Female
Batal
KATEGORI
link has been copied
517
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5f094193f4ae2f6db7180723/taaruf-menikah-tanpa-pacaran-kok-bisa-yakin
Kemarin, si Rey Mbayang ini rupanya menikah dengan mbak Dinda Hauw. Tahu gak? Mereka ini menikah tanpa pacaran loh, alias taaruf! Bahkan sebelumnya mbak Dinda ini sempat-sempatnya menolak (dengan keras) si Mas Rey. Dalam akun pribadi instagram Dinda Hauw, beliau sedikit menjabarkan kisah (proses) taaruf mereka berdua.
Lapor Hansip
11-07-2020 11:35

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Past Hot Thread
icon-verified-thread
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?



Hallo Agan Sista, ayo ngaku, siapa yang suka dengerin lagu-lagunya Rey Mbayang? Ane ngaku deh! hahaha. Terutama lagunya yang Untuk Apa dan Tentang Setelahnya, udah sejak 2019 masuk ke playlist ane, bahkan sampai saat ini.





Rey Mbayang - Untuk Apa





Kemarin, si Rey Mbayang ini rupanya menikah dengan mbak Dinda Hauw. Tahu gak? Mereka ini menikah tanpa pacaran loh, alias taaruf! Bahkan sebelumnya mbak Dinda ini sempat-sempatnya menolak (dengan keras) si Mas Rey. Dalam akun pribadi instagram Dinda Hauw, beliau sedikit menjabarkan kisah (proses) taaruf mereka berdua.



Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Apa sih Taaruf itu? Taaruf berarti saling mengenal, kata ini merupakan kata serapan dari bahasa arab. Pada praktiknya taaruf diperuntukkan untuk menjelaskan bahwa si Fulan dan si Fulani sedang proses saling mengenal sebelum lanjut ke jenjang pernikahan.



Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Dalam beberapa tahun terakhir, taaruf semakin menjadi tren di Indonesia. Dari mulai para artis, hingga muda-mudi mulai beralih dari pacaran ke taaruf.

Apa sih bedanya pacaran dan taaruf? Secara sederhana, pacaran bersifat lebih bebas, santai dan tidak perlu menentukan target kapan menikah.Sedangkan taaruf bersifat lebih resmi, ada langkah-langkahnya yang dirunut secara pasti, dari awal hingga mantap menuju pernikahan (jika sama-sama cocok), berbeda dengan pacaran, taaruf haruslah didampingi oleh pihak ketiga, yang berfungsi sebagai penghubung dan penjaga agar antara laki-laki dan perempuan tidak berdua-duaan.


Quote:“Jangan sampai kalian berdua-duaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya), karena setan adalah orang ketiganya.”(HR. Ahmad)


Sejatinya, proses menikah tanpa pacaran sudah lama ada di Indonesia. Setidaknya dari jaman Siti Nurbaya, iya, perjodohan. Bahkan orangtua ane juga menikah atas dasar perjodohan. Dimana antara keduanya tak pernah saling mengenal, orangtua yang memutuskan bahwa tiba-tiba mereka akan menikah. Ajaibnya, bisa langgeng sampai tua.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?



Gak cuma di Indonesia, rupanya orang jepang pun banyak loh yang menikah tanpa pacaran. Mereka menyebutnya dengan Kosai Zero Nichikon yang pada konsepnya mirip dengan Taaruf, memutuskan menikah tanpa pacaran. Orang Jepang memilih Kosai Zero Nichikon karena mereka merasa pacaran hanya membuang waktu, ketika mereka merasa nyaman dengan seseorang maka mereka tak akan ragu untuk memutuskan langsung menikah. (sumber : disini )

Ngomong-ngomong, agar gak saling salah kaprah. Taaruf itu bukan tiba-tiba ngajak Menikah tanpa pacaran, tapi ada proses-proses yang perlu dilakukan terlebih dahulu.

1. Mendapatkan Restu Orangtua Untuk Menikah

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Sebelum mantap ingin mulai taaruf, ada baiknya kita memberitahukan pada orangtua terlebih dahulu, bahwa kita ingin menikah. Penilaian orangtua mengenai sudah pantas atau belum kita untuk membangun rumah tangga tentu akan relevan dan transparan. Adapun yang biasanya harus dipikirkan bersama, adalah tentang kesiapan finansial, kesiapan mental, dan kesiapan ilmu. Nah selain minta restu, jangan lupa minta doa juga ya Gan Sist, biar dipermudah ketemu another half-nya.

2. Membuat Proposal (Mini CV) Diri Sendiri

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Waktu kecil, pernahkah agan sista mengisi biodata diri di binder-binder? Ane pernah, kala itu ane mengisi semua hal yang ane sukai, dan ane tidak sukai. Agak mirip dengan biodata tersebut, pada proses taaruf ada juga yang namanya proposal atau mini cv dari sang pelamar, pada proposal ini biasanya terdapat segala informasi yang sekiranya perlu untuk disampaikan agar saling paham antara si Fulan dan si Fulani. Bahkan ada beberapa proposal yang mencantumkan kriteria pasangan idaman. Sebaiknya proposal ini diisi sejujur mungkin, termasuk kekurangan diri kita sendiri. Agar nanti yang menerima proposal, sebelum bersedia melanjutkan ke proses taaruf selanjutnya bisa berpikir dulu, apa iya bisa menoleransi, atau tidak?

3. Menghubungi Perantara (yang dapat dipercaya),orangtua calon, atau bahkan si Doi langsung

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Ada beberapa orang yang melakukan taaruf dengan cara memberikan proposalnya kepada orang yang ia percayai dapat membantunya menemukan jodoh (biasanya ustad/ustadzah di tempat pengajian), bisa juga sahabat, intinya orang-orang yang akhlaknya baik, amanah, dan kita bisa percayai. Melalui perantara ini biasanya akan terjadi tukar proposal antara laki-laki dan perempuan yang memiliki kecocokan. Jika menurut si perantara cocok, si perantara akan berkomunikasi dengan si laki-laki perempuan, kemudian menukarkan proposal mereka untuk saling baca. Dan jika sama-sama tertarik, bisa mulai proses selanjutnya, pertemuan.

Beda cerita dengan mereka yang sudah memiliki target, misalnya si Fulan sudah mengenal si Fulani dan keluarganya. Si Fulan bisa saja langsung datang ke rumah si Fulani, bisa langsung bicara, bisa melalui proposal jika takut grogi dan salah bicara. Bisa ke orangtuanya dulu, bisa langsung ke si Fulani. Yang jelas, tidak boleh hanya berdua-an saja ketemunya.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Bahkan bisa lewat DM Instagram loh.

4. Proses Saling Mengenal

Ketika antara si Fulan dan si Fulani terdapat rasa ingin saling mengenal, maka sangat boleh untuk dilakukan proses penjajakan (tetap harus didampingi pihak ketiga). Tanyakan segalanya, jawab sejujurnya. Komunikasi di awal sangat menentukan keawetan rumah tangga setelah menikah.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Quote:Baca Juga : Terutama Seks, 5 Pembahasan yang Dianggap Tabu Tapi Perlu Dibahas Sebelum Menikah!



5. Khitbah atau Lamaran

Ketika si Fulan merasa yakin bahwa si Fulani adalah seseorang yang tepat untuk dijadikan partner ibadah seumur hidup, maka si Fulan haruslah mengajak keluarganya untuk melamar si Fulani. Kalau antara si Fulan atau si Fulani merasa tidak cocok, maka tidak perlu diteruskan ke pernikahan. Oleh sebab ini pula-lah prosesi lamaran biasanya di rahasiakan dari publik, bahkan ketika lamaran diterima pun, lumrahnya tetap lebih baik untuk dirahasiakan, demi mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

6. Menikah

Ketika semua tahapan-tahapan telah dilakukan, maka dilangsungkan pernikahan. Jadi jelas kan, bahwa Taaruf bukanlah memilih kucing dalam karung. Ada proses yang sistematis, dan jelas dari awal hingga akhir. Pacarannya setelah menikah, kata orang lebih seru karena semuanya "baru pertama kali".

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Mungkin segitu dulu thread ane tentang taaruf. Tak ada aturan baku tahapan-tahapan taaruf, sebagaimana ane diajarkan dari kecil, bahwa sejatinya Allah itu selalu memudahkan, justru manusia yang suka bikin ribet. Jadi jika ada perbedaan yang ane tulis dan apa yang agan sista saksikan, itu bukan perkara benar dan salah, hanya beda format saja, meski pada akhirnya sama-sama tidak pacaran dan kemudian menikah (jika sama-sama cocok).


Sumber Tulisan : Opini Pribadi, dan sedikit darisini
Gambar : Google, Twitter, Instagram





profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 65 lainnya memberi reputasi
58
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 11:35
Ane pribadi dulu banget waktu semester akhir kuliah, sempat beberapa kali ditawari oleh Ustad (tempat ane ngaji) buat bikin proposal taaruf. Sempat sih ane bikin, tapi gak pernah ane berikan. Karena pada saat itu ane merasa belum siap secara mental, dan materi.

Setelah kerja hampir setahun dan mulai bisa nabung, untuk pertama kalinya ane berani jatuh hati pada perempuan, tahun itu, ane belum punya materi untuk menikah. Tapi ane sangat yakin bahwa dia-lah orangnya (seseorang yang ingin ane jadikan pasangan seumur hidup).

Karena ane begitu takut diduluin orang lain. Ane beranikan diri jauh-jauh berangkat dari Jakarta ke Pagar Alam (sumatera selatan), ane temuin orangtuanya secara langsung, menyampaikan cita-cita ane yang ingin menikahi anaknya dalam waktu dua tahun lagi karena ada beberapa hal yang harus ane persiapkan.

Saat ini sudah dua tahun lebih satu bulan dari hari ane ketemu bokapnya doi pertama kali. Harusnya bulan ini nikah nih, gara-gara covid19 jadi keundur. Insyaallah bulan september ini, doain (biar gak mundur lagi). Aamiin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Yunie87 dan 41 lainnya memberi reputasi
41 1
40
Lihat 27 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 27 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
14-07-2020 03:17
Quote:Original Posted By agungdar2494
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?



Hallo Agan Sista, ayo ngaku, siapa yang suka dengerin lagu-lagunya Rey Mbayang? Ane ngaku deh! hahaha. Terutama lagunya yang Untuk Apa dan Tentang Setelahnya, udah sejak 2019 masuk ke playlist ane, bahkan sampai saat ini.





Rey Mbayang - Untuk Apa





Kemarin, si Rey Mbayang ini rupanya menikah dengan mbak Dinda Hauw. Tahu gak? Mereka ini menikah tanpa pacaran loh, alias taaruf! Bahkan sebelumnya mbak Dinda ini sempat-sempatnya menolak (dengan keras) si Mas Rey. Dalam akun pribadi instagram Dinda Hauw, beliau sedikit menjabarkan kisah (proses) taaruf mereka berdua.



Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Apa sih Taaruf itu? Taaruf berarti saling mengenal, kata ini merupakan kata serapan dari bahasa arab. Pada praktiknya taaruf diperuntukkan untuk menjelaskan bahwa si Fulan dan si Fulani sedang proses saling mengenal sebelum lanjut ke jenjang pernikahan.



Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Dalam beberapa tahun terakhir, taaruf semakin menjadi tren di Indonesia. Dari mulai para artis, hingga muda-mudi mulai beralih dari pacaran ke taaruf.

Apa sih bedanya pacaran dan taaruf? Secara sederhana, pacaran bersifat lebih bebas, santai dan tidak perlu menentukan target kapan menikah.Sedangkan taaruf bersifat lebih resmi, ada langkah-langkahnya yang dirunut secara pasti, dari awal hingga mantap menuju pernikahan (jika sama-sama cocok), berbeda dengan pacaran, taaruf haruslah didampingi oleh pihak ketiga, yang berfungsi sebagai penghubung dan penjaga agar antara laki-laki dan perempuan tidak berdua-duaan.


Sejatinya, proses menikah tanpa pacaran sudah lama ada di Indonesia. Setidaknya dari jaman Siti Nurbaya, iya, perjodohan. Bahkan orangtua ane juga menikah atas dasar perjodohan. Dimana antara keduanya tak pernah saling mengenal, orangtua yang memutuskan bahwa tiba-tiba mereka akan menikah. Ajaibnya, bisa langgeng sampai tua.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?



Gak cuma di Indonesia, rupanya orang jepang pun banyak loh yang menikah tanpa pacaran. Mereka menyebutnya dengan Kosai Zero Nichikon yang pada konsepnya mirip dengan Taaruf, memutuskan menikah tanpa pacaran. Orang Jepang memilih Kosai Zero Nichikon karena mereka merasa pacaran hanya membuang waktu, ketika mereka merasa nyaman dengan seseorang maka mereka tak akan ragu untuk memutuskan langsung menikah. (sumber : disini )

Ngomong-ngomong, agar gak saling salah kaprah. Taaruf itu bukan tiba-tiba ngajak Menikah tanpa pacaran, tapi ada proses-proses yang perlu dilakukan terlebih dahulu.

1. Mendapatkan Restu Orangtua Untuk Menikah

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Sebelum mantap ingin mulai taaruf, ada baiknya kita memberitahukan pada orangtua terlebih dahulu, bahwa kita ingin menikah. Penilaian orangtua mengenai sudah pantas atau belum kita untuk membangun rumah tangga tentu akan relevan dan transparan. Adapun yang biasanya harus dipikirkan bersama, adalah tentang kesiapan finansial, kesiapan mental, dan kesiapan ilmu. Nah selain minta restu, jangan lupa minta doa juga ya Gan Sist, biar dipermudah ketemu another half-nya.

2. Membuat Proposal (Mini CV) Diri Sendiri

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Waktu kecil, pernahkah agan sista mengisi biodata diri di binder-binder? Ane pernah, kala itu ane mengisi semua hal yang ane sukai, dan ane tidak sukai. Agak mirip dengan biodata tersebut, pada proses taaruf ada juga yang namanya proposal atau mini cv dari sang pelamar, pada proposal ini biasanya terdapat segala informasi yang sekiranya perlu untuk disampaikan agar saling paham antara si Fulan dan si Fulani. Bahkan ada beberapa proposal yang mencantumkan kriteria pasangan idaman. Sebaiknya proposal ini diisi sejujur mungkin, termasuk kekurangan diri kita sendiri. Agar nanti yang menerima proposal, sebelum bersedia melanjutkan ke proses taaruf selanjutnya bisa berpikir dulu, apa iya bisa menoleransi, atau tidak?

3. Menghubungi Perantara (yang dapat dipercaya),orangtua calon, atau bahkan si Doi langsung

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Ada beberapa orang yang melakukan taaruf dengan cara memberikan proposalnya kepada orang yang ia percayai dapat membantunya menemukan jodoh (biasanya ustad/ustadzah di tempat pengajian), bisa juga sahabat, intinya orang-orang yang akhlaknya baik, amanah, dan kita bisa percayai. Melalui perantara ini biasanya akan terjadi tukar proposal antara laki-laki dan perempuan yang memiliki kecocokan. Jika menurut si perantara cocok, si perantara akan berkomunikasi dengan si laki-laki perempuan, kemudian menukarkan proposal mereka untuk saling baca. Dan jika sama-sama tertarik, bisa mulai proses selanjutnya, pertemuan.

Beda cerita dengan mereka yang sudah memiliki target, misalnya si Fulan sudah mengenal si Fulani dan keluarganya. Si Fulan bisa saja langsung datang ke rumah si Fulani, bisa langsung bicara, bisa melalui proposal jika takut grogi dan salah bicara. Bisa ke orangtuanya dulu, bisa langsung ke si Fulani. Yang jelas, tidak boleh hanya berdua-an saja ketemunya.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Bahkan bisa lewat DM Instagram loh.

4. Proses Saling Mengenal

Ketika antara si Fulan dan si Fulani terdapat rasa ingin saling mengenal, maka sangat boleh untuk dilakukan proses penjajakan (tetap harus didampingi pihak ketiga). Tanyakan segalanya, jawab sejujurnya. Komunikasi di awal sangat menentukan keawetan rumah tangga setelah menikah.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?



5. Khitbah atau Lamaran

Ketika si Fulan merasa yakin bahwa si Fulani adalah seseorang yang tepat untuk dijadikan partner ibadah seumur hidup, maka si Fulan haruslah mengajak keluarganya untuk melamar si Fulani. Kalau antara si Fulan atau si Fulani merasa tidak cocok, maka tidak perlu diteruskan ke pernikahan. Oleh sebab ini pula-lah prosesi lamaran biasanya di rahasiakan dari publik, bahkan ketika lamaran diterima pun, lumrahnya tetap lebih baik untuk dirahasiakan, demi mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

6. Menikah

Ketika semua tahapan-tahapan telah dilakukan, maka dilangsungkan pernikahan. Jadi jelas kan, bahwa Taaruf bukanlah memilih kucing dalam karung. Ada proses yang sistematis, dan jelas dari awal hingga akhir. Pacarannya setelah menikah, kata orang lebih seru karena semuanya "baru pertama kali".

Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?

Mungkin segitu dulu thread ane tentang taaruf. Tak ada aturan baku tahapan-tahapan taaruf, sebagaimana ane diajarkan dari kecil, bahwa sejatinya Allah itu selalu memudahkan, justru manusia yang suka bikin ribet. Jadi jika ada perbedaan yang ane tulis dan apa yang agan sista saksikan, itu bukan perkara benar dan salah, hanya beda format saja, meski pada akhirnya sama-sama tidak pacaran dan kemudian menikah (jika sama-sama cocok).


Sumber Tulisan : Opini Pribadi, dan sedikit darisini
Gambar : Google, Twitter, Instagram







Keren AbisThrednya, SalKeN emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ppaauull dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 12:14
Walaupun ga kenal, tp rata2 org yg taaruf itu nikahnya sama org yg satu pengajian atw satu komunitas. Jd pola pikirnya juga ga jauh beda
profile-picture
profile-picture
profile-picture
i.macintosh dan 13 lainnya memberi reputasi
14 0
14
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 18:14
kenapa kok bisa pede????

ya karena menikah bukan berkali2 dan biasa nya utk pertama kali
semua terasa bisa dilakoni wkwkwkwk

padahal ya nanti bisa2 aja kepentok
ketemu pasangan yg cv nya palsu
ketemu pasangan yg ga jujur..
ketemu pasangan yg bohong...

berapa banyak sih orang yang
(1) mengenal diri dan sanggup jujur akan plus minus dirinya
(2) ortu / sodara yang sanggup menjelek2an familinya / anaknya di hadapan orang lain yg mau ngelamar? apalagi kalo yg ngelamar berkualitas????

but its okay. UR LIFE....UR CHOICE. good luck yaaa

pacaran - hasil bisa baik bisa jelek
taruf - bisa baik bisa jelek
dijodohin - bisa baik bisa jelek
kecelakaan - bisa baik bisa jelek

masa depan adalah misteri.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
3333fen dan 12 lainnya memberi reputasi
13 0
13
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 17:01
gw menikah setelah pacaran bertahun-tahun. Selama pacaran itu sifat aslinya pasti keliatan karena udah lama.Berantem selama pacaran itu udah biasa banget, karena kita sama2 egois... Pernah muncul jg pihak ketiga ke kami masing-masing. Tapi di akhir semua lika liku itu, in the end kami masih bersama.

Karena itulah gw memutuskan buat menikahi dia.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
itsmoll12 dan 9 lainnya memberi reputasi
10 0
10
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 17:19
ngisi cv nya terkesan ngbagus2in diri dan semua berbau agama (jamaah dimasjid blablabla) trus klo ga ssuai cv pas udh nikah halal cerai ?

kalo yg cowoknyan ngisi cv msh belajar agama, sholat lg belajar rutin jamaah dan sisanya bolong2. auto ditiloak camer dong.

klo opini gw sih cr pasangan yg ssuai dengan diri lu serta kemampuan finansial lu, apapun metodenya mau pcrn, taaruf dsb trlepas dr agamapapun.

cos gw jg pny bibi, cerita dia nikah dijodohin langsung taaruf. sma skali ga suka sm tuh lakik. tapi pas udh nikah dia bingung mau ngpain, dsntuh aja g mau, tp pas dah semingguan bru ngrasa nyaman jd ktnya ngarasa pacaran stlh nikah. jalan dah tuh smp pny anak 3, tp skrg cerai.. lakinya selingkuh. Itu slh apanya ya ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MyWildSide9 dan 8 lainnya memberi reputasi
9 0
9
Lihat 6 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 6 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 13:10
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
siscacarolina dan 17 lainnya memberi reputasi
16 2
14
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 18:25
Kalau ane ngga pernah mau taaruf gan karena ini perkara karakter. Selama pacaran pas masuk umur hubungan setahun baru deh keliatan negatifnya (termasuk ane). Yang tadinya ga begini kok begini banget ya. Nah karakter jeleknya itu bisa bikin kuat ga untuk hubungan ente?
Kalau kuat ya ga masalah. Kalau ga kuat nah itu yg bahaya takutnya cerai. Makanya nikah / jalanin hubungan pun jangan diliatin enak-enaknya doang. Pasti ada sisi ga enak /capek/pusingnya. Itu yg mesti dipikirin banget apakah nanti kuat jalanin dengan emosi yg matang.

Saran ane bagi yang taaruf harus bener bener dilihat karakter pasangan gan secara langsung secara real terutama saat lagi ada masalah. Karakter orang kan keliatan pas lagi ada masalah bukan pas lagi seneng happy manja mesra. Kalau udah ketauan, evaluasi lagi diri agan apakah siap nerima karakter yg demikian? apa bisa negosiasi lagi biar ga bablas? atau bubar? sebelum menuju nikah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
rayiaja dan 5 lainnya memberi reputasi
6 0
6
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
14-07-2020 07:01
Sebenernya mau lewat pacaran atau ta'aruf, begitu melangkah ke pernikahan semuanya balik ke 0 gan.

Ada yang bilang pengenalan karakter pasangan dengan pacaran lama, text book itu gan, pemahaman turun temurun dari orang2 yang belum pada nikah. Level pernikahan itu jauh berbeda dari pacaran. Pas pacaran cewek kita mana tau kita harus marathon mie instan demi bisa ngajak dia makan enak tiap minggu? Di pernikahan gak ada begitu2an, paling phol ya lo diem duduk di depan istri lu yang lagi makan sambil bilang "aku masih kenyang" dan gak lama dia sisain makanannya dan disodorin ke kita "aku udah kenyang" katanya. Kasih tau ane, bisa nemuin hal kayak gini dalam masa pacaran gak? Kagak lah. Yang ada elu diambekin gara2 gak makan, atau makan berdua tapi ngajak dia makan di warung pecel lele.

Ada yang bilang buat ngerti kekurangan pasangan masing2, karena kalo pacaran bisa putus, apalagi nikah, bisa cerai. Ikatan dalam nikah itu kuat gan, gak bisa lo minta cerai hanya gara2 kekurangan dia yang gak bisa lo tolerir. Lagian lo gak akan bisa tau busuknya seseorang hanya dari pacaran, bullcrap lah kalo ada yang bilang bisa. Ane yakin ada satu sisi dari pasangannya yang baru keliatan pas udah nikah.

Jadi balik ke kesimpulan awal tadi, kita gak bisa bilang pacaran punya nilai lebih buat memahami pasangan, karena pas nikah juga beda level, beda level pemahaman, level kedewasaan, level penerimaan. Satu2nya nilai lebih yang dimiliki ta'aruf ya yang dijadiin ejekan orang2, "yang penting gak zina". Dan kalau ente terlalu menganggap enteng hal2 yang berkaitan dengan zina, mungkin ngajinya perlu ditambah lagi waktunya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
GoKiEeLaBieEzZ dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 3 balasan
Taaruf, Menikah Tanpa Pacaran, Kok Bisa Yakin?
11-07-2020 19:13
asal jangan dicerein aja kalo pas lamem pertama udh gak perawan emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
temfvckol dan 4 lainnya memberi reputasi
5 0
5
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia