News
Batal
KATEGORI
link has been copied
124
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f605c15b840882bba77c315/eurofighter-typhoon-pesawat-yang-lahir-dengan-diiringi-berbagai-macam-perselisihan
Eurofighter Typhoon, nama ini mungkin terdengar asing bagi pecinta militer di Indonesia. Biasanya para pecinta militer di Indonesia lebih akrab dengan nama Sukhoi atau pun keluarga F-Series. Nama Eurofighter Typhoon di Indonesia mulai dikenal saat Kemenhan yang dijabat Bapak Prabowo Subianto, berencana mengakuisisi pesawat ini dari Austria.
Lapor Hansip
15-09-2020 13:15

Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Past Hot Thread
Eurofighter Typhoon, nama ini mungkin terdengar asing bagi pecinta militer di Indonesia. Biasanya para pecinta militer di Indonesia lebih akrab dengan nama Sukhoi atau pun keluarga F-Series. Nama Eurofighter Typhoon di Indonesia mulai dikenal saat Kemenhan yang dijabat Bapak Prabowo Subianto, berencana mengakuisisi pesawat ini dari Austria.

Sontak jagat dunia maya menjadi ramai, bahkan ada yang kelewat bersemangat dalam menanggapi berita ini. Padahal Indonesia bukan membeli pesawat baru, melainkan pesawat bekas pakai. TS akan bahas sedikit soal masalah ini di akhir tulisan nanti, sebelum membahas hal itu. TS akan jelaskan sejarah panjang lahirnya Eurofighter Typhoon, mari kita mulai pembahasannya bersama.



SEJARAH

Proyek pesawat ini pada awalnya muncul tahun 1979, digagas oleh BAE (Inggris) dan MBB (Jerman Barat), mereka membuat proposal European Combat Fighter. Masuk bulan Oktober 1979 pabrikan Dassault (Prancis) bergabung, dan proyek tiga negara dimulai dan diberi nama European Combat Aircraft (ECA), pada saat itu nama Eurofighter pertama kali digunakan.

Namun memasuki tahun 1981 Proyek ini berakhir karena beberapa hal, salah satu penyebabnya karena Prancis memaksa untuk menjadi pemimpin pada proyek ini. Selain itu Inggris menginginkan mesin RB199 yang digunakan untuk pesawat ini kelak, sedangkan Prancis lebih menyukai Snecma M88 .

Proyek ini pun kandas, kemudian perusahaan BAE dan MBB bekerjasama dengan Aeritalia (Itali), meluncurkan program baru bernama Agile Combat Aircraft (ACA), pada April 1982. Program ini menghasilkan pesawat pertama dari ACA yang diberi nama Experimental Aircraft Programme (EAP) pada 1983.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi Eurofighter Typhoon.

Sumber


Setelah muncul proyek ACA, Prancis kembali bergabung dengan konsorsium ini. Pada tahun yang sama Inggris, Prancis, Jerman, Itali dan Spanyol meluncurkan program Future European Fighter Aircraft (FEFA). Pesawat ini memiliki kemampuan take Off dan landing dengan jarak pendek (STOL) dan perang di luar jangkauan mata (Beyond Visual Range, (BVR)).

Tahun 1984 Prancis memasukan proposal barunya untuk pesawat versi kapal induk, dan menginginkan posisi sebagai pemimpin dalam program ini. Perselisihan pun mulai terjadi dan membuat Inggris, Jerman dan Itali memilih untuk keluar dari proyek ini dan memulai program EFA yang baru.

Di Turin pada 2 Agustus 1985, Itali, Jerman, dan Inggris sepakat melanjutkan proyek Eurofighter. Sementara Prancis dan Spanyol belum memutuskan keikutsertaan mereka pada proyek baru ini. Namun pada akhirnya Spanyol bergabung kembali pada tiga negara yang lain pada September 1985, meski sebelumnya mendapat tekanan dari Prancis. Kemudian secara resmi akhirnya Prancis mengundurkan diri dari Proyek Eurofighter dan melanjutkan proyeknya sendiri, yang kemudian dikenal dengan nama Dassault Rafale sampai saat ini.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Sumber


Pada tahun 1986 purwarupa yang diberi nama EAP terbang untuk pertama kalinya, pengembangan pesawat ini kedepannya akan menggunakan data dari EAP. Untuk pembelian awal adalah sebagai berikut: Inggris 250 pesawat, Jerman 250, Itali 165, dan Spanyol 100. Prosentase bagian produksi mengikuti jumlah pembelian: British Aerospace (33%), Daimler-Benz (33%), Aeritalia (21%), dan Construcciones Aeronáuticas SA (CASA) (13%).

Pada tahun 1986 didirikan Eurofighter Jagdflugzeug GmbH untuk pengembangan proyek pesawat ini, untuk mesin pesawat dibentuk suatu aliansi yang terdiri dari Rolls-Royce, MTU Aero Engines, Fiat Avio (sekarang Avio), and ITP untuk mengembangkan mesin EJ200. Proyek tersebut seluruhnya dikelola oleh NATO Eurofighter dan Tornado Management Agency.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Mesin EJ 200.

Sumber


Dalam masa pengembangan banyak sekali pertentangan dan perselisihan. Misalnya pada 1990 terjadi perdebatan besar dalam pemilihan radar. Inggris, Spanyol, dan Itali menginginkan ECR-90 (Ferranti Defence Systems). Sedangkan pihak Jerman menginginkan memakai radar MDS2000 (Hughes, GEC-Marconi, AEG). Namun polemik berakhir setelah Inggris menggaransi bahwa GEC boleh membeli Ferranti Defence Systems, sehingga membuat GEC tidak lagi mendukung pengembangan MDS2000.

Peter Weger yang menjabat kepala tes pilot Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB) dapat menerbangkan purwarupa pertama pesawat ini, (dikenal sebagai Eurofighter EF 2000.) pada 27 Maret 1994 di Bavaria. Tahun 90-an banyak terjadi pertentangan hebat dalam pembangunan pesawat ini. Pertentangan itu meliputi banyak hal, seperti masalah pembagian pekerjaan, spesifikasi pesawat dan bahkan partisipasi tiap negara dalam proyek ini. Meski banyak perselisihan, pada akhirnya pesawat dari benua biru ini berhasil masuk ke produksi akhir.

Kontrak produksi mulai diberikan pada 1997, pembelian total adalah sebagai berikut: Inggris 232, Jerman 180, Itali 121, and Spanyol 87. Pembagian produksi pesawat kemudian juga dialokasikan menurut jumlah pembelian: British Aerospace (37%), DASA (29%), Aeritalia (19.5%), dan CASA (14%). Selain negara yang sudah disebut di atas, muncul 2 negara lain yang ikut membeli pesawat ini. Mulai dari Arab Saudi dan Austria, bisa dilihat pada data dibawah ini.

Quote:Austria:18
Jerman: 180
Italia: 121
Arab Saudi:72
Spanyol: 87
Inggris: 232
Total pesawat yang dibuat: 710 unit



Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi rancangan Eurofighter.

Sumber


Kontrak produksi resmi di tandatangani pada tanggal 30 januari 1998 antara Eurofighter GmbH, Eurojet dan NETMA. Pada tanggal 2 september 1998 upacara penamaan diadakan di Farnborough Inggris, diberi nama resmi Typhoon. Tetapi nama ini hanya untuk versi ekspor saja pada awalnya, nama ini ditentang oleh Jerman karena sama dengan nama pesawat Hawker Typoon. Salah satu pesawat pembom RAF waktu perang WW II dengan Nazi Jerman, kemudian diusulkan lagi nama Splitfire namun ditolak lagi dengan alasan ada nama pesawat yang sama.

Sepertinya proyek ini memang selalu menghadirkan perselisihan, sampai masalah nama pun para negara pembuatnya tak pernah menemui jalan pikiran yang sama. Pada akhirnya nama Eurofighter dipakai oleh para negara pembuatnya, namun untuk versi ekspor, pesawat ini tetap memakai nama Typhoon dibelakangnya.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Sumber


Masuk September 1998, mulai masuk tahap untuk produksi 148 unit pesawat pada Tranche (tahap produksi) pertama. Pesawat produksi pertama mulai dikirim tahun 2003, pengadaannya relatif lama untuk sampai Tranche kedua, dimana tahap kedua selesai pada Maret 2008.

Pada bulan Oktober 2008, negara anggota Eurofighter mempertimbangkan untuk membagi 236 pesawat dalam Tranche ketiga menjadi dua tahap di bulan juni 2009. Kemudian pengembanhan dan pengiriman, dilakukan seacara bertahap setelahnya. Eurofighter menjadi proyek besar, biaya yang dihabiskan mencapai £7 milliar namun perkiraan realistisnya sekitar £13 milliar. Terdiri atas £3,3 miliiar biaya pengembangan plus £30 juta per pesawat.



Spesifikasi

Pesawat dibuat terdiri dari 70% komposit serat karbon, 15% metal, 12% Glass Reinforced Plastics (GRP, semacam fiberglass) serta 3% material lain. Material bahan komposit adalah salah satu keunggulan Typhoon, dimana materialnya ringan tapi kuat. Mampu memberi kestabilan saat terbang, serta mengurangi 30% bobot dari pesawat.

Meskipun bukan termasuk pesawat siluman, namun dengan material komposit ini, membuat Typhoon tidak mudah terdeteksi radar. Untuk mengurangi pancaran Radar Cross Section (RCS) terutama dari bagian depan, Eurofighter dibuatkan lubang jet yang menyembunyikan bagian depan mesinnya. Selain itu dibuatnya sayap kecil (canard) dibagian depan, memiliki tugas untuk menyapu penerimaan radar dari lawan.

Untuk kokpitnya, pilot mengendalikan pesawat melalui digital komputerisasi (fly by wire system), menyediakan karakteristik kontrol yang baik di setiap penerbangan. Sistem navigasi Typhoon melalui GPS dan sistem navigasi inersia. Menggunakan Instrument Landing System (ILS) untuk mendarat dalam cuaca buruk. Pesawat juga dilengkapi dengan sistem peringatan kedekatan tanah (TRN), sistem yang juga digunakan oleh Panavia Tornado.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi canard (sayap kecil didepan sayap utama).

Sumber

Pesawat juga dibekali Defensive Aids Sub-System yang canggih dan terintegrasi bernama Praetorian (sebelumnya disebut EuroDASS). Sistem ini bisa melindungi pesawat dari serangan udara ke udara serta serangan dari permukaan ke udara seacara bersamaan. Sistem ini termasuk Infra-Red dan radar peluru kendali, dengan memantau dan secara proaktif menanggapi seluruh wilayah lingkungan operasional.

Metode deteksi ancaman yang dibawa Typhoon termasuk Receiver Radar Warning (RWR), Sistem Peringatan Missile (MWS) dan Receiver Laser Warning (LWR, hanya digunakanTyphoon milik Inggris).

Untuk memperkuat pertahanan, Typhoon dibekali PIRATE infrared sensor dengan basis FLIR (Forward Looking Infra Red). Sensor ini adalah pelengkap untuk radar aktif dan sistem DASS (Defensive Aid Sub System). Sensor ini mendeteksi dan melacak target melalui hawa panas yang dipancarkan, dengan jangakuan mencapai 50 km. Sensor pasif ini dipasang pada bagian luar, dekat dengan kokpit pesawat.

Jika dalam suatu misi seorang pilot terpkasa harus mematikan sistem radar utama atau sewaktu-waktu terjadi kerusakan pada radar aktifnya, maka PIRATE akan menjadi back up dan bisa membantu pilot dalam situasi dog fight. PIRATE juga mengambil peran untuk mengarahkan tembakan meriam Mauser BK-27 kaliber 27 mm agar tepat sasaran. Selain itu PIRATE juga dapat mengambil peran dalam penembakan rudal ASRAAM atau AIM-9 Sidewinder.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi PIRATE yang dikasih tanda panah merah gan sist.

Sumber


Selain radar yang sudah ditulis diatas, pada Mei 2007 Eurofighter menggunakan CAESAR Demonstrator, merupakan pengembangan dari Euroradar CAPTOR (CAPTOR-E) digabung dengan teknologi AESA (Active Electronically Scanned Array). Produksi Versi radar CAPTOR-E disiapkan untuk tahap ketiga produksi Typoon mulai tahun 2012, dimana pada tahap kedua tidak menggunakan radar AESA, radar canggih ini berbasis komputer dengan jangkuan wilayah yang lebih luas. Radar AESA mulai digunakan pada tahun 2015.

Total pesawat ini memiliki panjang 15,96 meter serta lebar sayap 10,95 meter. Berat kosongnya 11.150 kg, serta berat isi 16.000 kg, maksimal berat lepas landasnya mencapai 23.500 kg. Sebagai pesawat multi peran, Typhoon dibuatakn hardpoint (cantelan) sejumlah 13, dengan rincian 4 cantelan dimasing-masing sayap serta 5 cantelan dibagian bawah badannya. Untuk misinya Typhoon bisa dibekali senjata sebagai berikut:

Quote:
  • Senjata internal:
    -Meriam 27 mm Mauser BK-27 Revolver dengan 150 butir peluru.

    Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

    Meriam milik Typhoon.

    Sumber Ilustrasi


    Senjata eksternal meliputi berbagai jenis rudal dan bom yang dipasang pada hardpointnya.

    Rudal udara ke udara:

    1. AIM-120 AMRAAM
    2. AIM-132 ASRAAM
    3. AIM-9 Sidewinder
    4. IRIS-TMBDA Meteor

    Rudal udara ke permukaan:

    1. Brimstone SPEAR 3
    2. AGM-65 Maverick
    3. AGM-88 HARM
    4. Marte ER Anti-ship Missile
    5. Taurus KEPD 350
    6. Storm Shadow (AKA Scalp EG )

    Bom:

    1. 6 × Paveway IV 500IbPaveway II / III (Bom dipandu laser)
    2. Joint Direct Attack Munition (JDAM)
    3. HOPE/HOSBO

    Lainnya:

    1. Damocles (Pod penargetan)
    2. Flare / inframerah
    3. Penangkal elektronik (ECM)
    4. LITENING III
    5. SNIPER (Pod penargetan)
    6. 3 drop tank untuk penerbangan jarak jauh.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi senjata yang dibawa Typhoon.

Sumber Ilustrasi



Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi bagian hardpoint dengan berbagai jenis senjata.

Sumber


Dibekali mesin ganda Eurojet EJ 200, Typhoon mampu melaju pada kecepatan Mach 2 (2.124 km/jam), pada permukaan laut ia mampu melaju sampai Mach 1,2 (1.470km/jam). Typhoon memiliki daya jelajah sampai 2.900 km, dengan tanki eksternal jarak jelajahnya menjadi 3.790 km.

Untuk kursi pilotnya menggunakan tipe MK 16A yang 30% lebih ringan daripada kursi pelontar lainnya. Kursinya sudah terintegrasi On Board Oxygen Generation System (OBOGS) dan sistem komunikasi. Terdapat juga sabuk pengaman yang mudah untuk digunakan. Eurofighter juga sudah dirancang untuk proses air refueling alias pengisian bahan bakar saat sedang terbang.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Ilustrasi spesifikasi dengan gambar.

Sumber


Kemampuannya sendiri sudah setara dengan jet tempur generasi ke empat buatan negara lain mulai dari Dassault Rafale (Prancis), Gripen (Swedia), Su-27 (Rusia) dan F-16 (AS). Selain empat negara perancangnya. Pesawat ini juga dipakai oleh Arab Saudi, Oman, Kuwait serta Austria. Timur Tengah merupakan pasar potensial bagi Eurofighter, negara pimipinan Raja Salman menjadi salah satu pengguna terbanyak di Timur Tengah.

Untuk kawasan Asia Tenggara dan Selatan yang juga pasar potensial, pesawat ini kurang begitu diminati. Diwilayah tersebut negaranya kebanyakan memakai pesawat buatan Rusia dan AS, namun dengan berbagai inovasi yang ditawarkan. Bukan tak mungkin kedepannya Eurofighter akan membentangkan sayapnya menuju pasar Asia.


Bagaimana Dengan Typhoon yang Akan Dibeli Indonesia ?


Pertengahan tahun 2020 ini, jagad dunia maya dihebohkan dengan proposal pembelian pesawat bekas oleh Pak Menteri Pertahanan. Berita ini bukan ramai di Indonesia saja, tapi media lain didunia, termasuk media Austria (Kronen Zeitung) juga menyoroti pembelian pesawat bekas pakai ini.

Warganet Indonesia terkesan berlebihan dalam menanggapi kedatangan pesawat ini, bahkan ada yang terlalu berharap lebih padanya 'tanpa tahu spesifikasi yang sebenarnya'.

Sebagi penutup tulisan ini akan TS sajikan sedikit tipe pesawat yang kelak akan dibeli Indonesia jika jadi dibeli tentunya. Pesawat milik Austria adalah Tranche 1 alias produksi awal, dikenal juga sebagai Block 5. Dirakit tahun 2003, dan mulai datang ke Austria tahun 2007.


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Sumber


Kedatangan pesawat ini diselimuti isu tidak sedap gan sist, masalah tersebut adalah korupsi. Awalnya Austria memesan 18 unit, namun pesanan mereka mendadak berubah menjadi 15 unit. Diduga ada indikasi korupsi yang melibatkan pihak Airbus DS sebagai pabrikannya.

Bulan Oktober 2013 pihak Austria ditawari upgrade ke Tranche 2 dan 3 yang akan dilakukan di Getafe, namun mereka menolak. Pada Juni 2017 justru mereka mengumunkan penjualan pesawatnya melalui skema jual beli antar pemerintah (government to government), untuk menghindari proses tender yang panjang dan mahal dengan pihak produsen. Dan negara yang berminat membelinya adalah Indonesia.

Typhoon bukanlah pesawat kaleng-kaleng, namun jika kita melihat milik Austria maka akan banyak fitur yang absen. Dikutip dari indomiliter.com (20/07/2020) fitur yang nanti tidak didapatkan Indonesia adalah tidak ada perangkat radar pasif IRST PIRATE, belum mengadopsi AESA dan belum terintegrasi dengan rudal udara ke udara (AIM -120 AMRAAM).

Typhhon Austria mengandalkan meriam Mauser 27 mm dan sepasang rudal udara ke udara jarak pendek IRIS-T. Namun Tranche 1 Austria juga sudah bisa membawa rudal udara ke udara (ASRAAM), rudal udara ke udara (AIM-9L Sidewinder) dan bom pintar berpemandu laser (Paveway II dan GBU-16). 


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Sumber


Dilansir dari situs Aircraftcompare, Eurofighter Typhoon di Eropa dibanderol 58-70 juta dollar AS per unit. Untuk ekspor di luar Eropa, harganya mencapai 124 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,84
Triliun. Namun harga ini bisa dinego, mengingat Indonesia akan membeli 'pesawat bekas', maka harganya akan tergantung kesepakatan dua negara.

Dikutip dari nasional.kompas.com (22/07/2020), biaya operasional terbang per jam unit Typhoon mencapai 80.000 Euro (setara Rp 1,3 Miliar). Untuk negara tanpa musuh potensial seperti Austria, hal ini merupakan pemborosan. Meski pesawat ini masih bisa dipakai sampai 30 tahun lagi, namun Indonesia harus merogoh kocek lebih dalam untuk upgrade sistem radar dan senjata setiap pesawatnya menuju Tranche 2 dan 3. Proses pembelian ini juga masih terkesan 'maju mundur cantik', karena dua negara belum juga menemui kesepakatan soal harganya.

Demikian sejarah panjang lahirnya Eurofighter Typhoon dan sedikit tambahan mengenai rencana pembeliannya oleh Indonesia, semoga apa yang TS tulis bisa menambah wawasan kita semua dibidang alutsista modern. Bagi yang mau menambahkan informasi dari Typhoon, silakan nanti berkomentar dibawah. Sampai ketemu lagi dan jangan lupa tetap enjoy Kaskus emoticon-Angkat Beer



Referensi:1.2.3.4.5
Ilustrasi: google image
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
k1223 dan 27 lainnya memberi reputasi
28
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Halaman 1 dari 4
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 13:16
Jika Jerman dan Inggris dijuluki sebagai Dewa-nya Air Force, maka Indonesia dijuluki sebagai Dewa-nya Koruptor.

Bukan bermaksud menjelekkan negara sendiri, tapi kenyataannya kasus korupsi membuat kita bersedih hati. Bahkan untuk menjaga kedaulatan NKRI kita harus membeli 'pesawat bekas pakai' dari negara lain.

Kemana perginya kekayaan Indonesia yang selalu dibanggakan dan diajarkan oleh para guru kita semasa dibangku sekolah dulu ?

Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan



Komen pilihan dari para juragan, dapat bom cendol dari Eurofighter nih gan karena sudah ikut komen disini emoticon-Blue Guy Cendol (L)

Quote:Original Posted By comrade.frias
emoticon-Leh Ugamengingatkan ane perihal proyek KFX/IFX yang gak pernah jelas hasilnya.


Quote:Original Posted By gamingear
  • Sarang Koruptor
  • Sarang Mafia
  • Sarang Politik Kepentingan (dunia bola)
  • Sarang Suap
  • Sarang permainan Hukum
  • ...
Bukan bermaksud menjelekan negara sendiri tapi hanya memperlihatkan posisi bentol & benjol negara ini, semoga sembuh negaraku tercintah!
emoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdeka
emoticon-Tepuk Tanganemoticon-Tepuk Tanganemoticon-Tepuk Tanganemoticon-Keep Posting Gan


Quote:Original Posted By jlamp
Beli second bekas Austria.. gpp lah Om.. walaupun gak fulspek, kan lumayan buat nambah fighter. emoticon-Cool

Tumben siang posting.. biasanya tengah malem. emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By orgbekasi67
Emang daridulu lahan alutsista tuh basah bener gan


Quote:Original Posted By pannotia.server
gimana ga sedap nangani pembelian alutista. harganya sebiji M ampe T....

monggo lah, keknya keren nih walaupun banyak minusnya


Quote:Original Posted By jagotorpedo
banyak peserta proyek, banyak gengsi..
...ribut dah...emoticon-Leh Uga
program A-400M juga sama aja...

punya Inggris spek-nya paling lengkap.
Jerman aja gak pake Pirate IRST
Austria apalagi, downgrade bgt..


Quote:Original Posted By coens1982
kalau bisa pemerintah jangan beli barang bekas, walau harga lebih murah tapi harus dipikirin masalah tahun hidup, sparepart dan pemeliharaan, jangan sampe pesawat nantinya cuma jadi penunggu hanggar aja


Quote:Original Posted By srusuut
Mantul juga nee pesawatnya tak mudah terdeteksi radaremoticon-Jempol


Quote:Original Posted By TuanLi
kalau untuk kebaikan, lanjutkan.

gonjang ganjing netizen cuman riuhnya penonton bola di lapak nobar yang ga ngarus apapun. tni lebih tahu apa yang dia butuh. emoticon-I Love Indonesia (S)


Quote:Original Posted By bernardpoohbern
pecawat papolit akuh di ace combat nih um
emoticon-Cool


Quote:Original Posted By mynameisant
jangankan beli pesawat, bikin kalender pun di mark-up gan kalo di departemen situ.. emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By bombom777
Mendingan pemerintah lanjutin kerjasama bikin pesawat sama korsel yg lg berlangsung. Lumayan bs trf ilmu jg drod beli seken. Maintenance atau upgrade jg mahal


Quote:Original Posted By akunbaik
Ini harganya berapa an gan??
Ane lihat2 kayaknya cocok nih ane pakai buat gembala sapi ane di Padang rumput

Boleh juga buat nembakin burung Pipit yang makanin padi ane

Kalau sekitar 500 triliun masih mampu lah ane gan

Ane ambil 2 dah
Kalau ada yang jual
Pm ane ya gan

emoticon-2 Jempol


Quote:Original Posted By banditos69
Operasional mahal, boros...makin abs anggaran operasionalemoticon-Hammer


Quote:Original Posted By sarapunjadi
Ni psawat kabarnya tenggelem lg pdhl udh masuk rencana pak menteri. Walopun second tp cakep lah ini g prlu nunggu produksi dulu.
Kata tmn ane pswat ini termasuk ideal buat indo buat misi penyergapan udara karena mesin'y dua dan bisa di ajak ngebut (self defense). Tp gtw bener g ni


Quote:Original Posted By newkris
Lihat pesawat jadi ingat dengan mainan pesawat anak saya yang siang datang ...sore di mainkan lalu terbang jatuh ke ladang jagung sampai sekarang lum ketemu.


Quote:Original Posted By blubloom
Kalo lahirnya penuh perselisihan harusnya jiwanya teguh nih wkwkwkwk
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥
✈✈✈✈✈✈✈✈✈✈✈


Quote:Original Posted By bhayangkara25
Ane sebagai gamer ACE COMBAT pasti tahu tentang pesawat jet satu ini 😎
Tp didalam game tetap F22 Raptor rajanya


Quote:Original Posted By komandan.koreng
sangat tak berguna, masalah perang udara kita punya raden kian santang yang bisa terbang


Quote:Original Posted By MaryoIrawan
Beli pesawat bekas emoticon-Ngakak makin di injek-injek aja harga diri kita sama negara tetangga emoticon-Hammer2
Harusny beli yg baru donk sekelas Sukhio or F22 Raptor emoticon-Cool


Quote:Original Posted By ibelindua
yang antusias itu para mantan2 yang gembar gembor, pak wowo keren emoticon-Ngakak


Quote:Original Posted By onta890
Juragan pengumpul besi tua 😑


Quote:Original Posted By ageN.Dosa
ane sebutnya waktu bocah pesawat cumi2 waktu maen ace combat


Quote:Original Posted By erinbronkovic
Bentuk nya mirip dassault rafale, cuman beda si posisi inlet nya aja. Kalo ini di bawah, kalo rafale agak kesamping


Quote:Original Posted By n.h3
keren sih pesawatnya.. tp diliat sikonnya sekarang ini, kayanya cuma sebatas wacana deh pemerintah kita beli pesawat ini.. duitnya darimana coba..


Quote:Original Posted By Daniswara92
wkwkw ribet banget ya Prancis, akhirnya bikin pesawat sendiri wkwk
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thebavarian.90 dan 7 lainnya memberi reputasi
8 0
8
Lihat 15 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 15 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 13:18
Quote:Original Posted By si.matamalaikat
Jika Jerman dan Inggris dijuluki sebagai Dewa-nya Air Force, maka Indonesia dijuluki sebagai Dewa-nya Koruptor

Bukan bermaksud menjelekkan negara sendiri, tapi kenyataannya kasus korupsi membuat kita bersedih hati. Bahkan untuk menjaga kedaulatan NKRI kita harus membeli 'pesawat bekas pakai' dari negara lain.
emoticon-Leh Ugamengingatkan ane perihal proyek KFX/IFX yang gak pernah jelas hasilnya.
Diubah oleh comrade.frias
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 13:30
Komentar telah mencapai batas tayang
Diubah oleh gamingear
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thebavarian.90 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 13:31
Beli second bekas Austria.. gpp lah Om.. walaupun gak fulspek, kan lumayan buat nambah fighter. emoticon-Cool

Tumben siang posting.. biasanya tengah malem. emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 13:35
Emang daridulu lahan alutsista tuh basah bener gan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 14:45
gimana ga sedap nangani pembelian alutista. harganya sebiji M ampe T....

monggo lah, keknya keren nih walaupun banyak minusnya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 15:41
ga bisa bicara apapun selain mo bilang nice thread.
emoticon-Matabelo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 17:43
banyak peserta proyek, banyak gengsi..
...ribut dah...emoticon-Leh Uga
program A-400M juga sama aja...

punya Inggris spek-nya paling lengkap.
Jerman aja gak pake Pirate IRST
Austria apalagi, downgrade bgt..
Quote:Tranche 1 pada Typhoon AU Austria sejatinya mengacu pada varian yang digunakan oleh AU Jerman, namun sejumlah fitur terpaksa ditanggalkan karena alasan dana, diantaranya yang absen di Tranche 1 Tyhoon Austria adalah tidak adanya perangkat IRST Pirate (Passive Infra-Red Airborne Track Equipment), tidak ada DASS (Sub-System Defensive Aids Sub-System), radar belum mengadopsi AESA dan belum teintegrasi dengan rudal udara ke udara AIM -120 AMRAAM.

sumur
Diubah oleh jagotorpedo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 18:54
kalau bisa pemerintah jangan beli barang bekas, walau harga lebih murah tapi harus dipikirin masalah tahun hidup, sparepart dan pemeliharaan, jangan sampe pesawat nantinya cuma jadi penunggu hanggar aja
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 19:09
Mantul juga nee pesawatnya tak mudah terdeteksi radaremoticon-Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 20:33
salah satu kerjaan si Tipun...
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
..apapun jet fighternya, bombernya tetep Tu-95 Bear...emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
soviettrotskis dan 6 lainnya memberi reputasi
7 0
7
Lihat 9 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 9 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 22:06
Quote:Original Posted By comrade.frias
emoticon-Leh Ugamengingatkan ane perihal proyek KFX/IFX yang gak pernah jelas hasilnya.


proyek yang abu2, seperti seragam anak sma emoticon-Hammer2




Quote:Original Posted By gamingear
  • Sarang Koruptor
  • Sarang Mafia
  • Sarang Politik Kepentingan (dunia bola)
  • Sarang Suap
  • Sarang permainan Hukum
  • ...
Bukan bermaksud menjelekan negara sendiri tapi hanya memperlihatkan posisi bentol & benjol negara ini, semoga sembuh negaraku tercintah!
emoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdekaemoticon-Merdeka
emoticon-Tepuk Tanganemoticon-Tepuk Tanganemoticon-Tepuk Tanganemoticon-Keep Posting Gan


susah sembuhnya gan, dokter saja belum tentu bisa menyembuhkan penyakit ini emoticon-Cape d...




Quote:Original Posted By jlamp
Beli second bekas Austria.. gpp lah Om.. walaupun gak fulspek, kan lumayan buat nambah fighter. emoticon-Cool

Tumben siang posting.. biasanya tengah malem. emoticon-Big Grin


tapi sepertinya kita gak dapat ToT gan, proses pembelian juga rumit karena melibatkan Airbus, belum lagi ada indikasi korupsi.


ane sebenarnya mau posting malam gan, karena materi kurang lengkap jadi molor sampai siang. rumit juga mempelajari sejarah pesawat satu ini emoticon-Hammer (S)




Quote:Original Posted By orgbekasi67
Emang daridulu lahan alutsista tuh basah bener gan


betul gan, padahal ini lagi musim kemarau, tapi masih saja basah emoticon-Big Grin


Quote:Original Posted By pannotia.server
gimana ga sedap nangani pembelian alutista. harganya sebiji M ampe T....

monggo lah, keknya keren nih walaupun banyak minusnya


makin bagus makin mahal harganya gan, tapi riskan juga karena masih ada masalah korupsi pembeluan oleh Austria dibaliknya.



Quote:Original Posted By bukhorigan
ga bisa bicara apapun selain mo bilang nice thread.
emoticon-Matabelo


makasih udah hadir gan, semoga bisa menambah wawasan emoticon-Nyepi

Quote:Original Posted By jagotorpedo
banyak peserta proyek, banyak gengsi..
...ribut dah...emoticon-Leh Uga
program A-400M juga sama aja...

punya Inggris spek-nya paling lengkap.
Jerman aja gak pake Pirate IRST
Austria apalagi, downgrade bgt..


betul gan, kalau opini ane sih ya lebih condong ke Rafale atau F-16 Viper.

dengan kasus korupsi yang menyelimuti Typhoon Austria, riskan juga buat Indonesia, belum lagi biaya upgradenya. skema pembelian juga rumit, karena baru2 ini Airbus mau memberi pebalti ke Austria jika menjual Tyohoon, rencananya pesawat akan datang tahun 2022 kalau semuanya beres.

namun kata Kemenhan Austria, apa pun keputusan akhirnya dengan Indonesia. mereka akan tetap mengganti seluruh unit Typhoon karena boros anggaran. (cmiiw)



Quote:Original Posted By coens1982
kalau bisa pemerintah jangan beli barang bekas, walau harga lebih murah tapi harus dipikirin masalah tahun hidup, sparepart dan pemeliharaan, jangan sampe pesawat nantinya cuma jadi penunggu hanggar aja


biaya upgradenya nanti bisa jadi sama dengan biaya membeli pesawat baru gan, lebih bagus kalau beli baru. pemerintah benar2 kelewatan bercandanya kalau beneran jadi membeli pesawat bekas ini emoticon-Berduka (S) (cmiiw)
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
15-09-2020 23:33
Pespur itu bisa dibeli oleh pihak non government ga sih
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
16-09-2020 10:17
kalau untuk kebaikan, lanjutkan.

gonjang ganjing netizen cuman riuhnya penonton bola di lapak nobar yang ga ngarus apapun. tni lebih tahu apa yang dia butuh. emoticon-I Love Indonesia (S)
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan jagotorpedo memberi reputasi
2 0
2
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
16-09-2020 12:06
lha pejwan blom beranjak juga nih..
gw tambahin foto aja deh...emoticon-Big Grin
EAP Experimental Aircraft Programme
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
pesawat demonstrator teknologi alias masi riset buatan BAe Inggris
..cmiiw
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 3 lainnya memberi reputasi
4 0
4
Lihat 7 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 7 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
16-09-2020 19:09
Quote:
biaya upgradenya nanti bisa jadi sama dengan biaya membeli pesawat baru gan, lebih bagus kalau beli baru. pemerintah benar2 kelewatan bercandanya kalau beneran jadi membeli pesawat bekas ini  (cmiiw)
inilah yang akan menyebabkan nantinya pesawat cuma jadi penunggu hanggar. Lain cerita kalau ada makelar cari komisi fee gede dari proyek pembelian pesawat bekas ini. Moga aja gak sampai terjadi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
16-09-2020 19:35
kita juga pernah ditawari ToT bikin CFT kalo beli Typhoon..
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

indomiliter
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan si.matamalaikat memberi reputasi
2 0
2
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
16-09-2020 20:33
Quote:Original Posted By bociljamannow
Pespur itu bisa dibeli oleh pihak non government ga sih


sepertinya tidak gan, sejauh ini pesawat yang tak terpakai biasanya dikuburkan, dimuseumkan atau dibuat jadi monumen. cmiiw



Quote:Original Posted By TuanLi
kalau untuk kebaikan, lanjutkan.

gonjang ganjing netizen cuman riuhnya penonton bola di lapak nobar yang ga ngarus apapun. tni lebih tahu apa yang dia butuh. emoticon-I Love Indonesia (S)


masalahnya nanti kalau mau diupgrade, apakah boleh ngeluarin kocek lebih besar dari biaya pembelian bekasnya ? kata ibu Menkeu kita harus hemat anggaran emoticon-Bingung



Quote:Original Posted By coens1982
inilah yang akan menyebabkan nantinya pesawat cuma jadi penunggu hanggar. Lain cerita kalau ada makelar cari komisi fee gede dari proyek pembelian pesawat bekas ini. Moga aja gak sampai terjadi


masih dalam tahap diskusi gan, ane berharap juga gak jadi sih emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan jlamp memberi reputasi
2 0
2
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
17-09-2020 09:55
#19 masih sepi

Fakta menarik soal pesawat Typhoon bekas Austria yang akan dibeli Indonesia, diduga tersandung kasus korupsi.


"Selama penjualan jet Eurofighter Typhoon ke Austria, diperkirakan € 113,5 juta setara $ 144 juta) diyakini telah ditransfer dari [anggota Eurofighter] EADS ke rekening perusahaan yang meragukan," Der Spiegel menjelaskan.

“Jaksa penuntut umum di Wina dan Munich mencurigai bahwa jutaan euro mungkin telah digunakan untuk menyuap para pembuat keputusan Austria — atau sebagai pembayaran awal untuk para manajer EADS yang tamak — atau mungkin untuk membentuk dana tertentu di dalam konsorsium.”


Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan

Sejak dibeli, 15 Eurofighter Typhoon jarang terbang. Dan ketika diterbangkan pun, Eurofighter Typhoon Austria hanya membawa sebagian kecil dari persenjataan yang dimiliki oleh negara lain yang mengoperasikan jet tempur ini — Inggris, Jerman, Spanyol, Italia, dan Arab Saudi.

Dan sangat berbeda dengan negara-negara lain — yang biasanya mempekerjakan dua kali lebih banyak pilot daripada jet tempur yang dimiliki, sehingga memastikan selalu ada pilot yang standby menerbangkan pesawat tertentu ke medan pertempuran — Angkatan Udara Austria hanya punya 11 pilot Eurofighter Typhoon ditambah satu pilot training.

Dengan kata lain, Austria memiliki kemampuan tempur udara kelas atas yang lebih banyak menganggur daripada digunakan.

Maka tidak heran pada 2017, Pemerintah Austria mengumumkan akan memensiunkan Eurofighter Typhoon pada 2020 dan menggantinya dengan pesawat yang lebih terjangkau.

Keputusan itu datang ketika Wina menyelidiki dugaan korupsi dalam akuisisi Eurofighter Typhoon pada 2003.

Pada hari tertentu, hanya tiga Eurofighter Typhoon siap tempur dengan pilot dan senjata — dan hanya antara pukul 8:00 pagi hingga 4:00 sore.

Anggaran operasi Eurofighter Typhoon hanya diberi jatah terbang 180 menit per hari dalam jam kerja tersebut.


Sumur Bor
Diubah oleh si.matamalaikat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Eurofighter Typhoon, Pesawat yang Lahir Dengan Diiringi Berbagai Macam Perselisihan
17-09-2020 12:06
pecawat papolit akuh di ace combat nih um
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
si.matamalaikat dan 2 lainnya memberi reputasi
3 0
3
Halaman 1 dari 4
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia