TS
HernandezJoe
Kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 Indonesia akan Berlangsung Oktober 2020
Nasib kompetisi liga Indonesia yang sempat terhenti karena pandemi virus corona akhirnya menemui titik terang setelah PSSI mengeluarkan Surat Keputusan Bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Surat keputusan tersebut telah ditandatangani ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan pada Sabtu (27/6), dan telah diumumkan secara resmi, pada Minggu (28/6).
“Kita perlu melakukan kampanye lewat sepak bola bahwa Indonesia sudah mulai beradaptasi dan belajar dengan situasi ‘New Normal’ dengan menjalankan protokol kesehatan. Lewat kompetisi sepak bola adalah kampanye yang baik bagi dunia luar,” tegasnya," ucap Mochamad Iriawan ketua umum PSSI dilansir dari situs PSSI.
Dengan liga yang akan bergulir kembali, Mochamad Iriawan berharap untuk pematangan timnas U-19 yang akan disiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Ia pun berkaca ketika sepak bola Indonesia dibekukan oleh FIFA sehingga tidak ada kompetisi saat itu, akibatnya kurang baik terhadap sepak bola nasional.
“Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah untuk kepentingan timnas ke depan, agar pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya,” ujar Mochamad Iriawan.

Kalaupun pemusatan latihan (TC) bisa dilakukan, umumnya pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan hanya 23-30 orang, Sedangkan pemain yang tidak terpanggil untuk mengikuti pemusatan latihan mereka tetap terasah lewat kompetisi di klub mereka. Mochamad Iriawan menggarisbawahi, kewajiban PSSI itu harus memutar kompetisi, sebagaimana diamanatkan di kongres.
“Saat mereka tidak menjalankan training centre (TC), para pemain bisa berkompetisi di klub mereka masing-masing, baik Liga 1 dan Liga 2, karena pada umumnya mereka sudah milik klub,” ucap Mochamad Iriawan.
“Terkait pertanyaan bagaimana regulasi kompetisi saat pandemi covid-19, maka dari itu PSSI mengajak klub, APSSI, APPI berdiskusi buat menentukan format kompetisi dan regulasi kompetisi,” tambah Mochamad Iriawan.
Sebagai Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mendengar masukan pemerintah, AFC, FIFA dan masukan pihak-pihak lainnya sebelum memutuskannya bersama Exco PSSI.

“Dengan kompetisi, pelatih timnas juga bisa mendapatkan pemain di luar list yang sudah ada, karena kompetisi yang baik bisa melahirkan pemain yang berkualitas,” ucapnya.
Selain itu, kompetisi akan menggerakkan roda ekonomi seperti pemasukan hotel, transportasi, catering, dan lain-lain.
“Apalagi pemerintah menyarankan kita hidup berdampingan dengan Covid-19 dan produktif dalam kegiatan ekonomi diiringi protokol kesehatan ketat,” tegasnya.
Atas dasar itulah, Mochamad Iriawan kemudian membuat Surat Keputusan bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa tahun 2020.
“Kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 akan dimulai pada Oktober 2020 dengan memperhatikan ketentuan protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah,” ungakapnya.
Iriawan menambahkan, terkait hal-hal yang belum termasuk dalam Surat Keputusan ini tentang pelaksaaan Kompetisi Tahun 2020 akan diatur kemudian dalam ketentuan terpisah.
“Dengan ini saya nyatakan Surat Keputusan SKEP/53/VI/2020 mulai berlaku terhitung sejak tanggal ditetapkan,” tutup iriawan.
Sumber

(pssi)
Surat keputusan tersebut telah ditandatangani ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan pada Sabtu (27/6), dan telah diumumkan secara resmi, pada Minggu (28/6).
“Kita perlu melakukan kampanye lewat sepak bola bahwa Indonesia sudah mulai beradaptasi dan belajar dengan situasi ‘New Normal’ dengan menjalankan protokol kesehatan. Lewat kompetisi sepak bola adalah kampanye yang baik bagi dunia luar,” tegasnya," ucap Mochamad Iriawan ketua umum PSSI dilansir dari situs PSSI.
Dengan liga yang akan bergulir kembali, Mochamad Iriawan berharap untuk pematangan timnas U-19 yang akan disiapkan untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang. Ia pun berkaca ketika sepak bola Indonesia dibekukan oleh FIFA sehingga tidak ada kompetisi saat itu, akibatnya kurang baik terhadap sepak bola nasional.
“Kompetisi yang dilakukan sekarang adalah untuk kepentingan timnas ke depan, agar pemain selalu berkompetisi dan dengan sendirinya pemain tetap terasah kualitasnya,” ujar Mochamad Iriawan.

Kalaupun pemusatan latihan (TC) bisa dilakukan, umumnya pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan hanya 23-30 orang, Sedangkan pemain yang tidak terpanggil untuk mengikuti pemusatan latihan mereka tetap terasah lewat kompetisi di klub mereka. Mochamad Iriawan menggarisbawahi, kewajiban PSSI itu harus memutar kompetisi, sebagaimana diamanatkan di kongres.
“Saat mereka tidak menjalankan training centre (TC), para pemain bisa berkompetisi di klub mereka masing-masing, baik Liga 1 dan Liga 2, karena pada umumnya mereka sudah milik klub,” ucap Mochamad Iriawan.
“Terkait pertanyaan bagaimana regulasi kompetisi saat pandemi covid-19, maka dari itu PSSI mengajak klub, APSSI, APPI berdiskusi buat menentukan format kompetisi dan regulasi kompetisi,” tambah Mochamad Iriawan.
Sebagai Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mendengar masukan pemerintah, AFC, FIFA dan masukan pihak-pihak lainnya sebelum memutuskannya bersama Exco PSSI.

(pssi)
“Dengan kompetisi, pelatih timnas juga bisa mendapatkan pemain di luar list yang sudah ada, karena kompetisi yang baik bisa melahirkan pemain yang berkualitas,” ucapnya.
Selain itu, kompetisi akan menggerakkan roda ekonomi seperti pemasukan hotel, transportasi, catering, dan lain-lain.
“Apalagi pemerintah menyarankan kita hidup berdampingan dengan Covid-19 dan produktif dalam kegiatan ekonomi diiringi protokol kesehatan ketat,” tegasnya.
Atas dasar itulah, Mochamad Iriawan kemudian membuat Surat Keputusan bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa tahun 2020.
“Kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 akan dimulai pada Oktober 2020 dengan memperhatikan ketentuan protokol kesehatan Covid-19 yang ditetapkan oleh pemerintah,” ungakapnya.
Iriawan menambahkan, terkait hal-hal yang belum termasuk dalam Surat Keputusan ini tentang pelaksaaan Kompetisi Tahun 2020 akan diatur kemudian dalam ketentuan terpisah.
“Dengan ini saya nyatakan Surat Keputusan SKEP/53/VI/2020 mulai berlaku terhitung sejak tanggal ditetapkan,” tutup iriawan.
Sumber
Diubah oleh HernandezJoe 29-06-2020 14:05
tien212700 dan 3 lainnya memberi reputasi
4
1.3K
12
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Sports
24.3KThread•17.7KAnggota
Urutkan
Terlama
Komentar yang asik ya