Yunie87Avatar border
TS
Yunie87
Keseruan Perjalanan ke Tangkuban Parahu di Hari Kemerdekaan
Keseruan Perjalanan ke Tangkuban Parahu di Hari Kemerdekaan

Hari kemerdekaan Indonesia akan segera tiba, tapi sayang tahun ini sepertinya tidak akan semeriah tahun sebelumnya. Maklum pandemi masih berlangsung.

Ane jadi teringat 17 Agustus 2007. Ane merayakannya HUT kemerdekaan dengan cara yang berbeda. Biasanya orang akan mengikuti perlombaan atau karnaval. Namun, ketika itu ane mengisi hari kemerdekaan dengan naik gunung bersama teman-teman kosan.

Keseruan Perjalanan ke Tangkuban Parahu di Hari Kemerdekaan

Sebenarnya acara panjat gunung yang kami lakukan tidak direncanakan sebelumnya. Bisa dibilang sangat mendadak. Pada malam harinya, ane lagi ngobrol sama teman-teman kosan. Lalu ane nanya, "Besok kita kemana, ya?" Sangat kebetulan teman-teman pada saat itu kompak, tidak ada yang punya acara.

Lalu ada dedengkot penghuni kosan nyeletuk, "Kalau kita ke Tangkuban Parahu. Mau? Tapi jalan kaki dari Lembang." Sontak serempak pada jawab, "Mau!" Ya, iyalah semua penghuni kosan antusias, semua penghuni kosan perantau dan hanya mbak Laila--penghuni senior kosan yang pernah menginjakkan kaki ke Tangkuban Parahu.Ane yang punya asma pun, sangat bersemangat untuk mendaki. Padahal biasanya lari keliling lapangan saja aneh nyerah.

Pagi-pagi sekali kami sudah memasak. Namanya anak kosan, otomatis harus hemat. Jadi, kami bawa bekal, untuk makan siang. Setelah sarapan, kami pun langsung berangkat jam 7 pagi.

Oh, ya, kami kos di Gegerkalong Girang. Hanya 20 menit saja, sudah tiba di Lembang dengan menaikki angkot. Setibanya di Lembanglah, keseruan dimulai. Mbak Laila, sebagai penunjuk arah, sepertinya sudah lupa-lupa ingat perjalanan menuju Tangkuban Parahu. Beruntung kami melihat ada rombongan bapak-bapak yang akan pergi ke tujuan yang sama. Jadi, kami pun mengikuti rombongan bapak-bapak itu.

Masya Allah, ternyata para bapak itu sangat baik dan humoris. Kami ngobrol-ngobrol sepanjang perjalanan. Tidak terasa kami pun tiba di gerbang Tangkuban Perahu pukul 10 pagi. Setibanya di sana rombongan ane langsung istirahat, sementara para bapak tetap melanjutkan perjalanan. Alhamdulilah asma ane nggak kambuh, mungkin karena saking semangat.

Keseruan Perjalanan ke Tangkuban Parahu di Hari Kemerdekaan

Setelah istirahat, sejam kemudian kami pun pun memasuki Tangkuban Perahu. Lumayan jauh dan lama juga kami berkeliling dan berhenti untuk foto-foto. Perjalanan kami sangat menyenangkan. Hanya ada terai tawa, ketika kami merasa lelah.

Alhamdulilahnya lagi, cuaca sangat mendukung. Hari sangat cerah ketika itu. Panas terik. Padahal ane udah jaga-jaga pakai jaket, khawatir hujan dan dingin. Ah, sangat berkesan sekali perjalanan pertama kami (kecuali mbak Laila) ke Tangkuban Parahu. Menurut mbak Laila, Tangkuban Parahu lebih sepi dari hari biasanya, mungkin karena kami datang di hari kemerdekaan. Rasanya memang lebih haru.

Keseruan Perjalanan ke Tangkuban Parahu di Hari Kemerdekaan

Pulangnya kami membeli Alpukat mentega yang masih segar. Harganya juga lumayan terjangkau. Walau, ketika tiba di kosan, kaki kami pegal-pegal karena tidak biasa melakukan perjalanan jauh dengan berjalan kaki, tetapi hati kami sangat puas.

Kami selalu mengingat perjalanan ke Tangkuban Parahu ini karena dilakukan pada hari kemerdekaan Indonesia.

Itulah kenangan terindah ane dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia.

Sumber Foto : dokumen pribadi

Diubah oleh Yunie87 17-08-2020 10:37
trifatoyahAvatar border
lenitanAvatar border
gustiarnyAvatar border
gustiarny dan 3 lainnya memberi reputasi
4
678
14
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cinta Indonesiaku
Cinta Indonesiaku
KASKUS Official
5.4KThread•2.7KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.