Kaskus

Female

sumarnisajaAvatar border
TS
sumarnisaja
KAPAN PUNYA RUMAH?


By Sumarni Saja

"Kapan kalian punya rumah sendiri?" Pertanyaan itulah yang selalu kakak iparku tanyakan saat berkunjung ke rumah ibu mertuaku.

"Doakan kami, Kak. Semoga Allah memudahkan kami memiliki rumah." Hanya itu jawaban yang bisa aku berikan.

"Makanya kamu sebagai istri harus bisa bantu suami. Jangan cuma ongkang-ongkang kaki saja."

Aku terdiam. Tak tahu harus menjawab apa. Aku juga ingin bekerja, ingin punya rumah, tapi jika bekerja siapa yang akan mengurus ketiga anakku.

"Sudahlah, Nis. Tak usah kamu pikirkan ucapan Mbakmu itu. Dia memang begitu." Mas Agung mengelus bahuku berusaha menenangkan.

Pertanyaan Mbak Lilis memang tidak salah. Sudah lima belas tahun kami berumah tangga, tapi masih saja tinggal menumpang orang tua. Aku terkadang malu ketika orang-orang bertanya hal yang sama.

Gaji Mas Agung juga tak begitu besar, hanya cukup untuk kebutuhan kami sehari-hari. Kalau sisa sedikit aku tabung untuk biaya membuat rumah nantinya. Namun, setiap terkumpul ada saja keperluan tak terduga datang. Agaknya kami memang diuji untuk lebih bersabar lagi.

"Mas, gimana kalau kita ambil perumahan saja. Sepertinya tabungan kita masih cukup kalau buat uang muka?" Aku mencoba memberikan solusi.

"Mas tidak setuju, di samping riba. Mengambil KPR itu juga jangka waktunya sangat lama. Kamu 'kan tahu sendiri pekerjaan mas tidak tetap. Ya, kalau ada pekerjaan terus, kalau pas nganggur kita mau bayar pakai apa?"

"Terus gimana?" tanyaku lagi.

"Sudah sabar saja, terus berdoa dan salat Dhuha. Doakan suamimu ini dapat rezeki lebih untuk mempunyai rumah sendiri."

Bagi pasangan yang telah menikah memiliki rumah sendiri adalah impiannya. Ibarat kata biar rumah bambu asal bisa tinggal mandiri tanpa campur tangan mertua. Orang Jawa bilang "madang lawang dewe" yang artinya mandiri atau tinggal di rumah sendiri, baik warisan atau membeli sendiri.

Bagi yang ekonominya mampu apalagi memiliki harta warisan dari orang tua hal itu bukan masalah. Berbeda dengan yang ekonominya pas-pasan impian memiliki rumah seperti cita-cita yang butuh perjuangan berat.

Namun, jangan berkecil hati! Percayalah Allah akan mengabulkan keinginan kita asal mau bedoa dan berusaha.

Biarkanlah orang mau berkata apa. Toh, maut, jodoh, dan rezeki itu sudah Allah yang mengatur. Bukankah hidup ini memang kita yang menjalani dan orang lain yang mengomentari? Jadi tetaplah optimis dalam Meraih mimpi.

Yakinlah Allah maha kaya asal kita bersungguh-sungguh meminta hanya kepada-Nya.Tetap semangat dan terus berusaha untuk memperbaiki nasib. Abaikan orang yang suka nyiyir, toh mereka tidak tahu apa yang telah kita lalui.
0
309
4
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Wedding & Family
Wedding & Family
KASKUS Official
9KThread14.6KAnggota
Urutkan
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.