Kaskus

News

  • Beranda
  • ...
  • Melek Hukum
  • LSM SITI JENAR Sesalkan Mobil Desa Siaga Dibuat Plesiran Di Jam Dinas

digitalnewsAvatar border
TS
digitalnews
LSM SITI JENAR Sesalkan Mobil Desa Siaga Dibuat Plesiran Di Jam Dinas
LSM SITI JENAR Sesalkan Mobil Desa Siaga Dibuat Plesiran Di Jam Dinas

DN Situbondo, Jawa Timur - Pasca merebaknya Kejadian Motor Dinas (Kendaraan Dinas (Randis)) Oknum kades Di wilayah barat Situbondo yang ditemukan di arena perjudian di Lokalisasi Rajawali Banyuglugur, Kini lagi-lagi ditemukan Mobil Siaga Desa yang harusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat desa ditemukan di lokasi wisata pada jam dinas / kerja. Dimulai dari adanya temuan dari salah satu tim dari LSM SITI JENAR tadi siang yang mana MOBIL SIAGA Desa Sumber Tengah, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo yang dibawa oleh beberapa Perangkat Desa Sumber Tengah diantaranya: Fathor Rosi (Kaur Keuangan / Bendahara), Ridwan (kaur Umum), Moch. Zainuri (Staf), Supriyadi (Staf), Kalau Ceweknya (Diduga WTS) masih dalam pendalaman investigasi, yang terparkir dipinggir pantai dilokasi Wisata Pathek, Gelung, Kecamatan Panarukan sekitar pukul 13 : 00 - 14.15, Rabu, (15/7/2020).

LSM SITI JENAR Sesalkan Mobil Desa Siaga Dibuat Plesiran Di Jam Dinas

Sehingga kecaman lagi-lagi datang dari aktivis Muda Asal Situbondo yang juga Ketua umum LSM SITI JENAR, yang Konon Sering menyoroti tentang Efektifitas pengadaan mobil siaga desa, yang sempat menjadi Polemik. "Efektifkah Penggunaan anggaran DD yang dipotong untuk Mobil Desa Siaga kalau hanya untuk hal yang tidak terlalu penting Seperti ini ?... " Tanya Eko sembari tersenyum pasca temuan tersebut.

Menurut Eko, "Padahal jelas fungsi utama Mobil Siaga Desa digunakan sebagai kendaraan operasional perangkat desa dan membawa orang sakit bagi warga setempat yang membutuhkan ke rumah sakit, dan apa saja yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat desa guna meningkatkan kinerja di Desa, Pemerintah memberikan Mobil Siaga Desa yang jelas dianggarkan dari Dana Masyarakat yang berupa Dana Desa (DD) yang mana harusnya Mobil tersebut untuk kemudahan Operasional Siaga Desa serta untuk kegiatan sosial lainnya yang mana menurut PP No 47 tahun 2015, Pemerintahan Desa adalah Penyelenggara Urusan Pemerintahan dan Kepentingan Masyarakat." Terangnya.

“Mobil Operasional Siaga Desa ini Untuk Kepentingan Rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi Kepala Desa atau Perangkat Desa." kata Eko dengan nada kecewa serta ikut menyesalkan kejadian tersebut.

"Untuk itu, Semestinya mobil itu selalu siaga untuk mambantu masyarakat Desa yang membutuhkan bukan untuk kepentingan pribadi, apalagi sekarang kan jam Dinas Aktif semestinya mobil itu ditaruh di Desa," ucap Eko.

“Saya minta kepada Camat Bungatan menegur sebagai kepanjangan tangan dari Bupati Situbondo melakukan pembinaan serta pengawasan dan kontrol dalam penggunaan Mobil Operasional Desa, jangan sampai dipakai untuk keperluan pribadi. Dan kepada Kades Sumber Tengah ini harap diperhatikan, Kades harus bisa menjaga mobil ini dan juga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk Kepentingan Operasional Desa dan Masyarakat yang membutuhkan bukan dibuat ke pelesiran dan bertamasya di jam dinas / Aktif seperti ini,” tegasnya.

Lanjut dia, "Dengan adanya Mobil Siaga Desa diharapkan bisa mempermudah dan semaksimal mungkin membantu dan bermanfaat. Bilamana ada salah satu warga Desa khususnya warga yang memerlukan Mobil Siaga tersebut, Apalagi Khusus masyarakat di Dusun Pedalaman Pedesaan, seperti di beberapa titik yang masih minim pelayanan Transportasi Kesehatan dari rumah menuju Puskesmas atau Rumah Sakit, hanya sekedar saran; Harusnya Mobil Siaga Desa disertakan Nomor contact Hand Phone Darurat, bukan hanya slogan Mobil Desa Siaga saja, Jadi apabila masyarakat membutuhkan 1x24 jam tinggal telpon nomer darurat yang dimaksud (Tercantum), dan harus jelas peruntukannya Mobil Siaga Desa." Pungkas Eko.

Saat Bendahara Desa Sumber Tengah dikonfirmasi oleh Awak Media via WA, Fathor Rozi mengatakan, "Ceritanya begini pak. Dari pagi sekitar jam 08:00 WIB saya dan 3 teman Perangkat Desa Sumber Tengah keluar untuk melengkapi berkas pencairan Program RTLH di DPKP, lanjut sampai sekitar jam 11-12an, setelah selesai saya dan 3 teman saya lanjut ke pencairan di Bank Jatim, kemudian untuk kelancaran proses pekerjaan fisik RTLH kita lanjut menuju ke salah satu kegiatan fisik RTLH Desa lain untuk mengambil foto contoh Kusen Rumah yang dilaksanakan, setelah selesai, karena sebelumnya saya sudah pesan banner sembari menunggu bannernya selesai kita mampir untuk minum disekitar pinggir jalan." Ucapnya dalam bentuk Teks WA.

Reporter : Ilham
Editor : Fahruzi
Publisher : Ujik
Diubah oleh digitalnews 16-07-2020 09:05
0
1.6K
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Melek Hukum
Melek Hukum
7.7KThread2.4KAnggota
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.