- Beranda
- The Lounge
Wajah Asli Negara Tanpa Make up
...
TS
sletingdol
Wajah Asli Negara Tanpa Make up

Aktor atau aktris adalah orang yang memainkan peran tertentu dalam suatu aksi. Biasanya, mereka adalah orang yang dididik atau dilatih secara khusus untuk melakukan sandiwara melalui suatu pendidikan atau sekolah, atau berpura-pura memerankan suatu tokoh sehingga tampak seperti tokoh sungguhan.
Pelaku peran ini sangat identik dengan Riasan / make up yang berguna mengubah penampilan dari bentuk asli sebenarnya dengan bantuan bahan dan alat kosmetik. Istilah make up lebih sering ditujukan kepada pengubahan bentuk wajah, meskipun sebenarnya seluruh tubuh bisa di hias (make up).
Tata rias wajah membutuhkan banyak pengetahuan tentang:
Anatomi (untuk memberikan bentuk ideal anggota tubuh)
Karakterisasi Warna dan garis (untuk memberikan karakterisasi personal)
Gradasi Warna (untuk memperhalus hasil akhir tata rias)
Komposisi Warna
Banyak orang tertipu dan percaya bahwa aksi yang mereka pertontonkan dan wujud mereka saat memainkan peran adalah bentuk asli dari orang tersebut.
Bagi yang tidak penasaran dengan sosok asli seorang tokoh peran tidak apa - apa disini kita akan cari tahu sosok asli di belakang aktor/aktris dalam sebuah institusi negara.
1. DPR

Ada setidak nya 7 staff yang mendampingi satu anggota DPR yang di bayar pemerintah sebagai pegawai non pns. Diantara nya ada staff administrasi karena banyak anggota DPR tidak faham dengan Format laporan yang di kirim oleh instansi lain di pemerintahan. Ada juga staff yang khusus membantu si anggota dewan dalam memahami suatu kajian dengan kata lain si anggota dewan tidak mengerti kajian itu maka di kontrak lah staff ahli untuk menerangkan nya. Kemudian ada staff ahli yang mengurus hubungan politik sampai staff ahli berpakaian di fasilitasi untuk satu anggota dewan.
Melihat semua fasilitas ini, anggota dewan harus nya benar - benar bisa menghasilkan kebijakan atau program yang pro terhadap rakyat khusus nya masyarakat ekonomi lemah, lantas kenapa selama ini yang kita lihat malah sebalik nya?
2. Aparat penegak hukum

Intitusi yang satu ini di persenjatai lengkap yang harus nya bisa melindungi rakyat secara baik dengan kekuatan dan kekuasaan nya ini. Melihat dari kasus novel baswedan polri terlihat sekali prinsip nya dalam menegakan ke adilan. Bukan nya membongkar tuntas ke bobrokan di tubuh polri masyarakat malah di giring pada suatu drama peradilan tanpa menyentuh inti dari masalah nya ini (pelaku sebenarnya). Berbeda dengan kasus djoko tjandra yang malah di fasilitasi oleh petinggi polri bukan kah sangat drama sekali?
Serupa juga dengan kementrian terkait yang melepas kasus besar dengan memberitakan keberhasilan menangkap ibu paruh baya di serbia.
3. Presiden

Terlepas dari pandemi yang sedang melanda indonesia, pemimpin tetap bagaimana pun harus memihak pada rakyat terlebih masyarakat ekonomi lemah. Selain paling banyak di marahi / disalahkan dalam masa pandemi ini, kebijakan yang turun juga banyak yang tidak sampai yang artinya semua kekacauan berawal dari elite karena pemimpin hanya fokus pada kesalahan rakyat kecil tapi tidak melihat kesalahan para pejabat dan segelintir orang yang menguasai ekonomi di indonesia.
Masih banyak lagi institusi yang harus di bongkar wajah aslinya seperti apa, dan ini baik bagi kita semua. Yang bahaya itu mereka yang dekat dengan akses kekuasaan bukan nya para penulis seperti ini yang sampai di grebek di jemput mobil tinu - ninu - ninu - ninu.
"Apa guna banyak baca kalau tetap mau di bungkam"
Diubah oleh sletingdol 28-07-2020 03:54
0
585
4
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•107.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya