada babak adu penalti sendiri, ada 7 penendang dari masing-masing klub dengan semuanya menjadi gol kecuali sepakan Ronaldo, Terry, dan juga Anelka. Berikut detailnya :
Spoiler for Detail Pinalti Final UCL 2008:
Pada 2021 atau sudah 13 tahun setelah itu terjadi, bagaimana kabar 14 pemain yang menjadi penendang pinalti pada laga tersebut? Berikut penjelasan singkat dari Fizu22 berikut ini.
1. Carlos Tevez
Penyerang kelahiran Ciudadela, Argentina pada 5 Februari 1984 yang bermain di Eropa pertama kali bersama West Ham pada 2006 setelah didatangkan dari Corinthians dengan harga €14,60 M ini bermain bersama Manchester United selama dua musim dengan status pinjaman dari West Ham.
Pada 2021, penyerang yang sempat membela rival sekota, Manchester City ini bermain bersama Boca Juniors sejak Januari 2018 setelah sebelumnya bermain di China bersama Shanghai Shenhua.
2. Michael Ballack
Pemain yang datang ke Chelsea pada 2006 dan pergi dari Chelsea pada 2010 untuk memperkuat Bayern Leverkusen ini adalah pemilik 98 pertandingan bersama timnas senior Jerman.
Pemain yang dikenal sebagai "Mr. Runner-up" karena sering hanya menjadi yang kedua ini pasca pensiun lebih sering terlihat menjadi pengamat dan komentator dalam acara sepakbola.
3. Michael Carrick
Gelandang bertahan berkebangsaan Inggris pemilik 34 caps sejak debutnya pada 25 Mei 2001 ini adalah pemain yang saat sebelum bermain bersama Manchester United, pernah bermain bersama Spurs dan West Ham.
Pesepakbola yang datang ke Old Trafford pada Juli 2006 ini, kini menjadi asisten dari Ole Gunnar Solskjaer setelah sebelumnya mengawali karir tersebut pada 2018 bersama Jose Mourinho.
4. Juliano Belletti
Pesepakbola kelahiran Cascavel, Brazil, 20 Juni 1996 dengan nama lengkap Juliano Haus Belletti ini adalah pemain Chelsea dalam kurun waktu 2007 hingga 2010.
Pemain yang berposisi sebagai bek kanan ini Pensiun pada 2011. Sejak Februari 2021, Pemain pengoleksi 2 gol dari 24 pertandingan bersama timnas senior Brazil ini menjadi Asisten Manajer dari klub masa kecilnya, Cruzeiro.
5. Cristiano Ronaldo
Peraih 5 Ballon D'or yang sejak 2018 memutuskan untuk berkarir di Italia bersama Juventus ini adalah pemain Manchester United dalam kurun waktu 2003 hingga 2009.
Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro yang lahir pada 5 Februari 1985 ini adalah pesepakbola Portugal yang memiliki torehan 118 gol dan 69 assist dari 292 penampilan bersama Manchester United.
6. Frank Lampard
Pesepakbola pemilik nama lengkap Frank James Lampard Junior yang pensiun pada Februari 2017 di New York City FC ini bermain bersama klub yang bermarkas di Stamford Bridge sejak 2001 setelah didatangkan dari West Ham United.
Gelandang tengah berkebangsaan Inggris kelahiran 20 Jun 1978 yang memiliki Lisensi A UEFA ini terakhir menjadi manajer Chelsea hingga 25 Januari 2021.
7. Owen Hargreaves
Pemilik nama lengkap Owen Lee Hargreaves adalah pesepakbola berkebangsaan Inggris yang lahir di Kanada pada 20 Januari 1981 di kota Calgary.
Pemain yang mengakhiri karirnya bersama Manchester City itu kini menjadi pengisi acara di BT Sport terutama berkaitan dengan Liga Premier, Piala FA, Liga Eropa UEFA, dan Liga Champions UEFA.
8. Ashley Cole
Bek sayap yang didatangkan Chelsea dari Arsenal lewat pertukaran dengan William Gallas pada 2006 ini lahir di London, 20 Desember 1980.
Pemilik 107 pertandingan bersama timnas senior Inggris ini sejak September 2019 lalu menjadi manajer Chelsea Youth.
9. Luis Nani
Pemilik nama lengkap Luís Carlos Almeida da Cunha ini lahir di Praia, Cape Verde pada 17 November 1986. Pemain yang berposisi sebagai sayap ini adalah salah satu pemain yang turut berjasa dalam membawa piala liga Eropa ke Portugal pada tahun 2016.
Pemain yang mengakhiri karirnya di Old Trafford pada 2015 untuk bergabung bersama Fenerbahce ini didatangkan Sir Alex Ferguson pada 2007 dari Sporting Lisbon. Pemain yang lebih dikenal dengan nama Luis Nani ini sejak Februari 2019 yang lalu adalah salah satu bagian dari Major League Soccer tepatnya bersama Orlando City SC.
10. John Terry
Pemain yang paling diingat dalam adu pinalti final UCL 2008 karena terpeleset ini adalah pemain Chelsea hingga 2017. Pesepakbola pemilik 78 pertandingan bersama timnas Inggris yang berposisi sebagai bek tengah ini memiliki saudara laki-laki yang juga menjadi pemain sepakbola, yaitu Paul Terry.
Pemain yang berasal dari akademi West Ham ini sejak Oktober 2018 yang lalu adalah Asisten Manajer dari Aston Villa.
11. Anderson
Pemain tengah yang mengawali karirnya di Eropa bersama FC Porto ini adalah pemain kelahiran Porto Alegre, Brazil pada 13 April 1988 dengan nama lengkap Anderson Luís de Abreu Oliveira.
Pemilik 9 caps bersama timnas senior Brazil ini bermain bersama Setan Merah sejak 2007 hingga 2014. Kini, pemain yang memiliki tinggi badan 175 cm ini menjadi asisten manajer Adana Demirspor Youth sejak Agustus 2020.
12. Salomon Kalou
Salomon Armand Magloire Kalou atau lebih dikenal dengan Salomon Kalou adalah pemain berkebangsaan Pantai Gading yang berposisi sebagai pemain sayap.
Saudara laki-laki dari Bonaventure Kalou yang lahir di Oumé, Pantai Gading pada 5 Agustus 1985 yang bermain bersama Chelsea selama 6 tahun dari 2006 hingga 2012 ini terakhir bermain bersama Botafogo pada April 2021.
13. Ryan Giggs
Pemain berkebangsaan Wales yang memiliki 162 gol bersama Manchester United yang keseluruhannya tidak ada gol hattrick ini adalah salah satu pemain class of '92.
Pemain yang berstatus one man one club karena sejak debutnya pada 1991 hingga pensiunnya pada 2014 hanya membela Manchester United ini kini menjadi Manajer negara asalnya, Wales.
14. Nicolas Anelka
Penyerang kelahiran 14 Maret 1979 di Le Chesnay, Perancis dengan nama lengkap Nicolas Sébastien Anelka ini bermain di Chelsea sejak 2008 setelah didatangkan dari Bolton hingga 2012 hijrah ke China untuk bermain bersama Shanghai Shenhua.
Pesepakbola Prancis yang memiliki 69 pertandingan dengan torehan 14 gol sejak debutnya pada April 1998 bersama timnas Senior Perancis ini terakhir menjadi manajer Hyeres FC sampai 4 Mei 2021.
Sebelum melaju ke babak final sendiri, Chelsea sempat sekali kalah atas Fenerbahce di babak 8 besar, sementara Manchester United belum terkalahkan sejak awal kompetisi.
Di babak grup, Chelsea mampu mengumpulkan 12 poin hasil dari 3 kemenangan, dan 3 hasil imbang. Sedangkan Manchester United mampu mendapatkan 16 poin yang didapatkan dari 5 kemenangan dan 1 hasil imbang.
Di fase gugur, The Reds Devil yang bertemu Lyon (16 besar), Roma (8 besar), dan Barcelona (4 besar), berhasil menang 4 kali dan 2 hasil imbang dengan rincian :
Vs Lyon 1-1,1-0 = Aggregat 2-1
Vs Roma 2-0, 1-0 = Aggregat 3-0
Vs Barcelona 0-0 ,1-0 = Aggregat 1-0
Sementara itu, The Blues yang bertemu Olympiakos (16 besar), Fenerbahce (8 besar), dan Liverpool (4 besar), mampu mendapatkan 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan dengan rincian
Vs Olympiakos 0-0, 3-0 = Aggregat 3-0
Vs Fenerbahce 1-2, 2-0 = Aggregat 3-2
Vs Liverpool 1-1, 3-2 = Aggregat 4-2
Pertandingan Final UCL ini menjadi sangat berkesan bagi Manchester United sebagai juara karena trofi ini menjadi trofi kedua UCL sepanjang sejarah serta tepat 5 dekade setelah tragedi Munchen dan tepat 40 tahun setelah gelar pertama piala Eropa.
Spoiler for Sumber:
0
657
1
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sports
24.4KThread•18.1KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya