Kaskus

News

prata34Avatar border
TS
prata34
Kematian Akibat COVID-19 Cenderung Rendah Ketika Jumlah Infeksi meningkat, Mengapa ?
Sementara beberapa ilmuwan percaya bahwa virus menjadi kurang mematikan, yang lain melihat faktor-faktor yang menunjukkan sebaliknya.

Kematian Akibat COVID-19 Cenderung Rendah Ketika Jumlah Infeksi meningkat, Mengapa ?
Sumber gambar : fajar.co.id

Apakah tingkat kematian Covid-19 menurun?
Sebagian besar statistik menunjukkan bahwa meskipun kasus Covid-19 meningkat di banyak bagian Eropa dan Amerika Serikat, jumlah kematian dan kasus komplikasi parah tetap relatif rendah. Misalnya, pasien yang menggunakan ventilator telah turun dari 3.000 pada puncak epidemi di Inggris menjadi 70. Pada saat yang sama, jumlah kasus di Inggris mulai meningkat di banyak daerah.


Apa yang sebenarnya terjadi ?
Dokter tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi. Beberapa menyarankan bahwa intervensi medis lebih berhasil dalam mengobati mereka yang menderita komplikasi penyakit. Misalnya, obat deksametason baru-baru ini terbukti meningkatkan tingkat kelangsungan hidup di antara pasien yang membutuhkan ventilasi. Yang lain berpendapat bahwa faktor berbeda terlibat. Satu saran adalah bahwa Covid-19 sekarang menjadi penyakit pada orang-orang muda yang cenderung tidak meninggal atau menderita komplikasi serius. 

Apakah itu menunjukkan bahwa fase terburuk mungkin sudah berakhir?
Tidak juga. Peneliti lain menunjukkan situasi di AS di mana ada lonjakan kasus baru-baru ini di antara orang-orang berusia 20-an dan 30-an - tetapi kemudian diikuti oleh lonjakan kasus pada orang tua yang tertular penyakit dari orang yang lebih muda. Akibatnya, terjadi lonjakan kematian. Pola serupa dapat terjadi di Eropa dan Inggris, mungkin dalam beberapa minggu, beberapa ilmuwan memperingatkan.

Apakah virus Covid-19 semakin tidak mematikan?
Ide ini didukung oleh beberapa ilmuwan. Mereka menunjukkan fakta bahwa kebanyakan virus cenderung kehilangan atribut paling mematikan karena tidak mendapatkan apa-apa dari membunuh inangnya. Ini bisa terjadi dengan virus Covid-19, kata mereka. Peneliti lain tidak setuju, mengatakan proses seperti itu tidak mungkin terjadi secepat ini. Salah satu saran alternatif adalah bahwa dosis infeksi virus Covid-19, yang ditularkan dari satu orang ke orang lain, mungkin semakin kecil berkat jarak sosial. Dosis yang lebih rendah akan lebih mudah untuk ditangani oleh sistem kekebalan kita, sehingga tingkat kematian akan turun.

"Pada akhirnya, masalah ini tetap belum terpecahkan dan akan membutuhkan beberapa bulan, atau mungkin beberapa tahun penelitian, untuk memecahkan masalah tersebut." kata para Ilmuan.

Sumber berita The Guardian 


tien212700Avatar border
tien212700 memberi reputasi
1
405
2
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.1KThread20.9KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.