Hobby
Batal
KATEGORI
link has been copied
Pengumuman! Ikuti Surveynya, Dapatkan Badge-nya! Klik Disini
12
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60956389d7d88b088d609108/bertahannya-kain-kuno-di-kemajuan-jaman
Assalamualaikum. Selamat malam, GanSist. Puasa tinggal beberapa hari lagi, masih semangat ibadahnya? Semoga bulan ini berlalu dengan mencipta pribadi kita yang lebih baik, ya. Oke, kali ini aku mau memperkenalkan UMKM di sekitarku. Dibyo Lurik namanya. Sesuai dengan namanya, Dibyo Lurik bergerak di industri kain lurik. Menurut Wikipedia Indonesia, kain lurik sudah ada sejak zaman Raja Erlangga, ya
Lapor Hansip
07-05-2021 22:58

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman


Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Assalamualaikum.
Selamat malam, GanSist.
Puasa tinggal beberapa hari lagi, masih semangat ibadahnya?
Semoga bulan ini berlalu dengan mencipta pribadi kita yang lebih baik, ya.

Oke, kali ini aku mau memperkenalkan UMKM di sekitarku.

Dibyo Lurik namanya. Sesuai dengan namanya, Dibyo Lurik bergerak di industri kain lurik. Menurut Wikipedia Indonesia, kain lurik sudah ada sejak zaman Raja Erlangga, yaitu sekitar tahun 1033 M. Sudah ribuan tahun, Gan! 😮😮 Jadi tepat donk kalau aku bilang, kain lurik = kain kuno!

Zaman dulu, lurik tidak boleh dipakai sembarangan orang. Ada aturan dari kerajaan yang mengatur motif mana untuk siapa. Hal ini pula yang masih tertanam di masyarakat awam, bahwa lurik berarti kuno, kolot, dan tidak up to date. Makanya, masyarakat awam, jarang melirik untuk membeli kain lurik.

Pada tahun 2000-an, para desainer mulai memadu-padankan kain lurik dalam desain-desain rancangannya. Hal ini tentu saja mengangkat citra lurik di kancah fashion.

Makanya saat ada respon kolot dari orang awam, aku ingin teriak, "Woy, lurik udah naik cat-walk, tau!" Namun, bisanya cuma teriak dalam hati. Adab tetep kudu dijunjung, ye, kan!

Balik ke Dibyo Lurik, UMKM yang didirikan dan digawangi oleh Jussy Rizal ini memiliki sebuah galeri di Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY. Namun, produksinya tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Klaten, tempat tinggalku. Ada yang di Pedan, Cawas, juga Karangnongko.

Tepatnya di dukuh Margorejo, Desa Kadilajo, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten didirikan sebuah rumah produksi. Mulai dari pewarnaan benang, penataan motif, juga penenunan.

Proses pembuatan kain lurik diawali dari pewarnaan benang. Benang-benang yang telah diikat dicelupkan ke larutan warna naptol, kemudian diperas, lalu dijemur di bawah sinar matahari sampai kering.

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Setelah kering benang-benang ini akan dipintal, yaitu proses penggulungan benang ke dalam kayu tataannya yang disebut palet.

Proses pemintalan di Margorejo dikerjakan oleh ibu-ibu di rumah masing-masing, dengan alat yang telah disediakan oleh Dibyo Lurik. Jumlah pemintal ada sekitar enam orang.

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Selanjutnya benang-benang itu masuk ke tahap sekir atau penataan motif warna. Benang-benang ditata sesuai pola motif yang diinginkan. Setelah ditata, benang-benang akan digulung ke boom. Di Margorejo, hanya ada satu penyekir saja.

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Benang-benang yang mulanya terpintal itu diurai lagi untuk digulung ke gulungan yang lebih besar, dengan urutan warna yang telah disesuaikan dengan motif.

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Selesai disekir, boom akan dipasang di alat tenun bukan mesin. Alat ini digerakkan dengan tenaga manual. Kaki-kaki para penenun akan menginjak pedal sebagai sumber tenaga untuk merangkai benang menjadi kain.

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Sebelum ditenun, benang-benang yang jumlahnya ratusan ini akan dimasukkan ke alat cucuk satu per-satu. Gimana? Kebayang kudu pasang mata. Aku yang masukin benang ke jarum jahit aja kudu sering-sering tarik napas saking seringnya gagal. Dan ini ratusan benang, Kak! Betapa para penenun sungguh telaten dan sabar!

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Setelah cucuk lanjut ke tenun. Kaki-kaki para penenun akan menginjak pedal untuk menggerakkan alat tenun, hingga benang-benangnya bisa terangkai sedemikian rupa menjadi bentangan kain yang hanya ada dua jenis lebar. Yaitu lebar 70cm dan 110cm.

Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman


Salah satu pembeda antara Dibyo Lurik dengan lurikan lain adalah inovasi warna. Dibyo Lurik berani meluncurkan warna-warna alam yang cenderung lebih "soft" serupa warna-warna pastel. Pewarnaannya pun terbuat dari bahan-bahan alami, ada daun mangga, jolawe, dll.

Berikut contoh warna alam;
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Bagaimana? Kalem, kan, warnanya?

Nah, secara ringkasnya seperti inilah proses pembuatan kain lurik.
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman

Nah, di balik proses yang berliku itu, masing-masing lini digerakkan oleh tangan dan tenaga manusia. Bahkan hasil akhirnya pun tidak bisa disama-ratakan antara penenun A dengan penenun B. Kekuatan mereka saat menarik alat tenun, mempengaruhi kerapatan benang, sehingga berpengaruh pada lemas atau tidaknya kain itu pada akhirnya. Inilah yang membuat kain lurik alat tenun bukan mesin (ATBM) lebih mahal dibanding dengan tenun pabrikan yang bertenaga dinamo.

Bagaimana, tertarik untuk berkontribusi dalam pengangkatan citra kain kuno ini? Singsingkan lengan! Belanja lurik ATBM saja. 🤗🤗

Proses pemasaran produk ini secara offline hanya di galeri saja. Sedangkan onlinenya, seluruh anggota tim penjualan, membuka banyak toko online, baik di marketplaces mau pun di medsos.

Ada yang tertarik melihat proses produksi? Silakan datang ke Margorejo, Kadilajo, Karangnongko, Klaten. Nanti akan aku ajak berkeliling. 😊

Bagi yang berminat melihat koleksi kain kami, bisa langsung ke galeri, di Dibyo Lurik Galeri, Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Atau bisa juga kunjungi toko online pusat, di www.kain-lurik.com.
😊

Sekian dulu, ya. Sampai jumpa di obrolan selanjutnya. See you, soon.
❤️



*Catatan: seluruh gambar adalah dokumen pihak pemilik industri.
Diubah oleh adegkecil
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Inbox.Kosong dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
08-05-2021 04:30
Lestarikan lurik
profile-picture
iissuwandi memberi reputasi
1 0
1
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
08-05-2021 04:30
Lurik sebagai warisan budaya
profile-picture
iissuwandi memberi reputasi
1 0
1
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
08-05-2021 04:31
ATBM yang terus berjuang di fengah gempuran pabrikan
profile-picture
iissuwandi memberi reputasi
1 0
1
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
08-05-2021 05:37
Informatif sekali. Ane jadi paham betapa ruwetnya pembuatan kain lurik tanpa mesin.
profile-picture
profile-picture
adegkecil dan iissuwandi memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
08-05-2021 07:24
Uapiikkkk
profile-picture
adegkecil memberi reputasi
1 0
1
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
09-05-2021 20:39
Ane pernah mengunjungi pengrajin guci dari tanah liat n ikutan mencobanya juga, ternyata seru juga buat guci dari tanah liat.
Ane penasaran juga dgn yg ini, ingin mencoba alat tenunnya
profile-picture
adegkecil memberi reputasi
1 0
1
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Bertahannya Kain Kuno di Kemajuan Jaman
29-05-2021 23:44
ga heran kalau harga lurik sedikit mahal, cara pembuatannta aja rumit dan harus teliti seperti ini emoticon-Mewek
profile-picture
adegkecil memberi reputasi
1 0
1
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia