- Beranda
- Cinta Indonesiaku
Sehari Menjadi Murid SD! Kenangan Manis Masa Kecil Kembali Saat Mengikuti Karnaval.
...
TS
wanita.tulen
Sehari Menjadi Murid SD! Kenangan Manis Masa Kecil Kembali Saat Mengikuti Karnaval.

Tanggal 17 Agustus adalah hari suka cita untuk semua warga Indonesia, karena di tanggal tersebut bangsa kita sedang mengulang kebahagiaan karena bisa memproklamasikan kemerdekaan kepada dunia. Setelah berpuluh-puluh tahun dijajah oleh negara asing, akhirnya pada tanggal tersebut kita bisa meraih kebebasan berkat perjuangan para pahlawan kita.
Sejak kecil ane memang sangat antusias jika membicarakan tentang perayaan 17an, karena banyak sekali keseruan menanti di hari perayaan tersebut. Salah satunya adalah parade kostum, ini adalah acara/kegiatan yang paling ane sukai. Tanggal 17 agustus mempunyai arti tersendiri untuk ane, karena ada parade kostum ini lah yang membuat ane sangat menyukai tanggal 17 Agustus. Saat parade kostum kita bisa bebas mengeksplor diri sendiri, tidak akan ada cemoohan dari lingkungan, tidak ada pandangan sinis, tidak ada gunjingan, tidak ada rasa malu, tidak ada rasa gengsi yang ada hanya keseruan.
Bukan hanya itu, kita bisa berganti profesi hanya dalam sehari. Ini sangat menyenangkan sekali, parade Agustus-an tahun 2018 saat itu ane ingin sekali memakai kostum dokter, karena dulu memang ane bercita-cita ingin menjadi dokter. Alhamdulilah kesampaian cita-cita ane, walaupun hanya sehari menjadi dokter, setidaknya cita-cita kecil ane sudah terwujud dalam sehari
. Sayangnya dokumentasi ane saat memakai kostum dokter sudah hilang.
Pada kesempatan parade tahun berikutnya atau tepatnya parade tahun 2019 lalu, ane memakai kostum seragam SD, karena memang konsep parade wilayah ane adalah kehidupan sehari-hari. Tidak asik tentunya kalau yang memakai seragam SD adalah anak kecil, tidak ada bedanya dengan hari biasa. Untuk membuat perbedaan, kita balik anak-anak yang memakai seragam orang tua seperti Guru, Dokter dll. Sedangkan orang tua memakai kostum anak-anak seperti seragam SD, SMP, SMA. Dan ane pun memakai seragam SD, bersama tetangga-tetangga ane lainnya seperti ini:

Saat memakai seragam SD ini ane jadi teringat masa lalu. Dulu sewaktu ane kecil sekolah dasar masih bernama sekolah rakyat (SR) dan ingat sekali dulu ane bertelanjang kaki ke sekolah karena jaman dulu masih jarang sekali ada anak sekolah yang pergi kesekolah memakai sepatu, beberapa memang ada yang memakai sandal. Tapi kebanyakan bertelanjang kaki seperti ane.
Dulu belum ada uang saku, ane selalu diberi bekal berupa rebusan singkong. Hampir setiap hari ane membawa bekal rebusan singkong ini, sampai-sampai teman ane dulu menyebut ane sebagai "juragan singkong". Kalau ingat masa-masa dulu sewaktu masih duduk di bangku SR senang sekali rasanya, semua teman-teman bergaul bersama-sama tanpa memandang dia anak orang berada, atau anak orang biasa. Kita sekolah di sekolahan yang sama, jadi semua anak satu sekolah adalah teman tidak ada perbedaan.
Dulu ane dan teman-teman sering sekali bolos sekolah hanya untuk bisa berenang di sungai desa, dan kalau salah satu dari kita ketahuan orang tuanya, biasanya kita semua diarak ke jalan desa dan dilaporkan ke orang tua masing-masing. Lucu sekali kalau mengingat kenangan saat kecil dulu.
Sejak kecil ane memang sangat antusias jika membicarakan tentang perayaan 17an, karena banyak sekali keseruan menanti di hari perayaan tersebut. Salah satunya adalah parade kostum, ini adalah acara/kegiatan yang paling ane sukai. Tanggal 17 agustus mempunyai arti tersendiri untuk ane, karena ada parade kostum ini lah yang membuat ane sangat menyukai tanggal 17 Agustus. Saat parade kostum kita bisa bebas mengeksplor diri sendiri, tidak akan ada cemoohan dari lingkungan, tidak ada pandangan sinis, tidak ada gunjingan, tidak ada rasa malu, tidak ada rasa gengsi yang ada hanya keseruan.
Bukan hanya itu, kita bisa berganti profesi hanya dalam sehari. Ini sangat menyenangkan sekali, parade Agustus-an tahun 2018 saat itu ane ingin sekali memakai kostum dokter, karena dulu memang ane bercita-cita ingin menjadi dokter. Alhamdulilah kesampaian cita-cita ane, walaupun hanya sehari menjadi dokter, setidaknya cita-cita kecil ane sudah terwujud dalam sehari
. Sayangnya dokumentasi ane saat memakai kostum dokter sudah hilang.Pada kesempatan parade tahun berikutnya atau tepatnya parade tahun 2019 lalu, ane memakai kostum seragam SD, karena memang konsep parade wilayah ane adalah kehidupan sehari-hari. Tidak asik tentunya kalau yang memakai seragam SD adalah anak kecil, tidak ada bedanya dengan hari biasa. Untuk membuat perbedaan, kita balik anak-anak yang memakai seragam orang tua seperti Guru, Dokter dll. Sedangkan orang tua memakai kostum anak-anak seperti seragam SD, SMP, SMA. Dan ane pun memakai seragam SD, bersama tetangga-tetangga ane lainnya seperti ini:

sumber : dok.pribadi
Saat memakai seragam SD ini ane jadi teringat masa lalu. Dulu sewaktu ane kecil sekolah dasar masih bernama sekolah rakyat (SR) dan ingat sekali dulu ane bertelanjang kaki ke sekolah karena jaman dulu masih jarang sekali ada anak sekolah yang pergi kesekolah memakai sepatu, beberapa memang ada yang memakai sandal. Tapi kebanyakan bertelanjang kaki seperti ane.
Dulu belum ada uang saku, ane selalu diberi bekal berupa rebusan singkong. Hampir setiap hari ane membawa bekal rebusan singkong ini, sampai-sampai teman ane dulu menyebut ane sebagai "juragan singkong". Kalau ingat masa-masa dulu sewaktu masih duduk di bangku SR senang sekali rasanya, semua teman-teman bergaul bersama-sama tanpa memandang dia anak orang berada, atau anak orang biasa. Kita sekolah di sekolahan yang sama, jadi semua anak satu sekolah adalah teman tidak ada perbedaan.
Dulu ane dan teman-teman sering sekali bolos sekolah hanya untuk bisa berenang di sungai desa, dan kalau salah satu dari kita ketahuan orang tuanya, biasanya kita semua diarak ke jalan desa dan dilaporkan ke orang tua masing-masing. Lucu sekali kalau mengingat kenangan saat kecil dulu.

sumber : dok.pribadi
Dan senang sekali karena tahun lalu bisa mengikuti parade dengan berkostum seragam SD seperti ini. Walaupun tahun ini parade untuk sementara di tiadakan karena prosedur desa tidak memperbolehkan kegiatan berkelompok, semoga saja tahun depan parade sudah bisa diadakan lagi, dan keadaan sudah bisa normal seperti saat sebelum pandemi dulu. Benar-benar sangat berharap, pandemi ini bisa segera berlalu, dan kita semua bisa beraktivitas normal seperti sedia kala lagi.
Tetap semangat, walaupun tahun ini tidak bisa mengadakan parade. Semangat perjuangan tetap ada untuk memperingati para pahlawan yang telah gugur demi perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Semarak HUT RI ke 75 ! Indonesia Maju !
sumber : pengalaman dan dok.pribadi
Tetap semangat, walaupun tahun ini tidak bisa mengadakan parade. Semangat perjuangan tetap ada untuk memperingati para pahlawan yang telah gugur demi perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Semarak HUT RI ke 75 ! Indonesia Maju !
sumber : pengalaman dan dok.pribadi
putranto1718 memberi reputasi
1
354
0
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cinta Indonesiaku
5.4KThread•2.7KAnggota
Komentar yang asik ya