TS
johndearc
Review Film The Call: Ketika Sebuah Telepon Jadi Awal Sebuah Malapetaka

Sumber: Netflix
Netflix kembali menyuguhkan sebuah film thriller di penghujung bulan November lalu. The Call, adalah sebuah remake film berjudul The Caller asal Inggris/Puerto Rico yang diproduksi pada tahun 2011. Awalnya film yang dibintangi oleh Park Shin Hye ini akan tayang di bioskop tahun ini. Namun lantaran pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia rencana itupun diubah dan film inipun dirilis di layanan streaming online, Netflix.
Sinopsis
Selain Park Shin Hye, film ini juga diramaikan dengan sederet aktor dan aktris terkenal, seperti Jeon Jong Seo, Kim Sung Ryung, Lee El, Park Ho San, Oh Jung Se, serta Lee Dong Hwi. Film ini berkisah tentang Seo Yeon (Park Shin Hye) yang kembali ke rumah masa kecilnya. Lantaran kehilangan ponsel miliknya, Park Shin Hye lalu mencari-cari apakah ada telepon yang bisa ia gunakan di rumah itu. Iapun menemukan sebuah telepon yang ternyata, masih berfungsi. Lalu, ia mendapat sebuah telepon misterius yang awalnya ia pikir hanya telepon salah sambung. Namun si penelepon masih berulangkali meneleponnya. Penasaran akan telepon misterius itu, Seo Yeon pun mencoba mencari tahu soal sosok di penelepon. Seo Yeon lalu menemukan sebuah buku harian, yang ternyata milik si penelepon tersebut. Anehnya, Seo Yeon baru mengetahui jika si penelepon tak lain adalah anak pemilik rumahnya yang terdahulu bernama Young-sook. Bak menembus ruang dan waktu, Young Sook rupanya tinggal di tempat yang sama namun di waktu yang berbeda, tepatnya tahun 1999.
Keduanyapun lalu saling berbagi cerita melalui telepon 'lintas jaman' itu. Mereka jadi rutin berkomunikasi seperti layaknya sahabat dekat. Pertemanan keduanyapun makin akrab, hingga Seo Yeon curhat soal kematian ayahnya yang begitu menyedihkan. Tercetuslah sebuah ide, akan adanya kemungkinan untuk Young Sook mengubah masa depan di mana Seo Yeon tinggal. Seo Yeon lalu meminta pertolongan Young Sook untuk menyelamatkan nyawa ayahnya dari sebuah kebakaran. Young Sookpun menyanggupi permintaan itu, dan iapun berhasil menyelamatkan ayah Seo Yeon. Kembali ke masa sekarang 2019, Seo Yeon tetiba terbangun dengan kondisi yang jauh berbeda dari yang sebelumnya dimana ayah dan ibunya masih hidup. Sejak percobaan mengubah masa depan itulah, malapetaka dimulai. Seo Yeon lama kelamaan mulai lupa akan kehadiran Young Sook, di lain sisi Young Sook mulai cemburu dengan kehidupan yang dimiliki oleh Seo Yeon. Young Sook mulai menunjukkan tabiat aslinya yang anti sosial dan psikopat. Ia bahkan tak segan membunuh orang agar keinginannya tercapai. Bak terjebak dalam perangkap tikus, kehidupan Seo Yeon pun berubah menjadi sebuah permainan sekaligus mimpi buruk yang melibatkan masa lalu dan masa sekarang.
Review

Sumber: Netflix
Enggak bisa dipungkiri akting dari Park Shin Hye dan Jeon Jong Seo bisa dikatakan sukses besar di film ini. Gimana enggak, meski hampir enggak ada momen keduanya bertatap muka, dan berdialog secara langsung keduanya sukses bikin para penontonnya hanyut dalam jalan cerita. Jalan cerita yang mengalir antara dua tokoh utama ini hanya ditampilkan melalui sambungan telepon saja. Dari itu aja udah bisa ngebuktiin gimana apiknya akting keduanya.
Nah, penampilan yang wajib banget dapet applause ya dari Young Sook yang diperanin oleh Jeon Jong Seo. Jeon Jong Seo sukses nampilin karakter psikopat yang bisa bikin bulu kuduk berdiri hanya dari tatapannya aja. Setiap mimik, gerak-gerik hingga tatapannya bikin kita bergidik ngeri. Ia sukses nampilin karakter Young Sook yang brutal bak monster. Yang lebih wownya lagi, The Call ini adalah debut akting kedua Jeon Jong Seo usai berperan di film Burningbareng Yoo Ah In. Wih! hebat enggak tuh baru 2 kali debut film, aktingnya udah kayak gini. Ditunggu deh karya-karya Jeon Jong Seo selanjutnya.

Sumber: Netflix
Dari segi tema cerita yang diangkat. Tentu tema 'Time Travel' udah enggak asing lagi dong bagi agansis. Apalagi belakangan tema ini sering banget diangkat baik di film maupan drama Korea. Kisah pertemuan dua orang di zona waktu yang berbeda tampaknya akan selalu menarik untuk diangkat. Perpaduan antara teori hukum waktu dengan alur cerita yang konsisten, membuat film ini enggak terasa halu. Ditambah open ending yang ditampilin, bakal bikin kita jadi bertanya-tanya kira-kira siapa yang menang dalam pertarungan ini.
Akhir kata nih, ane ngerekomenin banget nih film bagi agansis yang seneng nonton film yang bikin deg-degan. Jalan cerita yang enggak ketebak juga bakal bikin agansis betah mantengin film ini. Agansis yang penasaran sama nih film bisa langsung streaming di Netflix. Selamat senam jantung ya, hehe
Sumber: 1, 2, 3
0
327
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Kekoreaan
10.8KThread•2.8KAnggota
Komentar yang asik ya