Kaskus

News

god.romushaAvatar border
TS
god.romusha
Trump Digoyang Kasus Hukum Lagi, Terancam Pidana Penipuan
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump digoyang kasus hukum. Kantor Kejaksaan Distrik Manhattan tengah menyelidiki Trump terkait dugaan penipuan bank dan asuransi.

Hal ini terungkap Senin (3/8/2020). Fakta ini menyeret Trump pada skandal lebih jauh dibanding yang sebelumnya dituduhkan, yakni pajak dan suap yang juga melibatkan bintang porno Stormy Daniels. Dugaan suap itu dilakukan guna menutup mulut soal hubungan khusus keduanya.

Baca: Trump Beri Microsoft 45 Hari Buat Caplok TikTok, Atau...



Jaksa, ditulis New York Times, menyimpulkan bahwa Trump mungkin secara ilegal menggelembungkan kekayaan bersihnya dan nilai properti pada pemberi pinjaman dan perusahaan asuransi. Dengan strategi ini Trump memperluas kerajaan bisnis real estate-nya.

Jaksa juga memuat kesaksian mantan pengacara Trump, Michael D Cohen. Ia sebelumnya sudah diputuskan bersalah pada 2018 atas pelanggaran kampanye akibat memberikan suap pada dua bintang porno untuk menutup mulut soal skandal dengan Trump.

Baca: Tiba-Tiba Donald Trump Baper: Tak Ada yang Menyukai Saya



Dalam pengadilan Cohen bersaksi bahwa Trump menggelembungkan asetnya ketika itu, untuk mengurangi pajak real estate-nya. Dia bahkan menyebut mantan bosnya itu "penipu" dan "menipu".

Trump pun kemungkinan menerima panggilan pengadilan. Sebelumnya, Mahkamah Agung AS pada bulan lalu sudah mengeluarkan putusan bahwa presiden tidak kebal dari pemeriksaan pidana negara.

Sementara itu, Trump dalam konferensi persnya di Gedung Putih mengatakan dirinya adalah korban. Ia menuding hal ini adalah ulah Demokrat, yang ingin melengserkannya dari Pemilu AS.

"Saya tak tahu apapun tentang itu," tegasnya dikutip dari Reuters.

Ia juga mengaitkan hal ini dengan sejumlah skandal yang mengaitkan dirinya seperti penyelidikan Robert Mueller (pengacara dan mantan Direktur FBI) tentang campur tangan Rusia. Serta proses pemakzulannya oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS.

"Ini hal yang dilakukan (Partai) Demokrat. Mereka gagal dengan Mueller, mereka gagal dengan segalanya, mereka gagal dengan DPR, mereka gagal di setiap tahap permainan."

"Itu hal yang mengerikan yang mereka lakukan, itu benar-benar hal yang mengerikan. Perburuan penyihir (witch hunt) yang sudah cukup lama."
0
309
3
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.2KThread21.1KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.