- Beranda
- Berita Luar Negeri
Trump kepada Putin: AS Ingin Hindari Perlombaan Senjata dengan Rusia dan China
...
TS
god.romusha
Trump kepada Putin: AS Ingin Hindari Perlombaan Senjata dengan Rusia dan China
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara melalui sambungan telepon dengan mitranya dari Rusia Vladimir Putin, Kamis (23/7/2020).
Menurut Gedung Putih, dalam percakapan tersebut Trump mengatakan kepada Putin bahwa AS berharap untuk menghindari perlombaan senjata dengan Rusia dan China.
BACA JUGA:
AS Masih Bisa Kerja Sama dengan China Tekan Program Senjata Pemusnah Massal Korut
AS dan Rusia diketahui sedang mempersiapkan negosiasi baru untuk menggantikan kesepakatan START lama mengenai pembatasan persenjataan nuklir kedua negara. Dalam perkembangannya, AS ingin China ikut serta dalam kesepakatan tersebut mengingat kemajuan yang dicapai negara itu dalam mengembangkan persenjataannya. Selama ini perhatian hanya ditujukan kepada AS dan Rusia.
Namun China menolak permintaan pemerintahan Trump untuk bergabung dalam pembicaraan dengan alasan persenjataannya masih jauh lebih kecil dibandingkan dua adidaya.
BACA JUGA:
Vladimir Putin Perintahkan Modernisasi Kapal-Kapal Perang Rusia
"(Trump) Menegaskan kembali harapannya untuk menghindari perlombaan senjata tiga arah yang mahal antara China, Rusia, dan Amerika Serikat serta berharap bisa mencapai negosiasi pengendalian senjata yang akan datang di Wina," kata juru bicara Gedung Putih, dikutip dari AFP, Jumat (24/7/2020).
Di kesempatan terisah, Kremlin menyatakan kedua pemimpin menyetujui pentingnya pembicaraan bilateral tentang stabilitas strategis dan kontrol senjata.
BACA JUGA:
Donald Trump Bersedia Kerja Sama dengan China Terkait Pengembangan Vaksin Covid-19
Mereka juga membahas situasi terkait program nuklir Iran serta menggarisbawahi perlunya tindakan bersama untuk mengatasi isu tersebut. Rusia merupakan sekutu dekat Iran.
Trump membawa AS keluar dari perjanjian internasional terkait program nuklir Iran yang diteken pada 2015. Menurut dia, perjanjian yang ditandatangani di masa pemerintahan Presiden Barack Obama itu harus diperbarui. AS curiga program nuklir Iran dibuat bukan untuk kepentingan damai, melainkan meningkatkan kemampuan persenjataan.
Menurut Gedung Putih, dalam percakapan tersebut Trump mengatakan kepada Putin bahwa AS berharap untuk menghindari perlombaan senjata dengan Rusia dan China.
BACA JUGA:
AS Masih Bisa Kerja Sama dengan China Tekan Program Senjata Pemusnah Massal Korut
AS dan Rusia diketahui sedang mempersiapkan negosiasi baru untuk menggantikan kesepakatan START lama mengenai pembatasan persenjataan nuklir kedua negara. Dalam perkembangannya, AS ingin China ikut serta dalam kesepakatan tersebut mengingat kemajuan yang dicapai negara itu dalam mengembangkan persenjataannya. Selama ini perhatian hanya ditujukan kepada AS dan Rusia.
Namun China menolak permintaan pemerintahan Trump untuk bergabung dalam pembicaraan dengan alasan persenjataannya masih jauh lebih kecil dibandingkan dua adidaya.
BACA JUGA:
Vladimir Putin Perintahkan Modernisasi Kapal-Kapal Perang Rusia
"(Trump) Menegaskan kembali harapannya untuk menghindari perlombaan senjata tiga arah yang mahal antara China, Rusia, dan Amerika Serikat serta berharap bisa mencapai negosiasi pengendalian senjata yang akan datang di Wina," kata juru bicara Gedung Putih, dikutip dari AFP, Jumat (24/7/2020).
Di kesempatan terisah, Kremlin menyatakan kedua pemimpin menyetujui pentingnya pembicaraan bilateral tentang stabilitas strategis dan kontrol senjata.
BACA JUGA:
Donald Trump Bersedia Kerja Sama dengan China Terkait Pengembangan Vaksin Covid-19
Mereka juga membahas situasi terkait program nuklir Iran serta menggarisbawahi perlunya tindakan bersama untuk mengatasi isu tersebut. Rusia merupakan sekutu dekat Iran.
Trump membawa AS keluar dari perjanjian internasional terkait program nuklir Iran yang diteken pada 2015. Menurut dia, perjanjian yang ditandatangani di masa pemerintahan Presiden Barack Obama itu harus diperbarui. AS curiga program nuklir Iran dibuat bukan untuk kepentingan damai, melainkan meningkatkan kemampuan persenjataan.
0
279
2
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
82.2KThread•21.2KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya