- Beranda
- Berita Luar Negeri
Babak Baru Perang Dagang AS-China, Xi Jinping Kalahkan Trump
...
TS
god.romusha
Babak Baru Perang Dagang AS-China, Xi Jinping Kalahkan Trump
Babak baru terjadi di perang dagang China dengan Amerika Serikat (AS).Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memutuskan bahwa administrasi Presiden Donald Trump sebagai pihak yang "kalah".
AS dikatakan WTO melanggar aturan perdagangan global karena memberlakukan tarif miliaran dolar dalam perang dagangnya ke China. WTO mengatakan bea masuk AS melanggar aturan perdagangan karena hanya berlaku untuk China.
Baca: Lebih Mematikan! Pentagon Reformasi Angkatan Laut Incar China
AS juga bersalah karena menerapkan tarif di atas tarif maksimum yang disepakati. WTO juga merasa AS tidak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menerapkan tarif-tarif itu
"Panel sangat menyadari konteks yang lebih luas di mana sistem WTO saat ini beroperasi. Di mana saat ini terjadi serangkaian ketegangan perdagangan global yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata lembaga itu dalam kesimpulannya sebagaimana diumumkan Selasa (15/9/2020).
Baca: Mengenal Yoshihide Suga, Anak Petani yang Jadi PM Baru Jepang
Sebagai solusi, panel merekomendasikan AS mengambil tindakan yang sesuai dengan kewajibannya. Kedua ekonomi di dunia itu juga diminta bekerja sama menyelesaikan sengketa secara menyeluruh.
Keputusan tersebut pun ditanggapi dengan baik oleh China. Negara itu mengatakan mendukung keputusan WTO dan meminta AS mendukung sistem perdagangan multilateral dan menghormati aturan yang ada.
Namun di sisi lain, AS malah mengatakan kemungkinan akan mengajukan banding.
"Laporan panel ini menegaskan apa yang telah dikatakan pemerintahan Trump selama empat tahun. (Bahwa) WTO sama sekali tidak memadai untuk menghentikan praktik teknologi berbahaya China," kata Perwakilan Dagang Robert Lighthizer, sebagaimana ditulis Reuters.
Perang Dagang AS-China sudah terjadi sejak 2018. Namun mereda di awal 2020, dengan ditandai perjanjian fase I damai dagang keduanya di Washington.
Namun, laporan ke WTO tetap jalan. Situasi pun memburuk semenjak corona menyerang AS. Administrasi Trump menyalahkan China. Apalagi Covid-19 pertama kali merebak di Wuhan, Provinsi Hubei 2019 lalu.
AS dikatakan WTO melanggar aturan perdagangan global karena memberlakukan tarif miliaran dolar dalam perang dagangnya ke China. WTO mengatakan bea masuk AS melanggar aturan perdagangan karena hanya berlaku untuk China.
Baca: Lebih Mematikan! Pentagon Reformasi Angkatan Laut Incar China
AS juga bersalah karena menerapkan tarif di atas tarif maksimum yang disepakati. WTO juga merasa AS tidak memiliki alasan yang cukup kuat untuk menerapkan tarif-tarif itu
"Panel sangat menyadari konteks yang lebih luas di mana sistem WTO saat ini beroperasi. Di mana saat ini terjadi serangkaian ketegangan perdagangan global yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata lembaga itu dalam kesimpulannya sebagaimana diumumkan Selasa (15/9/2020).
Baca: Mengenal Yoshihide Suga, Anak Petani yang Jadi PM Baru Jepang
Sebagai solusi, panel merekomendasikan AS mengambil tindakan yang sesuai dengan kewajibannya. Kedua ekonomi di dunia itu juga diminta bekerja sama menyelesaikan sengketa secara menyeluruh.
Keputusan tersebut pun ditanggapi dengan baik oleh China. Negara itu mengatakan mendukung keputusan WTO dan meminta AS mendukung sistem perdagangan multilateral dan menghormati aturan yang ada.
Namun di sisi lain, AS malah mengatakan kemungkinan akan mengajukan banding.
"Laporan panel ini menegaskan apa yang telah dikatakan pemerintahan Trump selama empat tahun. (Bahwa) WTO sama sekali tidak memadai untuk menghentikan praktik teknologi berbahaya China," kata Perwakilan Dagang Robert Lighthizer, sebagaimana ditulis Reuters.
Perang Dagang AS-China sudah terjadi sejak 2018. Namun mereda di awal 2020, dengan ditandai perjanjian fase I damai dagang keduanya di Washington.
Namun, laporan ke WTO tetap jalan. Situasi pun memburuk semenjak corona menyerang AS. Administrasi Trump menyalahkan China. Apalagi Covid-19 pertama kali merebak di Wuhan, Provinsi Hubei 2019 lalu.
0
440
6
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.1KThread•20.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya