TS
LiliMayasari
Perkataan Kristus pada Mulanya: Bab 3
Firman Tuhan- Perkataan Kristus pada Mulanya: Bab 3
"Raja yang menang duduk di takhta-Nya yang mulia"; "Dia memegang alam semesta di tangan-Nya"; dan seterusnya. Ada pesan yang disampaikan lewat kalimat-kalimat tersebut, atau bisa dikatakan bahwa kalimat-kalimat tersebut menyampaikan pesan kepada umat manusia. Tuhan sudah datang ke dunia manusia, Tuhan akan memprakarsai pekerjaan yang lebih besar lagi, kerajaan Tuhan sudah turun ke antara sekelompok orang tertentu, dan Tuhan sudah mendapatkan kemuliaan serta mengalahkan sejumlah besar musuh-Nya. Masing-masing dari perkataan Tuhan ini menangkap hati setiap manusia. Semua manusia dengan bersemangat menunggu Tuhan mengucapkan firman yang baru, karena setiap kali Tuhan berfirman, Dia menggoncangkan hati manusia sampai ke akarnya, dan terlebih lagi, Dia mengatur dan menopang semua pergerakan dan emosi manusia sehingga manusia akan mulai bergantung bahkan lebih lagi mengagumi firman Tuhan. Dengan cara ini, tanpa disadari, banyak orang pada intinya telah melupakan Alkitab, dan memberikan sedikit perhatian pada khotbah gaya lama dan tulisan tokoh-tokoh rohani, karena mereka tidak bisa menemukan dasar bagi firman Tuhan sekarang ini di dalam tulisan masa lalu, dan mereka juga tidak bisa menemukan di dalam tulisan-tulisan itu alasan Tuhan mengucapkan perkataan-perkataan ini. Dengan demikian, betapa manusia harus terlebih lagi mengakui bahwa perkataan-perkataan ini adalah suara Tuhan yang belum pernah dilihat atau didengar sejak awal waktu, yang ada di luar jangkauan manusia mana pun yang percaya kepada Tuhan, dan bahwa semua perkataan ini melampaui apa pun yang diucapkan oleh tokoh rohani mana pun di zaman terdahulu ataupun perkataan Tuhan di masa yang lalu. Terdorong oleh masing-masing perkataan ini, manusia tanpa sadar masuk ke dalam aura pekerjaan Roh Kudus, ke dalam kehidupan di garis depan zaman baru. Terdorong oleh firman Tuhan, umat manusia dipenuhi oleh antisipasi, merasakan manisnya dipimpin secara langsung oleh firman Tuhan. Aku percaya, masa singkat ini adalah waktu di mana setiap manusia akan memandang kembali ke belakang sambil mengingat, sementara yang umat manusia nikmati di masa ini tidak lain adalah aura pekerjaan Roh Kudus atau bisa disebut rasa manis dari salutan gula yang melapisi pil. Ini karena, mulai dari sejak saat ini sampai seterusnya, tetap di bawah bimbingan firman Tuhan, tetap di dalam aura pekerjaan Roh Kudus, manusia tanpa sadar dipimpin masuk ke dalam tahap berikutnya dari firman Tuhan, yang adalah langkah pertama pekerjaan dan perkataan Tuhan di Zaman Kerajaan—ujian para pelaku pelayanan.
Diubah oleh LiliMayasari 21-12-2020 15:56
NilamSudiati memberi reputasi
1
282
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Spiritual
6.4KThread•2.9KAnggota
Komentar yang asik ya