- Beranda
- Berita Luar Negeri
Trump: AS Belum Miliki Bukti Racun Navalny: Kita Harus Fokus pada China, Bukan Rusia
...
TS
god.romusha
Trump: AS Belum Miliki Bukti Racun Navalny: Kita Harus Fokus pada China, Bukan Rusia
Presiden AS Doland Trump mengatakan, Washington harus menanggapi dengan sangat serius dugaan keracunan Alexei Navalny.
Tetapi, dia mengklaim pemerintahannya belum melihat bukti apa pun terkait berita yang menyebutkan pemimpin oposisi Rusia itu diracun ketika perjalanan kembali ke Moskow dari Siberia.
Selama konferensi pers, Trump menyebut insiden keracunan Alexei Navalny seharusnya tidak terjadi.
"Kami belum memiliki bukti apa pun, tetapi saya akan meninjaunya," kata Trump.
"Ini tragis. Mengerikan, seharusnya tidak terjadi. Kami belum memiliki bukti apa pun, tetapi saya akan melihatnya," kata Trump pada konferensi pers.
Baca: Kasus Alexei Navalny Potensial Ancam Rusia di Proyek Nord Stream 2
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ambil bagian dalam pawai untuk mengenang pembunuhan kritikus Kremlin Boris Nemtsov di pusat kota Moskow pada 29 Februari 2020.
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ambil bagian dalam pawai untuk mengenang pembunuhan kritikus Kremlin Boris Nemtsov di pusat kota Moskow pada 29 Februari 2020. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Baca: Saat Jerman Temukan Racun Saraf Novichok di Tubuh Alexei Navalny, Belarusia Klaim Insiden Itu Hoaks
Dalam konferensi pers itu, Trump juga menegaskan, mereka harus fokus pada China, bukan Rusia.
Diberitakan Al Jazeera, berbeda dengan sikap Departemen Luar Negeri AS, Trump bersikap biasa saja.
Sebelumnya, pihak Departemen Luar Negeri AS sendiri sempat menyatakan keprihatinan besar tentang temuan bahwa Navalny diracun.
Senjata Kimia akan Jadi Pelanggaran atas Kewajiban Moskow
Secara terpisah, dalam pertemuan di Washington, Jumat (4/9/2020), Wakil Menteri Luar Negeri Stephen Biegun berbicara kepada Duta Besar Rusia Anatoliy Antonov.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Klaim AS Belum Miliki Bukti Keracunan Alexei Navalny: Kita Harus Fokus pada China, Bukan Rusia, https://www.tribunnews.com/internasi...a-bukan-rusia.
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Tetapi, dia mengklaim pemerintahannya belum melihat bukti apa pun terkait berita yang menyebutkan pemimpin oposisi Rusia itu diracun ketika perjalanan kembali ke Moskow dari Siberia.
Selama konferensi pers, Trump menyebut insiden keracunan Alexei Navalny seharusnya tidak terjadi.
"Kami belum memiliki bukti apa pun, tetapi saya akan meninjaunya," kata Trump.
"Ini tragis. Mengerikan, seharusnya tidak terjadi. Kami belum memiliki bukti apa pun, tetapi saya akan melihatnya," kata Trump pada konferensi pers.
Baca: Kasus Alexei Navalny Potensial Ancam Rusia di Proyek Nord Stream 2
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ambil bagian dalam pawai untuk mengenang pembunuhan kritikus Kremlin Boris Nemtsov di pusat kota Moskow pada 29 Februari 2020.
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny ambil bagian dalam pawai untuk mengenang pembunuhan kritikus Kremlin Boris Nemtsov di pusat kota Moskow pada 29 Februari 2020. (Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Baca: Saat Jerman Temukan Racun Saraf Novichok di Tubuh Alexei Navalny, Belarusia Klaim Insiden Itu Hoaks
Dalam konferensi pers itu, Trump juga menegaskan, mereka harus fokus pada China, bukan Rusia.
Diberitakan Al Jazeera, berbeda dengan sikap Departemen Luar Negeri AS, Trump bersikap biasa saja.
Sebelumnya, pihak Departemen Luar Negeri AS sendiri sempat menyatakan keprihatinan besar tentang temuan bahwa Navalny diracun.
Senjata Kimia akan Jadi Pelanggaran atas Kewajiban Moskow
Secara terpisah, dalam pertemuan di Washington, Jumat (4/9/2020), Wakil Menteri Luar Negeri Stephen Biegun berbicara kepada Duta Besar Rusia Anatoliy Antonov.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Trump Klaim AS Belum Miliki Bukti Keracunan Alexei Navalny: Kita Harus Fokus pada China, Bukan Rusia, https://www.tribunnews.com/internasi...a-bukan-rusia.
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
0
489
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.2KThread•21.1KAnggota
Komentar yang asik ya