Kaskus

Entertainment

Mediaini.comAvatar border
TS
Mediaini.com
Sang Pisang, Meniru Kesuksesan Kaesang Mengolah Pisang
Sang Pisang, Meniru Kesuksesan Kaesang Mengolah Pisang
MEDIAINI.COM – Nama Kaesang Pangarep di dunia bisnis sudah tak asing lagi. Putra bungsu dari orang nomor satu di Indonesia ini memang terkenal ulet dan gigih dalam terjun ke dunia usaha. Dan terbukti, kesuksesannya memang mengikuti segala langkah dan trik jitunya. Namanya pun harum karena keringat sendiri, bukan karena status sosial semata.

Pria kelahiran 25 Desember 1994 ini telah lulus mengenyam pendidikan di Anglo Chinese School International Singapore dan Singapore University of Social Sciences (SUSS). Selain aktif kuliah, dia juga aktif di media sosial demi menjalankan bisnisnya. Kaesang memang memulai usahanya sejak ia masih berstatus mahasiswa. Usahanya yang paling terkenal adalah Sang Pisang. 

Lahirnya Sang Pisang

Sang Pisang lahir pada November 2017. Sekarang Sang Pisang telah memiliki puluhan cabang di penjuru nusantara, dari Medan sampai Makassar. Tidak puas berhenti di sana saja, kini Sang Pisang juga telah melebarkan sayap sampai ke luar negeri. Di riuhnya Kuala Lumpur, berdiri dengan gagah gerai Sang Pisang.
Begitu lahir, produk Sang Pisang langsung diterima lidah masyarakat dengan ramah. Banyak yang puas dengan rasanya yang gurih dan tampilannya yang instagramable. Terlebih, harga Sang Pisang tergolong ramah di kantong. Tidak heran kalau produk ini langsung laku keras dan unggahan foto produknya tersebar di berbagai media sosial.

Di tengah ribetnya membesarkan Sang Pisang, Kaesang juga mengelola brand usahanya yang lain, yang juga tak kalah suksesnya. Beberapa bisnis tersebut antara lain Markobar, Yang Ayam, Mangkok Ku, Aplikasi Madhang, dan Hompimpa Games. 

Strategi Marketing Unik

Kini bisnis Sang Pisang telah memiliki 73 toko dan berhasil mempekerjakan 1500 karyawan. Dengan jumlah gerai yang terus bertambah, Kaesang bisa meraup omzet hingga 30 miliar per bulannya. Kesuksesan ini tentu tidak lepas dari strategi yang dia jalankan. Hasil penelusuran tim Mediaini.com, berikut ini adalah beberapa strategi yang dijalankan Kaesang :

1. Observasi Produk dengan Gigih

Awal mula Kaesang membuka Sang Pisang, tentu saja ada banyak uji coba produk yang gagal. Pada percobaan pertama didapati pisang berubah warna menjadi hitam alias menjadi gosong. Di uji coba selanjutnya, jadi nugget tapi lebih mirip sandal jepit, begitu papar Kaesang. 

Usaha penemuan formula ini tentu bukan usaha yang instan. Kaesang dengan gigih melakukan survei dan penelitian. Survei ini dilakukan keliling lingkungan sekitar berkenalan dengan tukang penjaja pisang, sampai berujung ke rumah ibunya di Makassar. 

Setelah berkali-kali gagal, tidak disangka resep yang cocok ternyata berasal dari kampung halaman sang ibunda  di Makassar. Resep warisan nenek moyang alias resep keluarga ini pun langsung berhasil dalam satu malam saja. Resep itulah yang kini bisa dirasakan oleh lidah konsumen Sang Pisang saat ini.

2. Membuat Parodi

Seperti peka terhadap keadaan, Sang Pisang turut membuat parodi atas peraturan larangan maskapai. Di sini Sang Pisang membuat parodi berupa 5 larangan pelanggan. Larangan itu cukup unik, seperti larangan berhutang, larangan membeli dalam jumlah sediikit, larangan mendatangi outlet hanya untuk foto, larangan mendatangi outlet hanya untuk menggoda kru, dan larangan membeli Sang Pisang secara ecer.

Aturan ini tentu saja cukup konyol. Uniknya lagi, di bagian akhir peraturan ini, dibubuhi tanda tangan instruktur senam. Namun siapa sangka, parodi ini justru menyita perhatian pasar. Pelanggan pun justru berdatangan dan usaha Sang Pisang makin ramai. 

3. Bangun relasi

Saat melakukan uji coba rasa produk, Kaesang membangun relasi dari berbagai pihak. Dalam membangun usaha, pebisnis memang tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama dari berbagai pihak yang akhirnya bisa menghasilkan produk terbaik dengan pemasaran yang lebih luas.

Sebenarnya strategi yang dilakukan Kaesang ini bisa dicontek oleh pebisnis baru. Jika Anda berniat membuka usaha kuliner produk apa pun, bisa menerapkan strategi-strategi di atas untuk melajukan bisnis Anda. (Tri Puspitasari)


Sumber: Mediaini

Diubah oleh Mediaini.com 18-11-2020 16:57
bukan.bomatAvatar border
bukan.bomat memberi reputasi
1
389
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread1Anggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.